Nakes Akan Dapat Dosis Ketiga Vaksin Moderna, Amankah Campur Vaksin Platform Berbeda?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 13 Juli 2021 | 12:45 WIB
Nakes Akan Dapat Dosis Ketiga Vaksin Moderna, Amankah Campur Vaksin Platform Berbeda?
Vaksin moderna (VOA Indonesia)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan telah menyatakan akan menggunakan vaksin Moderna asal Amerika Serikat sebagai dosis ketiga bagi tenaga kesehatan.

"Mengenai program ini, vaksin ketiga kepada tenaga kesehatan akan diberikan menggunakan Vaksin Moderna," ujar Menkes dalam konferensi pers dipantau via daring di Jakarta, Jumat (10/7/2021).

Artinya, tenaga kesehatan di Indonesia akan menerima vaksin Covid-19 dengan merek dan platform yang berbeda. Seperti diketahui, mayoritas tenaga kesehatan di Indonesia sebelumnya meneriman vaksin Covid-19 Sinovac.

Singkatnya, pemberian vaksin Moderna nanti akan mencampur vaksin Covid-19 Sinovac yang telah diberikan sebelumnya. Lantas bagaimana dari sisi aspek keamanannya?

Vaksin Sinovac yang bernama CoronaVac digunakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 21 Juni 2021. [AFP/Mohd Rasfan]
Vaksin Sinovac yang bernama CoronaVac digunakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 21 Juni 2021. [AFP/Mohd Rasfan]

Ia menyampaikan bahwa penggunaan Vaksin Moderna itu sudah melalui diskusi dengan Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai penasihat independen.

Untuk menegaskan hal itu, Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 Universitas Padjadjaran, Kusnandi Rusmil mengatakan bahwa pemberian vaksin dosis ketiga itu cukup aman.

"Tidak masalah karena kita sudah mempunyai reseptornya, untuk virus covid-19," ujar Kusnandi saat dihubungi Suara.com, Selasa, (13/7/2021).

Ia menjelaskan, bahwa pemesanan Sinovac sebelumnya, didasarkan karena masyarakat Indonesia telah terbiasa untuk menerima vaksin dengan platform inactivated virus atau virus yang dimatikan.

Selain itu, dari segi penyimpanan, vaksin Sinovac juga relatif lebih mudah dibandingkan dengan vaksin AstraZeneca dan Moderna.

baca juga

Sementara itu, dilansir dari Bloomberg, ahli imunologi di Fakultas Kedokteran Universitas Colorado Anschutz, Ross Kedl, juga punya pendapat serupa dengan Kusnandi.

“Pencampuran platform vaksin — metode yang dikenal sebagai dorongan utama heterolog — memiliki sejarah panjang dalam imunologi sebagai jauh lebih unggul daripada beberapa dosis vaksin yang sama,” kata Ross Kedl.

Singkatnya, berbagai jenis vaksin meningkatkan sistem kekebalan dengan cara yang berbeda, sehingga beberapa vaksin memberikan cakupan yang lebih luas.

Ilustrasi Vaksin Covid
Ilustrasi Vaksin Covid

Penelitian awal menunjukkan bahwa pendekatan semacam itu mungkin merupakan strategi yang efektif dengan Covid-19.

Sebuah penelitian terhadap hampir 700 orang di Spanyol menunjukkan bahwa orang yang mendapat dosis kedua vaksin Pfizer setelah dosis pertama dari AstraZeneca menunjukkan antibodi penawar mereka naik tujuh kali lipat—respon imun yang jauh lebih kuat daripada mereka yang mendapat dua dosis Astra.

Percobaan kecil lainnya menunjukkan bahwa pencampuran kedua vaksin memicu respons antibodi sekitar empat kali lebih tinggi daripada hanya dua dosis suntikan Pfizer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Nakes Terpapar Covid-19, RSUD Cilegon Buka Lowongan Relawan Nakes Covid-19

Banyak Nakes Terpapar Covid-19, RSUD Cilegon Buka Lowongan Relawan Nakes Covid-19

Banten | Selasa, 13 Juli 2021 | 09:57 WIB

Viral Nakes Pakai APD Ditertawakan, Dihina 'Astronot Turun dari Bulan' saat Urus Jenazah

Viral Nakes Pakai APD Ditertawakan, Dihina 'Astronot Turun dari Bulan' saat Urus Jenazah

News | Selasa, 13 Juli 2021 | 10:00 WIB

Kondisi Darurat Covid-19, Kemenkes Akan Rekrut Nakes Baru Lulus Meski Tanpa STR

Kondisi Darurat Covid-19, Kemenkes Akan Rekrut Nakes Baru Lulus Meski Tanpa STR

News | Senin, 12 Juli 2021 | 23:30 WIB

Terkini

Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, 6 Bangunan Rusak Parah

Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, 6 Bangunan Rusak Parah

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Urutan Skincare Pagi Skintific untuk Hempas Flek Hitam, Kulit Jadi Cerah dan Kencang

Urutan Skincare Pagi Skintific untuk Hempas Flek Hitam, Kulit Jadi Cerah dan Kencang

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:12 WIB

Profil Suroso: Dirut PLN Baru yang Gantikan Darmawan Prasodjo

Profil Suroso: Dirut PLN Baru yang Gantikan Darmawan Prasodjo

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:11 WIB

Sinopsis Kami no Quiz, Drama Mamiya Shotaro dan Iitoyo Marie di Prime Video

Sinopsis Kami no Quiz, Drama Mamiya Shotaro dan Iitoyo Marie di Prime Video

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Dicopot Kemendagri, Ini Sosok Penggantinya

Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Dicopot Kemendagri, Ini Sosok Penggantinya

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?

Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:30 WIB

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

×