Pertama Kalinya, Seorang Pria di China Terinfeksi Virus Flu Burung H10N3

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 02 Juni 2021 | 17:05 WIB
Pertama Kalinya, Seorang Pria di China Terinfeksi Virus Flu Burung H10N3
Ilustrasi flu burung. (Shutterstocks)

Suara.com - Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) mengumumkan seorang pria di China menjadi orang pertama yang terinfeksi flu burung H10N3, Selasa (1/6/2021).

Jenis flu burung H10N3 biasanya menyebabkan penyakit ringan pada unggas dan hingga kasus ini, belum pernah ada infeksi virus tersebut dilaporkan menjangkit manusia.

Tetapi pada 23 April kemarin, seorang pria berusia 41 tahun asal kota Zhenjiang terinfeksi virus dan mengalami gejala demam selama beberapa hari.

Lima hari kemudian, yakni pada 28 April, ia akhirnya memeriksakan diri ke rumah sakit setempat.

Pada tanggal yang sama, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China (CCDC) melakukan analisis genetik pada spesimen virus dalam pria yang terinfeksi tersebut. Mereka mendeteksi sang pria terinfeksi H10N3.

Ilustrasi unggas [Shutterstock]
Ilustrasi unggas [Shutterstock]

CCDC kemudian memantau provinsi sekitar Jiangsu untuk kasus infeksi tambahan dan secara khusus mencari kontak dekat pria itu, tetapi mereka tidak menemukan kasus tambahan.

Setelah diobati, pria tersebut sekarang dala kondisi stabil dan siap untuk keluar dari rumah sakit, lapor Live Science.

Di sisi lain, para ilmuwan perlu memeriksa secara menyeluruh materi genetik dari strain virus yang menginfeksi manusia ini untuk mengetahui perbedaannya dengan sampel H10N3 yang sudah disimpan.

"Secara umum, H10N3 tidak terlalu sering muncul di inang alaminya (unggas)," kata Filip Claes, koordinator laboratorium regional Pusat Darurat PBB untuk Penyakit Hewan Lintas Batas di Kantor Regional Asia dan Pasifik.

baca juga

Dari akhir 1970-an hingga 2018, para ilmuwan baru mengisolasi sekitar 160 sampel strain virus dari hewan yang terinfeksi, kebanyakan burung liar dan unggas air. Strain-strain tersebut belum terdeteksi pada ayam.

CCDC tidak merinci bagaimana atau kapan orang yang terinfeksi mungkin tertular virus dari seekor burung. Tetapi berdasarkan penilaian badan tersebut sejauh ini, risiko penyebaran dalam skala besar masih sedikit.

Namun, menurut CDC AS, dalam kasus yang jarang terjadi flu burung dapat memicu wabah besar di masyarakat, sehingga pemantauan untuk kasus infeksi baru tetap sangat penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meresahkan, Peneliti Ungkap Penyebaran Flu Burung Mematikan di 46 Negara

Meresahkan, Peneliti Ungkap Penyebaran Flu Burung Mematikan di 46 Negara

Health | Senin, 24 Mei 2021 | 19:32 WIB

Puluhan Ayam di Klaten Mati Mendadak Karena Flu Burung?

Puluhan Ayam di Klaten Mati Mendadak Karena Flu Burung?

Surakarta | Selasa, 30 Maret 2021 | 22:26 WIB

Ratusan Burung Puyuh di Lebak Mati Misterius, Uji Flu Burung Dikerahkan

Ratusan Burung Puyuh di Lebak Mati Misterius, Uji Flu Burung Dikerahkan

Banten | Kamis, 11 Februari 2021 | 15:48 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×