Ditandai dengan Mendengkur, Sleep Apnea Bisa Picu Kematian Mendadak

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 04 Agustus 2021 | 12:08 WIB
Ditandai dengan Mendengkur, Sleep Apnea Bisa Picu Kematian Mendadak
Ilustrasi tidur dengan lampu mati. (Stocksy)

Suara.com - Gangguan sleep apnea atau apnea tidur dapat melipatgandakan risiko kematian mendadak. Kondisi ini membuat jalan napas seseorang berulang kali tersumbat saat tidur sehingga sering menyebabkan mendengkur.

Melansir dari US News, sleep apnea menyebabkan jeda dalam bernapas yang juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner dan gagal jantung kongestif, penelitian baru menunjukkan.

Penelitian ini telah diterbitkan pada jurnal BMJ Open Respiratory Research.

"(Penelitian) ini menambah semakin banyak bukti yang menyoroti pentingnya skrining, diagnosis, dan pengobatan apnea tidur," kata Dr. Kannan Ramar, mantan presiden American Academy of Sleep Medicine (AASM).

Ramar mengatakan bahwa penelitiannya menggarisbawahi pentingnya mengenali kondisi sleep apnea yang sering tidak terdiagnosis.

Ilustrasi Tidur. (freepik)
Ilustrasi Tidur. (freepik)


Untuk penelitian ini, sebuah tim di Penn State University meninjau 22 penelitian yang melibatkan lebih dari 42.000 pasien di seluruh dunia. Ulasan mereka mengungkapkan bahwa orang dengan apnea tidur obstruktif memiliki risiko lebih besar untuk meninggal secara tiba-tiba dan risikonya meningkat seiring bertambahnya usia pasien.

"Penelitian kami menunjukkan kondisi ini dapat mengancam jiwa," kata peneliti utama Anna Ssentongo, asisten profesor dan ahli epidemiologi di Penn State.

Penyimpangan napas berulang dalam bernapas dalam apnea tidur memotong suplai oksigen ke sel yang dapat mengakibatkan ketidakseimbangan antioksidan dalam tubuh. Ketidakseimbangan ini merusak sel dan dapat mempercepat proses penuaan yang menyebabkan banyak masalah kesehatan.

Dokter Tetyana Kendzerska, asisten profesor kedokteran di divisi respirologi di Universitas Ottawa di Kanada mencatat bahwa ini bukan studi pertama yang menemukan hubungan antara apnea tidur dan kematian dini.

baca juga

Dia mencatat bahwa apnea tidur dapat meningkatkan risiko kematian mendadak dalam beberapa cara, termasuk kekurangan pasokan oksigen ke jaringan, fragmentasi tidur, peradangan, dan aktivasi kronis sistem saraf.

Kendzerska, yang tidak terlibat dalam penelitian ini mengatakan bahwa pengobatan apnea tidur mungkin diasumsikan akan mengurangi risiko kematian mendadak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Tanaman Ini Bisa Bikin Kamu Tidur Nyenyak, Koleksi Sekarang yuk!

6 Tanaman Ini Bisa Bikin Kamu Tidur Nyenyak, Koleksi Sekarang yuk!

Lifestyle | Jum'at, 30 Juli 2021 | 13:57 WIB

Aktivitas Fisik Turunkan Risiko Gangguan Tidur, Yuk Banyak Gerak biar Nyenyak

Aktivitas Fisik Turunkan Risiko Gangguan Tidur, Yuk Banyak Gerak biar Nyenyak

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 17:30 WIB

8 Cara Mengatasi Insomnia: Hindari Kaferin Hingga Olahraga Teratur

8 Cara Mengatasi Insomnia: Hindari Kaferin Hingga Olahraga Teratur

Health | Jum'at, 23 Juli 2021 | 19:01 WIB

Terkini

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

×