Pandemi Covid-19 Bikin Anak Cemas, Begini Pesan Menteri PPPA

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 23 Juli 2021 | 07:10 WIB
Pandemi Covid-19 Bikin Anak Cemas, Begini Pesan Menteri PPPA
Ilustrasi Anak Cemas. (pixabay.com/731165)

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 telah menempatkan anak-anak dalam situasi rentan. Situasi ini juga mengancam upaya pemenuhan hak anak juga tumbuh kembang mereka. 

Suasana pandemi juga pembatasan fisik memicu buruknya kesehatan mental pada anak, seperti tingginya tingkat kecemasan yang bisa berpengaruh negatif bagi tumbuh kembangnya. 

Bintang menegaskan bahwa keluarga menjadi garda terdepan dalam pengasuhan anak. Peran orangtua sebagai pengasuh pertama dan utama tentunya sangat diperlukan dalam meminimalisasi berbagai kecemasan yang menimpa anak. 

"Optimalisasi pengasuhan berbasis hak anak sangatlah penting untuk dilakukan orang tua. Lewat pengasuhan berbasis hak anak, orang tua diharapkan dapat membangun kekuatan dan pemikiran yang jernih, memberikan kasih sayang, dan rasa aman pada mereka. Serta membangun komunikasi yang baik demi bisa memahami apa yang anak rasakan,’’papar me teri Bintang dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/6/2021).

Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Bintang Puspa Yoga dan dokter Reisa Broto Asmoro [BNPB]
Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Bintang Puspa Yoga dan dokter Reisa Broto Asmoro [BNPB]

Menteri Bintang menambahkan negara menyadari pentingnya kualitas pengasuhan bagi tumbuh kembang anak. Oleh karenanya, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan/pengasuhan anak menjadi salah satu dari lima program prioritas terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak selama 2020-2024.

‘’Di masa-masa seperti ini, anak juga membutuhkan figur yang bisa menguatkan mereka untuk melewati situasi pandemi yang tidak menentu. Untuk memberi penguatan, orangtua harus lebih dulu menjadi kuat, memahami kebutuhan diri sendiri dan memenuhinya, baru menerapkan hal yang sama ke anak kita," imbuhnya.

Praktisi Mind Programming Dwi Sutarjantono menambahkan bahwa orangtua harus kuat terlebih dahulu, tidak panik, dan berpikiran positif. Sehingga saat berkomunikasi dengan anak, bisa menyalurkan energi positif.

‘’Orangtua bisa mengajari anak menghadapi kecemasan, mengucapkan kata-kata positif dan realistis, memahami perasaan anak, menyeleksi tontonan di media yang berguna bagi anak. Orangtua bisa menanamkan kepada anak bahwa diri (anak) adalah penyembuh terhebat untuk dirinya sendiri, bukan obat,’’tutur Dwi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Festival Aman 2021 Momentum Perlindungan Anak dari Kejahatan Siber

Festival Aman 2021 Momentum Perlindungan Anak dari Kejahatan Siber

Tekno | Jum'at, 16 Juli 2021 | 23:01 WIB

5 Alasan Anda Sering Mengalami Mimpi Buruk

5 Alasan Anda Sering Mengalami Mimpi Buruk

Lifestyle | Kamis, 08 Juli 2021 | 11:26 WIB

Cemas karena Keluarga Positif Covid-19, Kok Badan Jadi Ikut Meriang?

Cemas karena Keluarga Positif Covid-19, Kok Badan Jadi Ikut Meriang?

Health | Jum'at, 02 Juli 2021 | 16:09 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×