Sejumlah Mantan Pasien Covid-19 India Kembangkan Gangren Kandung Empedu

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 18 September 2021 | 11:04 WIB
Sejumlah Mantan Pasien Covid-19 India Kembangkan Gangren Kandung Empedu
Ilustrasi covid-19. (Pexels)

Suara.com - Virus corona Covid-19 memang dikenal bisa merusak berbagai organ. Dalam hal ini, laporan dari rumah sakit India menunjukkan bahwa sejumlah pasien mereka mengalami gangren kandung empedu usai pulih dari Covid-19. 

Melansir dari India Express, rumah Sakit Sir Ganga Ram Delhi baru-baru ini merawat lima pasien yang didiagnosis menderita gangren kandung empedu. Kondisi ini muncul setelah pulih dari Covid-19.

"Sel epitel kandung empedu, karena mirip dengan sel saluran empedu, dapat menjadi target virus Covid-19 atau mungkin keadaan pasien Covid-19 yang mengalami gangguan kekebalan terhadap virus menyebabkan peradangan kandung empedu yang parah," ujar dokter Khana. 

Para pasien yakni empat pria dan satu perempuan termasuk di antara kasus pertama di India. Beberapa gejala yang dikeluhkan adalah demam, nyeri perut kuadran kanan atas, dan muntah.

"Gangren kandung empedu didefinisikan sebagai nekrosis dan perforasi dinding kandung empedu akibat iskemia pasokan darah yang tidak memadai ke organ atau bagian tubuh yang diikuti oleh insufisiensi vaskular progresif," ujar  Dokter Sudeep Khanna, konsultan senior gastroenterologist, Apollo Indraprastha Hospitals, New Delhi. 

"Gejala gangren kandung empedu adalah nyeri tumpul, demam, mual atau muntah, dan tekanan darah rendah yang bisa menjadi tanda syok septik (kondisi yang mengancam jiwa)," imbuhnya.

Ilustrasi mual dan sakit perut. (Shutterstock)
Ilustrasi mual dan sakit perut. (Shutterstock)

Menurut dokter Khana, beberapa pasien yang mengalami kondsi tersebut usai Covid kebanyakan adalah lansia dan orang dengan diabetes. Selain itu, orang dengan gangguan kekebalan, masalah nutrisi parenteral, dan mereka yang sempat dirawat di ICU juga memiliki risiko tersendiri. 

Sesuai laporan, dari lima pasien berusia antara 37 hingga 75, dua menderita diabetes sementara satu menderita penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berita Kesehatan Hits: Kasus Covid-19 Turun Drastis, Larangan Pakai Masker Kain di Pesawat

Berita Kesehatan Hits: Kasus Covid-19 Turun Drastis, Larangan Pakai Masker Kain di Pesawat

Health | Sabtu, 18 September 2021 | 10:13 WIB

CDC: Perlindungan Jangka Panjang, Vaksin Moderna Lebih Baik dari Pfizer

CDC: Perlindungan Jangka Panjang, Vaksin Moderna Lebih Baik dari Pfizer

Health | Sabtu, 18 September 2021 | 10:24 WIB

Update Covid-19 Global: Afrika Bisa Jadi Sarang Varian Baru Covid-19 yang Kebal Vaksin

Update Covid-19 Global: Afrika Bisa Jadi Sarang Varian Baru Covid-19 yang Kebal Vaksin

Health | Sabtu, 18 September 2021 | 09:41 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB