Tak Ada Libur Nasional, Tapi Kok Kasus Infeksi Covid-19 di Indonesia Terus Melonjak?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 15 Juli 2021 | 11:14 WIB
Tak Ada Libur Nasional, Tapi Kok Kasus Infeksi Covid-19 di Indonesia Terus Melonjak?
Personel TNI memeriksa kelengkapan surat tanda registrasi pekerja (STRP) di pos penyekatan PPKM Darurat Underpass Mampang, Jakarta, Kamis (15/7/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Indonesia kembali pecah rekor dengan kasus harian positif Covid-19 menyentuh angka lebih dari 54 ribu dalam sehari.

Sebelumnya, pemerinta acap kali menuduh libur panjang sebagai penyebab lonjakan kasus Covid-19. Tapi bagaimana dengan lonjakan kasus saat ini di mana libur panjang sudah ditiadakan?

Epidemiolog dr. Tonang Dwi Ardyanto mengatakan, libur nasional sebenarnya bukan satu-satunya pemicu kasus positif Covid-19 melonjak. 

"Sebetulnya kita kalau ada satu kasus tidak terselesaikan akan berekor, maka jangan semua dihubungkan dengan liburan. Tapi begitu ada satu ledakan di awal akan berekor kalau kita tidak bisa memadamkan ledakan itu. Sampai akhirnya terjadi peningkatan, itu satu poin," kata dokter Tonang dihubungi suara.com, Kamis (15/7/2021).

Penyebab lonjakan kasus terjadi, menurutnya, juga terjadi karena adanya perbaikan sistem pelaporan infeksi harian. Sehingga bisa lebih realistis dalam menggambarkan kondisi wabah virus corona yang sebenarnya di masyarakat. 

Namun begitu, dokter Tonang berharap, perbaikan sistem pelaporan bisa terselesaikan dengan baik dan dilakukan secara merata disetiap daerah.

"Agar kita mendapatkan data yang menggambarkan kondisi yang sebenarnya. Jangan sampai ada data yang baru terlaporkan sekarang, itu nanti kita jadi bias melihatnya," imbuhnya.

Ahli patologi klinik itu menambahkan, libur nasional sebenarnya hanya salah satu faktor penyebab bisa terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19.

Karena selain itu, fakta bahwa penerapan protokol kesehatan masih longgar juga kerumunan masih ada, menjadi faktor pemicu kenaikan infeksi virus corona saat ini.

baca juga

Termasuk pula mengenai adanya paparan virus corona varian Delta. Belajar dari India, negara pertama ditemukannya varian Delta, menurut dokter Tonang, varian virus sebenarnya hanya satu faktor penyebab namun bukan yang utama. 

"Karena sekali lagi, seperti apapun variannya selama protokol kesehatan yang ketat virus tidak akan berkutik. Selama dia di dalam tubuh kita kan sebetulnya juga tidak ngapa-ngapain. Tentu varian itu berpengaruh, tapi bukan jadi penentu," ucapnya.

Daripada itu, dokter Tonang melihat berbagai faktor pemicu itu memang bertemu dalam satu waktu sekaligus. Sehingga menimbulkan lonjakan kasus positif Covid-19.

"Dari awal memang protokol kita longgar, testing kita rendah, sekarang sajakan (testing) baru naik. Selain itu juga kerumunan banyak, vaksinasi kita juga belum cukup meningkat. Karena ketemu momentum, jadi besar," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Terima Maaf Bupati Gresik, Suami Susul Istri yang Meninggal Saat Hamil ke Alam Baka

Usai Terima Maaf Bupati Gresik, Suami Susul Istri yang Meninggal Saat Hamil ke Alam Baka

Jatim | Kamis, 15 Juli 2021 | 11:12 WIB

Wacana PPKM Darurat Jawa-Bali Diperpanjang 6 Pekan, Luhut Mau Lapor Jokowi Sore atau Besok

Wacana PPKM Darurat Jawa-Bali Diperpanjang 6 Pekan, Luhut Mau Lapor Jokowi Sore atau Besok

Bali | Kamis, 15 Juli 2021 | 11:04 WIB

BOR Nyaris Penuh, Kemenkes Dapat Bantuan 510 Tempat Tidur Untuk Pasien Covid-19

BOR Nyaris Penuh, Kemenkes Dapat Bantuan 510 Tempat Tidur Untuk Pasien Covid-19

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 11:10 WIB

Terkini

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:02 WIB

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

×