Array

3 Tanda Kalau Kamu Masih Punya Beban Emosional

Minggu, 18 Juli 2021 | 11:00 WIB
3 Tanda Kalau Kamu Masih Punya Beban Emosional
Ilustrasi Sedih. (unsplash.com)

Suara.com -  Setiap orang pasti pernah mengalami peristiwa stres dan traumatis selama hidupnya. Seringkali, peristiwa yang traumatis itu sulit disembuhkan. Sehingga akhirnya memiliki beban emosional ke depannya.

Selain itu, beban emosional yang masih terus terbawa di masa depannya, itu terjadi ketika di masa lalu punya rasa sakit dan sedih yang cukup mendalam. Jika tidak ditangani, maka ini berdampak pada fisik dan juga mental kamu.

Apa saja sih beban emosional yang masih terus terbawa? Dilansir dari Healtshots, berikut tiga tanda beban emosional yang kamu hadapi.

1. Hilang kepercayaan terhadap hubungan

Jika kamu pernah merasakan sedih dan sakit hati terhadap hubungan, beban ini bisa terus menetap di masa depan. Sehingga kamu jadi lebih tidak percaya dengan hubungan. Tentunya rasa trauma juga sulit dihilangkan. Selain itu, kamu juga memiliki keraguan dari diri sendiri, itu semua terjadi akibat hubungan yang pernah kamu jalani di masa lalu.

Ilustrasi Kecewa (Pixabay)
Ilustrasi Kecewa (Pixabay)

2. Paranoid dan emosional

Beban emosinal yang kamu bawa juga bisa dari tanda ini, salah satunya paranoid dan emosional. Paranoid atau ketakutan, disebabkan karena adanya rasa takut untuk menghadapi situasi. Baik itu masalah atau kesulitan. Meski emosi ini bagian dari naluri hidup, dalam beberapa kasus dikatakan ini bisa menetap bertahun-tahun setelah mengalami peristiwa traumatis.

Selain itu, emosional juga membawa beban. Salah satunya jadi mudah marah, sedih, dan juga mudah membenci. Lebih parahnya, kondisi ini bisa membuat kamu malas bertemu dengan banyak orang.

Ilustrasi sedih (pexels.com/@alex-green)
Ilustrasi sedih (pexels.com/@alex-green)

3. Merasa bersalah dan penuh penyesalan

Baca Juga: Mendekam di Penjara Akibat Kasus Prostitusi Anak, Cynthiara Alona Alami Stres

Rasa bersalah dan penuh penyesalan juga menjadi indikator beban emosional, karena kondisi ini mengarah pada perenungan dan intropeksi diri. Tak hanya itu, kondisi ini sering menyebabkan pikiran untuk mencela diri sendiri secara negatif, sehingga ini bisa menghilangkan kepercayaan diri dan kesejahteraan emosional seseorang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI