Dibantu Pengusaha, Kemenkes Akan Bangun 50 Unit Generator Oksigen di Daerah

Risna Halidi

Kamis, 26 Agustus 2021 | 15:58 WIB
Dibantu Pengusaha, Kemenkes Akan Bangun 50 Unit Generator Oksigen di Daerah
ilustrasi tabung oksigen, masker oksigen. (Dok. Envato)

Suara.com - Indonesia saat ini telah memiliki 121 generator oksigen. Hanya saja, ketersediaannya belum merata di seluruh wilayah di Indonesia. Tercatat setidaknya ada 10 provinsi yang belum memiliki fasilitas yang sangat vital di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Kekinian, Kementerian Kesehatan RI juga telah menargetkan penambahan 50 unit generator oksigen, khususnya di provinsi yang belum tersebut pengadaan generator oksigen.

Untuk tahap awal, gabungan gerakan donasi akan membangun 19 generator oksigen di seluruh Indonesia, di mana Oxygen For Indonesia akan membuat sebanyak 8 generator oksigen dan KADIN 17 generator oksigen.

Pembangun tersebut merupakan bagian dari berkontribusi KADIN dalam mendukung kemandirian infrastruktur kesehatan di daerah.

KADIN dan Gerakan Oxygen For Indonesia Bantu Bangun Infrastruktur Kesehatan di Daerah (Dok. KADIN)
KADIN dan Gerakan Oxygen For Indonesia Bantu Bangun Infrastruktur Kesehatan di Daerah (Dok. KADIN)

Kamar Dagang dan Industri Indonesia atau KADIN serta gerakan yang diprakarsai startup Oxygen For Indonesia, tengah bergandeng tangan mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan infrastruktur suplai oksigen dengan membangun generator oksigen di berbagai daerah di Tanah Air.

Sebelumnya, KADIN melalui program Kadin Perang Melawan Pandemi telah melakukan berbagai inisiatif terkait pengadaan oksigen.

Program tersebut mulai dari pembangunan Rumah Oksigen Gotong Royong di Pulogadung dengan kapasitas 500 tempat tidur, donasi oksigen cair 350 ton, pembelian ISO tank 12 buah, hibah lebih dari 9000 tabung oksigen ke 34 provinsi dan juga suplai oksigen generator.

Sementara itu, gerakan Oxygen For Indonesia telah mendistribusikan 2.500 konsentrator oksigen ke ratusan rumah sakit di Indonesia.

Sebagai upaya untuk terus membantu tantangan defisit oksigen yang terjadi di Indonesia, kedua gerakan ini memutuskan untuk bekerja sama dalam pengadaan generator oksigen.

baca juga

Dengan adanya generator oksigen ini maka rumah sakit tidak lagi perlu menunggu kiriman oksigen karena bisa langsung mengisi silinder oksigen di tempat. Bahkan generator oksigen ini bisa menjadi sumber pasokan pendapatan untuk kabupaten/kota sekitar.

Sejak bulan Juli 2021, KADIN juga telah memulai pengadaan oksigen generator dengan membangun tiga PSA plant dengan kapasitas 25m3/jam yang sudah dapat digunakan di Jakarta dan Bandung dan sedang dalam proses membangun 14 PSA plant lainnya dengan kapasitas 15m3/jam dan 25m3/jam.

Terkait pendanaan, PT Rodamas dan PT SASA menjadi donatur utama program pengadaan generator oksigen yang diusung KADIN.

"Dalam gerakan Perang Melawan Pandemi, Kadin Indonesia membantu pemenuhan kebutuhan oksigen bagi masyarakat. Kali ini kami bergandeng tangan dengan PT. Rodamas menghibahkan 17 Oxygen Generator di beberapa daerah di Indonesia," kata Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid dikutip Suara.com dari siaran pers, Kamis (26/8/2021).

Semenjak dimulai Juli lalu, dana yang sudah dikumpulkan dari startup, modal ventura, dan publik sebesar 53 miliar Rupiah per 23 Agustus 2021 yang telah digunakan untuk pengadaan 2.500 konsentrator oksigen.

Sementara sisa dana sekitar 1.3 juta dollar AS atau sekitar RP18 miliar serta seluruh dana yang didapat di masa depan akan sepenuhnya dialihkan untuk dialokasikan dalam pembelian alat, biaya mobilisasi alat, dan biaya konstruksi dari generator oksigen ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPAI Beri Catatan Sebelum Buka Sekolah di Daerah PPKM Level 3

KPAI Beri Catatan Sebelum Buka Sekolah di Daerah PPKM Level 3

News | Kamis, 26 Agustus 2021 | 13:22 WIB

Innalillahi, Hampir Seribu Anak Bekasi Kehilangan Orang Tua selama Pandemi COVID-19

Innalillahi, Hampir Seribu Anak Bekasi Kehilangan Orang Tua selama Pandemi COVID-19

Jabar | Kamis, 26 Agustus 2021 | 12:12 WIB

Klaim Kasus Covid-19 Turun, Jokowi Cerita Sempat Diminta Tim Epidemiolog Hati-hati

Klaim Kasus Covid-19 Turun, Jokowi Cerita Sempat Diminta Tim Epidemiolog Hati-hati

News | Kamis, 26 Agustus 2021 | 12:08 WIB

Terkini

Berapa Harga Sepeda Lipat Brompton C Line? Ini Kisaran, Spesifikasi dan Kelebihannya

Berapa Harga Sepeda Lipat Brompton C Line? Ini Kisaran, Spesifikasi dan Kelebihannya

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Cegah Ricuh, Polisi Minta Pelajar Demo di DPR Pulang: Pulang Ya? Salaman Dulu

Cegah Ricuh, Polisi Minta Pelajar Demo di DPR Pulang: Pulang Ya? Salaman Dulu

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Suasana Demo Memanas, Pengunjung Tetap Santai Makan dan Belanja

Suasana Demo Memanas, Pengunjung Tetap Santai Makan dan Belanja

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Korupsi BUMN: Ketika Inovasi Berjalan Tanpa Pengawasan

Korupsi BUMN: Ketika Inovasi Berjalan Tanpa Pengawasan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Beredar Isu Perselingkuhan, Sarah Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoax

Beredar Isu Perselingkuhan, Sarah Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoax

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Banjir Bandang Nepal: Penjelasan Runtuhan Gletser, Benarkah Dampak Nyata Perubahan Iklim?

Banjir Bandang Nepal: Penjelasan Runtuhan Gletser, Benarkah Dampak Nyata Perubahan Iklim?

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:12 WIB

42 Perusahaan Masuk Radar KLH, Sanksi Berat Menanti Jika Terbukti Bakar Hutan

42 Perusahaan Masuk Radar KLH, Sanksi Berat Menanti Jika Terbukti Bakar Hutan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Begini Kata PSSI Soal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Begini Kata PSSI Soal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:09 WIB

'Top-Up' Saldo BRI Bisa Dapat Hadiah Kartu Debit Edisi FC Barcelona, Ini Caranya

'Top-Up' Saldo BRI Bisa Dapat Hadiah Kartu Debit Edisi FC Barcelona, Ini Caranya

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:06 WIB

AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional

AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:02 WIB

×