Hal yang Harus Dilakukan Saat Alami Sesak Nafas Tapi Saturasi Oksigen Normal

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 24 Agustus 2021 | 12:01 WIB
Hal yang Harus Dilakukan Saat Alami Sesak Nafas Tapi Saturasi Oksigen Normal
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Sesak napas bisa menjadi salah satu tanda perburukan gejala pada pasien Covid-19. Namun begitu, sesak napas tidak selalu diikuti dengan saturasi oksigen yang menurun. 

Dokter spesialis paru dr. Qamariah Laila menyarankan, pasien Covid-19 isolasi mandiri yang terus mengalami perburukan sesak napas untuk segera mencari pertolongan medis.

"Kalau misalnya pulse oximetry-nya masih normal, tapi sesak napasnya semakin buruk, itu cukup menjadi tanda kalau ada yang tidak beres pada pasien Covid-19," kata dokter Qamariah saat siaran langsung Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Senin (23/8/2021).

Ia mengatakan bahwa sesak napas bisa saja terjadi akibat adanya kerusakan pada paru hingga menyebabkan gagal napas.

Jika dibiarkan terus menerus, meski saturasi oksigen nampak baik, pasien tetap berisiko alami gejala perburukan seperti ujung jari dingin dan berwarna biru. 

"Jangan tunggu tanda-tanda perburukan itu terjadi. Karena kalau setelah kerusakan yang lebih luas, itu akan lebih sulit untuk penyelamatan," ucapnya.

Meski begitu, dokter Qamariah tetap menyarankan agar masyarakat memiliki alat oksimeter untuk mengukur saturasi oksigen. Sebab, bisa pula pasien Covid-19 tidak mengalami sesak sama sekali padahal saturasi oksigennya telah di bawah normal, yakni 94.

Kondisi itu yang disebut sebagai happy hypoxia. Jika tidak segera mendapat bantuan oksigen, pasien bisa pingsan tiba-tiba meskipun sebelumnya tidak alami sesak napas.

"Ada juga orang yang tidak mengalami sesak nafas, tapi saat pemeriksaan saturasi oksigen terus menurun. Itu juga kita waspadai."

baca juga

"Mungkin di sentra pelayanan kesehatan, kita tidak selalu mengandalkan keluhan nyeri pasien, tapi kalau ada tindakan aktif dari tenaga kesehatan untuk memantau. Karena tidak semua orang yang mengalami penurunan saturasi oksigen mengalami sesak," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tempat Isolasi di Jakarta Mulai Sepi Pasien Covid, Wisma Atlet Kini Cuma Terisi 14 Persen

Tempat Isolasi di Jakarta Mulai Sepi Pasien Covid, Wisma Atlet Kini Cuma Terisi 14 Persen

News | Selasa, 24 Agustus 2021 | 10:00 WIB

Pasien COVID 19 Sumsel Sembuh Meningkat, Keterisian RS Menurun

Pasien COVID 19 Sumsel Sembuh Meningkat, Keterisian RS Menurun

Sumsel | Selasa, 24 Agustus 2021 | 06:45 WIB

Apakah Sesak Selalu Jadi Tanda Ada Masalah Pada Organ Paru?

Apakah Sesak Selalu Jadi Tanda Ada Masalah Pada Organ Paru?

Health | Senin, 23 Agustus 2021 | 20:45 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×