Bertugas Membuang Sampah dari Dalam Tubuh, Begini Cara Kerja Sistem Ekskresi

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 17 September 2021 | 16:37 WIB
Bertugas Membuang Sampah dari Dalam Tubuh, Begini Cara Kerja Sistem Ekskresi
Ilustrasi berkeringat, salah satu cara pengeluaran sisa metabolisme tubuh. (Elements Envato)

Suara.com - Tubuh manusia perlu membuang sampah agar tetap sehat. Pembuangan sampah dilakukan oleh sistem ekskresi melalui berbagai proses, seperti pengeluaran keringat, urin, gas CO2 dan H2O, serta pengeluaran urea dan cairan empedu.

Zat-zat sisa ini harus dikeluarkan dari dalam tubuh agar tidak meracuni organ lainnya dan menyebabkan kematian. Proses pembuangan zat-zat sisa dalam tubuh melibatkan organ tubuh seperti ginjal, paru-paru, hati, dan kulit.

Dalam artikel ini akan dibahas mengenai sistem ekskresi yang terdiri dari paru-paru, hati, dan kulit. Dikutip dari Ruang Guru, berikut cara ketiga organ itu membuang sampah dari dalam tubuh manusia.

1. Paru-paru
Dalam sistem ekskresi, paru-paru berfungsi untuk mengeluarkan karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O). Ketika bernapas melalui hidung atau mulut, terjadi proses pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksida.

Oksigen yang masuk melalui hidung pergi menuju trakea melewati tenggorokan. Di trakea, udara akan dibagi-bagi ke dalam saluran-saluran udara yang disebut saluran bronkus dan langsung memasuki paru-paru.

Dalam paru-paru, udara akan terbagi lagi ke dalam bronkiolus menuju ke alveolus (kantung udara). Alveolus adalah tempat terjadinya pertukaran antara oksigen dan karbondioksida.

Dalam alveolus, oksigen akan diserap oleh pembuluh darah lalu disalurkan ke jantung. Kemudian, organ jantung akan memompa oksigen ke seluruh sel tubuh. Proses penggunaan oksigen oleh sel-sel tubuh itulah yang akan menghasilkan karbon dioksida.

Lalu, karbon dioksida tersebut akan diserap lagi oleh darah dan dibawa kembali ke paru-paru untuk dikeluarkan dari tubuh melalui embusan napas bersama uap air.

2. Hati
Sebagai organ yang berperan dalam sistem ekskresi, hati berfungsi untuk merombak sel-sel darah merah yang sudah tua atau rusak. Di dalam hati, hemoglobin pada sel darah merah yang sudah rusak akan diuraikan menjadi globin, zat besi, dan senyawa hemin.

baca juga

Hemoglobin merupakan protein yang mengandung zat besi pada sel darah merah.

Zat besi akan disimpan di dalam hati atau dialirkan menuju sumsum tulang belakang. Sedangkan globin digunakan untuk membentuk sel darah merah baru dan metabolisme protein. Sementara itu, senyawa hemin akan diubah menjadi zat warna pada empedu, yaitu bilirubin dan biliverdin.

Hati juga berfungsi untuk menghasilkan empedu secara terus-menerus. Empedu merupakan cairan berwarna kehijauan dan rasanya pahit. Cairan itu berperan untuk mengeluarkan racun dalam tubuh serta melindungi tubuh dari bakteri.

Zat-zat yang tidak baik bagi tubuh akan diserap oleh hati dan dikeluarkan dari tubuh melalui empedu. Zat ini, dikeluarkan bersama dengan urin atau feses.

Fungsi hati lainnya dalam sistem ekskresi adalah untuk menguraikan gas amonia yang berbahaya dalam tubuh menjadi zat yang lebih aman, yaitu urea. Amonia tersebut dihasilkan dari proses metabolisme asam amino. Urea dari dalam hati akan dikeluarkan dan diangkut ke ginjal untuk dikeluarkan bersama urine.

3. Kulit
Fungsi kulit sebagai organ sistem ekskresi adalah untuk mengeluarkan kotoran, racun, dan senyawa mineral berlebih melalui keringat, agar kita terhindar dari zat-zat yang dapat meracuni tubuh. Keringat biasanya keluar saat melakukan aktivitas, seperti berolahraga atau berjemur di bawah sinar matahari.

Kulit terdiri atas dua lapisan utama, yaitu lapisan epidermis dan lapisan dermis.

Lapisan epidermis atau kulit ari merupakan lapisan kulit paling luar dan tersusun dari sel-sel epitel yang mengalami keratinisasi (pendewasaan). Lapisan itu memiliki beberapa lapisan kulit lagi, antara lain stratum korneum yang merupakan lapisan kulit mati dan selalu mengelupas, serta lapisan stratum granulosum yang mengandung pigmen melanin.

Di bawah stratum granulosum terdapat lapisan stratum germinativum yang terus membentuk sel-sel baru ke arah luar menggantikan sel kulit yang terkelupas. Lapisan epidermis tidak memiliki pembuluh darah maupun serabut saraf.

Sedangkan lapisan dermis atau kulit jangat terdapat di bawah lapisan epidermis. Pada lapisan ini terdapat otot penggerak rambut, pembuluh darah, saraf, kelenjar minyak (glandula sebasea), dan kelenjar keringat (glandula sudorifera).

Kelenjar keringat memiliki pangkal yang menggulung dan berhubungan dengan kapiler darah dan serabut saraf.

Serabut saraf ini akan meningkatkan kerja kelenjar keringat, sehingga merangsang produksi keringat. Lalu kelenjar keringat akan menyerap air, ion-ion, NaCl, dan urea dari dalam darah, kemudian dikeluarkan melalui pori-pori kulit.

Serabut saraf dapat meningkatkan kerja kelenjar keringat karena mendapatkan rangsangan dari hipotalamus, yaitu bagian dari otak yang berfungsi sebagai pengendali suhu tubuh. Dan saraf yang menerima rangsangan ini adalah saraf simpatik.

Secara garis besar, kelenjar keringat pada kulit dibagi menjadi dua, yaitu kelenjar ekrin dan apokrin. Kelenjar ekrin mengeluarkan garam, asam, urea, dan amonia yang merupakan kotoran hasil metabolisme nitrogen dalam tubuh. Sementara itu, kelenjar apokrin mengeluarkan keringat yang mengandung protein berlemak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Sistem Peredaran Darah di Dalam Tubuh Manusia

Mengenal Sistem Peredaran Darah di Dalam Tubuh Manusia

Health | Kamis, 16 September 2021 | 12:59 WIB

7 Peran Hewan Bagi Kehidupan Manusia dan Lingkungan

7 Peran Hewan Bagi Kehidupan Manusia dan Lingkungan

Lifestyle | Kamis, 09 September 2021 | 08:54 WIB

Vaksin Merah Putih Diharapkan Bisa Penuhi Setengah Kebutuhan Vaksin COVID-19 di Indonesia

Vaksin Merah Putih Diharapkan Bisa Penuhi Setengah Kebutuhan Vaksin COVID-19 di Indonesia

Health | Sabtu, 04 September 2021 | 07:50 WIB

Terkini

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:45 WIB

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 15:38 WIB

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:36 WIB

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:35 WIB

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

×