alexametrics

Takut Virus Corona, Keluarga Ini Tak Keluar Rumah Selama 15 Bulan

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Takut Virus Corona, Keluarga Ini Tak Keluar Rumah Selama 15 Bulan
Ilustrasi rmengurung diri di rumah. (Pixabay/ArtTower)

"Jika kami keluar, kami bisa mati," ujarnya pada petugas.

Suara.com - Sebuah keluarga di Andhra Pradesh berada dalam kondisi mengenaskan setelah melakukan isolasi mandiri secara ketat dan tak keluar rumah selama 15 bulan.

Menyadur Hindustan Times Jumat (23/07) petugas langsung mengevakuasi satu keluarga yang berjumlah empat orang ini setelah mendapat laporan dari seorang sukarelawan.

Polisi mengatakan mereka mengurung diri di dalam tenda selama lebih dari setahun di desa negara bagian Kadali karena takut terinfeksi Covid-19.

“Keluarga Chuttugalla Benny, istrinya, dan dua anaknya, telah tinggal di sini. Mereka takut Corona dan mengurung diri di rumah selama hampir 15 bulan terakhir," jelas Choppala Gurunath dari desa Kadali kepada ANI.

Baca Juga: Bocah 12 Tahun di India Meninggal Akibat Flu Burung

Rupanya, satu keluarga ini menanggapi seruan pemerintah untuk isolasi mandiri secara serius. Mereka mengurung diri di rumah dan menguncinya dari dalam.

Ilustrasi rumah sang kakek. (Pixabay)
Ilustrasi rmengurung diri di rumah. (Pixabay)

Masalah ini terungkap ketika seorang sukarelawan desa mengunjungi mereka untuk mendapat cap jempol terkait rumah dari pemerintah.

Anggota keluarga menolak keluar atau membiarkan petugas masuk. Mereka bahkan tak membuka pintu dan petugas langsung menghubungi perangkat desa tentang situasi tersebut.

“Masalah mereka terungkap ketika sukarelawan desa kami pergi ke rumah mereka untuk mendapatkan cap jempol karena mereka diberikan lahan untuk ditinggali."

"Ketika petugas memanggil, mereka menolak keluar dan mengatakan akan mati jika mereka keluar. Relawan telah memberi tahu kami tentang masalah ini, dan kami bergegas ke tempat ini,” kata perangkat desa Gurunath.

Baca Juga: Kembalikan Indra Penciuman dan Perasa, Dokter India Sarankan 5 Bahan Rumahan Berikut

Gurunath mengatakan mereka buang air di dalam rumah tenda itu. Ia bahkan mengatakan keluarga itu mungkin bisa tak tertolong jika melanjutkan tinggal di dalam selama dua atau tiga hari lagi.

Komentar