India Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat Flu Burung, Ini Gejalanya

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 23 Juli 2021 | 17:55 WIB
India Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat Flu Burung, Ini Gejalanya
Ilustrasi pasien flu burung (Unsplash)

Suara.com - India telah melaporkan kasus pertama infeksi dan kematian akibat Flu Burung. Kasus ini melibatkan seorang anak laki-laki usia 12 tahun yang telah terinfeksi virus influenza dan dirawat di AIIMS sebelum meninggal dunia.

Di tengah spekulasi seputar kemungkinan gelombang ketiga pandemi virus corona Covid-19, kasus kematian seorang anak akibat flu burung telah menimbulkan kekhawatiran.

Flu burung adalah infeksi penyakit akibat virus avian influenza Tipe A yang banyak ditemukan pada unggas liar. Laporan terbaru menunjukkan bahwa flu burung juga dapat menyebabkan kemungkinan infeksi pada manusia.

Virus influenza telah dikategorikan dalam dua protein, yaitu Hemagglutinin (HA) dan Neuraminidase (NA). Dengan 18 subtipe HA dan 11 subtipe NA, dapat terjadi banyak kombinasi virus seperti H5N1, H9N6, H17N10, H7N2, dll.

Umumnya dilansir dari Times of India, flu burung bisa terdeteksi pada burung dan bisa menimbulkan risiko besar bagi unggas, seperti ayam, kalkun, bebek, dan lainnya. Para ahli percaya bahwa penularan flu burung antara manusia sangat jarang dan tidak biasanya terjadi, meskipun manusia bisa tertular penyakit tersebut.

Ilustrasi flu burung. (Shutterstocks)
Ilustrasi flu burung. (Shutterstocks)

Kematian tragis seorang anak laki-laki 12 tahun di AIIMS adalah kasus pertama infeksi flu burung pada manusia yang terjadi di India. Menurut kepala AIIMS Randeep Guleria, sampel dari pasien diuji dan dikonfirmasi untuk flu burung oleh National Institute of Virology, Pune.

Baru-baru ini, China melaporkan kasus pertama infeksi flu burung H10N3 pada seorang pria berusia 41 tahun dari provinsi Jiangsu. Komisi Kesehatan Nasional China telah mengkonfirmasi bahwa pria itu segera pulih dari penyakit tersebut.

Sementara flu burung adalah penyakit berbahaya, Dr. Randeep Guleria mengatakan penularan virus dari unggas ke manusia jarang terjadi dan penularan virus H5N1 dari manusia ke manusia yang berkelanjutan belum dapat dipastikan.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), gejala flu burung bervariasi dari infeksi ringan hingga sedang. Beberapa gejala yang telah dilaporkan adalah sebagai berikut.

baca juga
  1. Demam, kelelahan, nyeri sendi dan nyeri otot.
  2. Penyakit pernapasan, seperti batuk, sakit tenggorokan, sesak napas, nyeri dada, kesulitan bernapas dan lainnya.
  3. Masalah pencernaan, seperti sakit perut, diare, muntah dan mual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Belum Usai, Seorang Warga China Terinfeksi Flu Burung H5N6

Covid-19 Belum Usai, Seorang Warga China Terinfeksi Flu Burung H5N6

Health | Sabtu, 17 Juli 2021 | 10:56 WIB

China Laporkan Kasus Flu Burung H5N6 pada Manusia, Berisiko Picu Epidemi?

China Laporkan Kasus Flu Burung H5N6 pada Manusia, Berisiko Picu Epidemi?

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 17:07 WIB

Pertama Kalinya, Seorang Pria di China Terinfeksi Virus Flu Burung H10N3

Pertama Kalinya, Seorang Pria di China Terinfeksi Virus Flu Burung H10N3

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 17:05 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×