alexametrics

Studi: Penderita Autisme Lebih Berisiko Tertular Covid-19

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni
Studi: Penderita Autisme Lebih Berisiko Tertular Covid-19
Ilustrasi anak autisme. (Shutterstock)

Orang dengan gangguan spektrum autisme berisiko tinggi tertular virus corona Covid-19.

Para peneliti juga menilai faktor risiko untuk mengembangkan penyakit parah akibat virus corona Covid-19. Studi ini juga menemukan bahwa orang dewasa autis tanpa cacat intelektual memiliki risiko tinggi mengalami masalah kesehatan mendasar yang menyebabkan ingeksi parah virus corona Covid-19.

Karena itu, peneliti menyarankan penyandang autis dan disabilitas intelektual untuk diprioritaskan dalam program vaksinasi. Dr Lindsay Shea, pemimpin Program Penelitian Hasil Kursus Kehidupan di Institut Autisme mengatakan penyedia perawatan harus menyadari orang-orang yang paling berisiko tinggi terinfeksi virus corona.

Dr Robert Hendren, seorang psikiater dan direktur program penelitian tentang perkembangan saraf dan hasil translasi di University of California di San Francisco meneliti kesulitan mengatasi autisme selama pandemi.

"Terkadang, orang dengan ASD kesulitan untuk memakai masker dan menjaga jarak sosial, mereka menempatkan dirinya sendiri dan orang lain pada risiko tinggi terinfeksi virus corona," kata Dr Robert.

Baca Juga: Virus Nipah Hampir Mirip Virus Corona Covid-19, Kenali Gejalanya

Komentar