alexametrics

Bagi Perempuan, Segera Cek ke Dokter Kalau Mengalami 5 Kondisi Berikut

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Bagi Perempuan, Segera Cek ke Dokter Kalau Mengalami 5 Kondisi Berikut
Ilusrasi konsultasi dokter. (Shutterstock)

Lima kondisi berikut bisa jadi tanda masalah kesehatan serius pada perempuan.

Suara.com - Perempuan akan mengalami berbagai perubahan hormonal dalam hidupnya. Beberapa di antaranya memang dianggap normal, namun ada saatnya kekhawatiran tertentu perlu ditangani dan didiskusikan lebih lanjut dengan ahli kesehatan.

Drokter Vaishali Joshi, seorang dokter kandungan dan ginekolog senior di Rumah Sakit Kokilaben Ambani berbagi lima kondisi yang perlu diperhatikan perempuan. Melansir dari India Express, berikut lima kondisi perempuan yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Menstruasi yang Menyakitkan

Menstruasi yang menyakitkan juga disebut dismenorea. Jika rasa sakit sampai membuat Anda tidak mampu bekerja atau mempengaruhi kualitas hidup, maka kondisi ini perlu diselidiki. 

Baca Juga: Viral Dua Perempuan Joget TikTok di Makam, Publik: RIP Akal Sehat

Pemeriksaan klinis dengan sonografi panggul diperlukan sebelum pengobatan definitif ditawarkan.

Ilustrasi menjaga vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)
Ilustrasi menjaga vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)

2. Ketidaknyamanan atau rasa sakit pada vagina

Rasa tak nyaman atau sakit pada vagina mungkin terjadi karena infeksi vagina atau infeksi urine atau bisul di kulit dekat bibir vagina (vulva). Kadang-kadang mungkin ada keputihan atau gatal-gatal. 

Obat-obatan yang dijual bebas biasanya tidak bekerja karena pengobatan yang benar oleh dokter diperlukan untuk mengobatinya.


3. Pendarahan setelah berhubungan seks 

Baca Juga: Kisi-kisi Calon Nama Anak Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, Hmm Siapa Yah?

Pendarahan saat berhubungan seks bisa menjadi tanda peringatan infeksi menular seksual (IMS), kondisi ini juga bisa menjadi tanda infeksi, penyakit radang panggul, atau kanker serviks. 

4. Kebocoran urine

Kebocoran urine biasa terjadi saat batuk, bersin, atau berolahraga. Kadang-kadang kondisi ini dapat dikaitkan dengan kebocoran tinja berair atau gas yang tidak disengaja dari saluran belakang. 

5. Benjolan atau pembengkakan di payudara

Benjolan atau bengkak di payudara maupun keluarnya cairan melalui puting harus ditanggapi dengan serius. Pemeriksaan klinis oleh dokter sangat penting agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan sonografi atau mamografi untuk memastikan sifat dari benjolan tersebut. 

Komentar