Virus Hepatitis Sebabkan 1 Kematian Setiap 30 Detik di Seluruh Dunia

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 03 Agustus 2021 | 06:00 WIB
Virus Hepatitis Sebabkan 1 Kematian Setiap 30 Detik di Seluruh Dunia
Ilustrasi penyakit hepatitis (shutterstock)

Suara.com - Secara harafiah, hepatitis adalah peradangan hati yang bisa terjadi karena banyak faktor. Tapi, ada hal yang perlu Anda pahami mengenai virus hepatitis.

Virus hepatitis adalah ancaman bagi kesehatan masyarakat yang bisa menyebabkan satu kematian setiap 30 detik di seluruh dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak semua negara untuk mempercepat upaya mereka dalam mengatasi ancaman penyakit ini pada tahun 2030.

Virus yang menjadi perhatian disebut hepatitis A, B, C, D dan E. Semua virus hepatitis itu bisa menyebabkan spektrum penyakit klinis, seperti infeksi tanpa gejala, penyakit demam ringan dengan penyakit kuning, gagal hati akut, hepatitis kronis, sirosis dan karsinoma hepatoseluler.

Infeksi hepatitis B, C dan D disebarkan oleh produk darah dan cairan tubuh yang terinfeksi. Tindakan medis yang berisiko tinggi menyebabkan kondisi tersebut termasuk penggunaan darah yang tidak disaring, penggunaan jarum suntik, tato, tindik telinga, cedera pada area tubuh yang disuntik, dan hubungan seks berisiko.

Sebagian besar kasus hepatitis A dan E ditularkan melalui makanan dan air yang terkontaminasi. Terkadang, penyakit ini juga ditularkan melalui kontak intim dengan orang yang terinfeksi.

Ilustrasi Hepatitis A, B dan C (Shutterstock)
Ilustrasi Hepatitis A, B dan C (Shutterstock)

Anak-anak dan ibu hamil adalah kelompok yang berisiko tinggi terkena penyakit virus hepatitis tersebut. Penularan vertikal yang berarti penularan infeksi dari ibu hamil ke janin umumnya terjadi pada kasus hepatitis B.

Wanita yang terinfeksi hepatitis B saat hamil harus dipantau secara ketat dan diobati dengan tepat. Sekitar 90 persen anak yang lahir dari ibu dengan hepatitis B akan menjadi pembawa infesi kronis yang bisa menyebabkan komplikasi di masa mendatang.

Hepatitis C, D dan E juga dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan atau persalinan. Wanita yang mendapatkan infeksi Hepatitis E selama trimester terakhir kehamilan berisiko terkena penyakit parah dan gagal hati.

baca juga

Sayangnya dilansir dari The Hans India, tidak ada pengobatan khusus untuk Hepatitis A atau E. Pengobatan dengan obat antivirus bersifat kuratif pada hepatitis C, tetapi obat ini hanya membantu mengendalikan hepapatis B.

Namun, beberapa tindakan bisa menjadi langkah pencegahan virus hepatitis.

  1. Pengujian hepatitis B pada semua ibu hamil
  2. Pengobatan bayi baru lahir yang berisiko tinggi menderita hepatitis B
  3. Vaksinasi pada semua bayi yang baru lahir dengan hepatitis B dan paling sedikit dua dosis sesudahnya untuk membantu melindungi mereka dari infeksi hepatitis D
  4. Vaksinasi pada anak usia 1 tahun untuk hepatitis A
  5. Skrining produk darah sebelum transfusi
  6. Sanitasi yang baik dan menjaga kebersihan makanan serta minuman.
  7. Pengujian pada orang yang berisiko tinggi, seperti orang yang butuh transfuse darah secara teratur, berbagi jarum suntik dan petugas kesehatan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedang Jalani Pengobatan Hepatitis C, Gary Iskak Ngaku Ingin Bekerja Lagi

Sedang Jalani Pengobatan Hepatitis C, Gary Iskak Ngaku Ingin Bekerja Lagi

Entertainment | Jum'at, 30 Juli 2021 | 09:18 WIB

Percepat Eliminasi Hepatitis, Gilead Sciences Beri Dana Hibah Penelitian

Percepat Eliminasi Hepatitis, Gilead Sciences Beri Dana Hibah Penelitian

Press Release | Kamis, 29 Juli 2021 | 16:39 WIB

Meski Kecil, Ibu Hamil Bisa Tularkan Hepatitis C Pada janin dalam Kandungan

Meski Kecil, Ibu Hamil Bisa Tularkan Hepatitis C Pada janin dalam Kandungan

Health | Kamis, 29 Juli 2021 | 06:10 WIB

Terkini

Puan Tak Ikut Sambut Prabowo di DPR, Baru Tiba saat Presiden Sudah di Dalam

Puan Tak Ikut Sambut Prabowo di DPR, Baru Tiba saat Presiden Sudah di Dalam

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Jokowi Hadir, Megawati Dipastikan Absen di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Jokowi Hadir, Megawati Dipastikan Absen di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke-81 RI di Istana

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:51 WIB

3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo

3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Hilirisasi Ubi Kayu Mulai Berjalan, Tak Hanya Buat Pangan, Tapi untuk Bioetanol

Hilirisasi Ubi Kayu Mulai Berjalan, Tak Hanya Buat Pangan, Tapi untuk Bioetanol

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini

Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas

Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan

Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister

Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister

Surakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Gibran Pilih Naik Maung Pindad ke Sidang Tahunan MPR, Kontras dengan Jokowi yang Pakai BMW Listrik

Gibran Pilih Naik Maung Pindad ke Sidang Tahunan MPR, Kontras dengan Jokowi yang Pakai BMW Listrik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Apakah Skin Tint Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Ini 5 Tipsnya agar Awet

Apakah Skin Tint Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Ini 5 Tipsnya agar Awet

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:40 WIB

×