Peneliti Ungkap Potensi Infeksi Dua Varian Covid-19 Sekaligus, Bisakah Terjadi?

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Sabtu, 17 Juli 2021 | 16:03 WIB
Peneliti Ungkap Potensi Infeksi Dua Varian Covid-19 Sekaligus, Bisakah Terjadi?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Ada studi kasus seorang wanita tua yang tidak divaksinasi terinfeksi dua varian virus corona sekaligus (alfa dan beta). Kasus ini dipresentasikan pada Kongres Mikrobiologi Klinis & Penyakit Menular Eropa tahun ini (ECCMID 2021), para ahli mengkonfirmasi bahwa ada kemungkinan untuk memiliki dua varian dalams ekali infeksi Covid-19.

“Ini adalah salah satu kasus koinfeksi pertama yang didokumentasikan dengan dua varian SARS-CoV-2 yang menjadi perhatian,” kata penulis utama dan ahli biologi molekuler Dr. Anne Vankeerberghen dari Rumah Sakit OLV di Aalst, Belgia, mengatakan dalam pernyataan itu.

“Kedua varian ini beredar di Belgia saat itu, jadi kemungkinan wanita itu koinfeksi dengan virus yang berbeda dari dua orang yang berbeda. Sayangnya, kami tidak tahu bagaimana dia terinfeksi,” imbuhnya. 

Kasus serupa dari infeksi ganda telah terdeteksi sebelumnya, meskipun para ahli percaya kasus Belgia adalah yang pertama didokumentasikan.

Para ilmuwan di Brasil melaporkan dua pasien sebelumnya pernah memiliki dua varian Covid-19 pada awal tahun, salah satunya adalah varian gamma.

Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)


Seorang remaja baru-baru ini dirawat oleh para peneliti di Portugal dan tampaknya menderita Covid-19 dengan dua vairan yang berbeda. 

“Koinfeksi dinamis awal mungkin telah berkontribusi pada keparahan Covid-19 pada pasien muda yang sehat ini, dan profil pelepasan SARS-CoV-2 yang berkepanjangan,” tulis para peneliti.

“Kami belajar sesuatu yang baru tentang strain ini setiap hari,” kata Dr. Nikhil Bhayani, spesialis penyakit menular di Texas Health Resources,

Dia menjelaskan bahwa ketika varian baru muncul, virus dapat menjadi lebih menular dan meningkatkan kemungkinan memperburuk kondisi ini. Oleh karena itu selain memakai masker dan jarak sosial, vaksinasi juga diperlukan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Ajak Warga Berbagi Pengalaman Vaksinasi COVID-19

Anies Ajak Warga Berbagi Pengalaman Vaksinasi COVID-19

Jakarta | Sabtu, 17 Juli 2021 | 15:41 WIB

Kasus Covid-19 Sempat Tembus 56 Ribu, Kemenkes: Imbas Tes yang Meningkat

Kasus Covid-19 Sempat Tembus 56 Ribu, Kemenkes: Imbas Tes yang Meningkat

Health | Sabtu, 17 Juli 2021 | 15:45 WIB

Kalurahan Tak Diberi APD, Belasan Relawan Covid dan Bamuskal Nglipar Mengundurkan Diri

Kalurahan Tak Diberi APD, Belasan Relawan Covid dan Bamuskal Nglipar Mengundurkan Diri

Jogja | Sabtu, 17 Juli 2021 | 15:40 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×