Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama

Vania Rossa

Sabtu, 24 Januari 2026 | 21:32 WIB
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, Sp.A, MARS. (Suara.com/Vania)
baca 10 detik
  • Produksi ASI sangat dipengaruhi hormon (prolaktin dan oksitosin); stres menghasilkan kortisol yang menghambat pengeluaran ASI.
  • Edukator laktasi menekankan menyusui mudah jika ibu disiapkan dengan pemahaman fisiologi, bukan hanya booster instan.
  • Ketenangan ibu penting, didukung lingkungan suportif yang menghindari ucapan memicu kecemasan, berdampingan nutrisi tepat.

Suara.com - Menyusui kerap dianggap sebagai proses yang otomatis terjadi setelah melahirkan. Padahal, di balik aktivitas yang terlihat alami ini, ada kerja kompleks hormon, kondisi fisik ibu, hingga faktor psikologis yang sangat menentukan kelancaran ASI.

Banyak ibu baru merasa cemas: ASI cukup atau tidak, bayi kenyang atau tidak, berat badan naik atau justru turun. Tanpa disadari, kecemasan ini justru bisa menjadi penghambat utama produksi ASI.

Secara fisiologis, produksi dan pengeluaran ASI sangat dipengaruhi oleh hormon prolaktin dan oksitosin.

Ketika ibu merasa stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang dapat menghambat kerja oksitosin, hormon yang berperan penting dalam refleks pengeluaran ASI.

Artinya, semakin ibu tertekan dan tidak tenang, semakin sulit ASI keluar dengan optimal. Di sinilah ketenangan bukan sekadar kondisi emosional, tapi bagian penting dari proses menyusui itu sendiri.

"Menyusui Itu Mudah Kalau Ibunya Disiapkan”

Hal ini juga ditegaskan oleh dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, Sp.A, MARS, atau yang akrab dikenal sebagai dr. Tiwi, Ketua Satgas ASI Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sekaligus edukator laktasi. Menurutnya, menyusui sebenarnya bukan hal yang rumit, selama ibu dipersiapkan dengan pemahaman yang benar.

“Menyusui itu sebenarnya mudah kalau ibunya disiapkan. Saya sangat men-support semua produk yang mendukung ibu, tapi yang penting banget hormon itu harus bekerja,” jelas dr. Tiwi di RSIA Bunda Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Ia menekankan bahwa suplemen atau ASI booster bukanlah solusi instan yang bekerja tanpa proses. Banyak ibu memiliki ekspektasi bahwa setelah mengonsumsi produk pelancar ASI, ASI akan langsung keluar deras. Padahal, tubuh ibu bekerja berdasarkan sistem hormonal yang membutuhkan kondisi pendukung.

baca juga

“Ibu harus memahami fisiologi badan seorang hamil dan melahirkan, juga fisiologi bayinya. Baru produk-produk seperti ini bisa bekerja. Kalau tidak, ya tidak akan bisa, karena ini kerjanya hormon,” lanjutnya.

Tak heran, dr. Tiwi sangat menekankan pentingnya ketenangan selama masa menyusui. Bahkan, menurutnya, ketenangan ini bukan hanya tanggung jawab ibu, tapi juga lingkungan di sekitarnya.

“Bukan hanya ibu yang harus tenang. Tim medis, keluarga, semua harus mendukung. Jangan mengeluarkan kata-kata yang bikin ibu makin gelisah seperti ‘bayinya kuning’ atau ‘berat badannya kurang’. Karena ibu itu biasanya sudah cemas duluan.”

Lingkungan yang suportif akan membantu ibu “membiarkan” hormon-hormon bekerja secara alami, tanpa tekanan, tanpa rasa takut berlebihan.

Ketenangan, Nutrisi, dan Dukungan yang Tepat

Selain faktor psikologis, kesiapan nutrisi juga menjadi bagian penting dari perjalanan menyusui. dr. Gorga I V W Udjung, Sp.OG, menegaskan bahwa ibu hamil dan menyusui perlu mempersiapkan tubuhnya sejak awal dengan nutrisi yang komprehensif, mulai dari mikronutrien esensial, Omega-3, hingga pola hidup sehat. Kombinasi ini diyakini menjadi fondasi awal yang baik untuk mendukung pertumbuhan optimal bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Krim Mengencangkan Payudara Mulai Rp60 Ribuan, Cocok untuk Ibu setelah Menyusui

5 Rekomendasi Krim Mengencangkan Payudara Mulai Rp60 Ribuan, Cocok untuk Ibu setelah Menyusui

Lifestyle | Kamis, 15 Januari 2026 | 15:51 WIB

5 Rekomendasi Kulkas Terbaik untuk Menyimpan ASI, Suhu Stabil dan Hemat Energi

5 Rekomendasi Kulkas Terbaik untuk Menyimpan ASI, Suhu Stabil dan Hemat Energi

Lifestyle | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:32 WIB

5 Merk Vitamin untuk Ibu Menyusui Agar Tidak Mudah Lelah, Bantu Lancarkan ASI

5 Merk Vitamin untuk Ibu Menyusui Agar Tidak Mudah Lelah, Bantu Lancarkan ASI

Lifestyle | Jum'at, 26 Desember 2025 | 16:31 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×