Virus Nipah Hampir Mirip Virus Corona Covid-19, Kenali Gejalanya

Rabu, 08 September 2021 | 07:16 WIB
Virus Nipah Hampir Mirip Virus Corona Covid-19, Kenali Gejalanya
Ilustrasi virus Nipah (Pixabay).

Suara.com - Kerala, India sedang berjuang melawan dua infeksi virus yang berbeda searang ini. Di tengah lonjakan kasus virus corona Covid-19, mereka juga menghadapi wabah virus Nipah.

Seorang anak laki-laki usia 12 tahun di Kerala telah meninggal dunia karena virus Nipah. Sedangkan, 11 orang yang kontak dengan morban virus Nipah itu telah menunjukkan gejala.

Virus Nipah pertama kali ditemukan di Malaysia tahun 1990. Di India, virus Nipah pertama kali terdeteksi di Siliguri, Banggala Barat tahun 2001 ketika 45 orang meninggal dunia.

Kerala mulai melaporkan kasus virus Nipah pertama kalinya pada 2018 lalu. Virus ini cukup mengkhawatirkan, karena tingkat risiko kematian akibat virus Nipah 40-80 persen dan masa inkubasinya selama 2 Minggu.

Virus Nipah bisa digambarkan sebagai virus zoonosis, yang ditularkan melalui hewan ke manusia dan bisa menular melalui makanan yang terkontaminasi serta kontak langsung dengan pasien. Penyebab virus Nipah sendiri adalah kelelawar buah.

Ilustrasi Virus Nipah. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Nipah. (Pixabay)

Orang yang terinfeksi virus Nipah bisa menderita penyakit pernapasan akut dan ensefalitis fatal. Virus Nipah pun berbeda dengan virus corona Covid-19, meskipun memiliki sedikit kemiripan.

Sebab dilansir dari Times of India, virus Nipah bukan infeksi udara dan ditularkan dari kelelawar maupun babi. Infeksi virus Nipah ini tidak hanya berakibat fatal pada manusia, tetapi juga hewan.

Gejala Virus Nipah

Orang yang terinfeksi virus Nipah bisa menunjukkan gejala yang mirip dengan infeksi virus corona Covid-19, antara lain:

Baca Juga: Bukan Vaksin, Ini Pencegahan Pertama Agar Terhindar dari Berbagai Varian Virus Corona

  1. Batuk
  2. Sakit tenggorokan
  3. Pusing
  4. Mengantuk
  5. Nyeri otot
  6. Kelelahan
  7. Pembengkakan otak (ensefalitis)

Virus Nipah ini juga bisa menyebabkan sakit kepala, leher kaku, kebingungan mental, kejang dan kepekaan terhadap cahaya. Bahkan, seseorang mungkin juga tidak sadarkan diri hingga meninggal dunia akibat virus Nipah.

Pengobatan Virus Nipah

Saat ini, belum ada pengobatan khusus untuk virus Nipah. Jika seseorang menemukan gejalanya, ia harus segera konsultasi dengan dokter. Dokter biasanya akan mendiagnosis menggunakan RT-PCR, cairan serebrospinal, urine dan tes darah.

Lalu, dokter biasanya menyarankan obat-obatan untuk mengatasi ensefalitis dan gejala lainnya. Tapi, dokter tidak menyarankan pasien mengatasi sendiri infeksi virus ini karena bisa memperburuk kondisinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI