Ahli Temukan Efek Samping Tak Biasa dari Suntikan Ketiga Vaksin Pfizer, Apa Itu?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 20 September 2021 | 14:08 WIB
Ahli Temukan Efek Samping Tak Biasa dari Suntikan Ketiga Vaksin Pfizer, Apa Itu?
Ilustrasi vaksin Covid-19, vaksin Pfizer. (pexels.com)

Suara.com - Tingkat kekebalan yang diinduksi dari vaksin Covid-19 diduga akan menurun seiring waktu. Karena itu, beberapa negara sudah berupaya memberikan suntikan ketiga vaksin Covid-19 untuk meningkatkan kekebalan orang yang sudah vaksinasi kembali.

Vaksin Pfizer salah satu vaksin Covid-19 yang menyediakan suntikan ketiga. Dalam data baru di Fodd and Drug Administrations (FDA), pihak Pfizer telah menguraikan beberapa efek samping dari suntikan ketiganya.

Data yang diserahkan ke FDA itu menunjukkan bahwa efek samping suntikan kedua vaksin Pfizer cenderung lebih mempengaruhi orang usia muda.

Hasil ini berasal dari sebuah penelitian yang mengambil data dari 300 peserta usia antara 18 hingga 55 tahun. Berdasarkan sampel tersebut, peneliti menemukan bahwa 63,7 persen penerima suntikan ketiga vaksin Pfizer mengalami kelelahan.

Selanjutnya, 48,4 persen orang mengalami sakit kepala dan 39,1 persen mengalami nyeri otot setelah mendapatkan suntikan ketiga vaksin Pfizer. Semua efek samping vaksin Pfizer ini berkisar dari ringan hingga sedang.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)

Para ahli lantas mempelajari 306 orang yang mendapatkan suntikan ketiga vaksin Pfizer. Mereka menemukan bahwa 44 di antaranya mengembangkan efek samping tak terduga.

Laporan dari Texas Breaking ini menunjukkan efek samping suntikan ketiga vaksin Covid-19 yang paling tak terduga adalah pembengkakan kelenjar getah bening. Kondisi ini dialami oleh 16 orang dari 306 peserta.

Lalu, sebanyak 5 persen dari subjek penelitian suntikan ketiga vaksin Covid-19 ini mengalami pembengkakan kelenjar getah bening adalah wanita.

Perlu diketahui bahwa efek samping suntikan ketiga vaksin Pfizer ini muncul dalam 4 hari setelah vaksinasi. Saat peneliti mencoba membandingkannya dengan efek samping suntikan kedua, mereka menemukan efek samping suntikan ketiga vaksin Covid-19 masih serupa.

baca juga

Sebelumnya, sebuah studi pada penerima suntikan ketiga vaksin Covid-19 pada orang usia 16-55 tahun telah menemukan bahwa 61,5 persen mengalami kelelahan, 54 persen menderita sakit kepala dan 39,3 persen mengalami nyeri otot.

Namun dilansir dari Express, FDA belum mengomentari temuan tersebut. Komite FDA pun menolak permohonan Pfizer untuk meluncurkan dosis ketiga bagi anak usia 16 tahun di AS.

Anggota panel penasihat FDA mengakut skeptic dengan Pfizer sudah menyediakan data yang memadai untuk mendukung bahwa suntikan ketiga ini sangat dibutuhkan masyarakat AS atau tidak.

Panel penasihat mengatakan bahwa belum ada cukup data mengenai keamanan suntikan ketiga vaksin Covid-19 pada orang yang lebih mudah dan rentan terhadap efek samping vaksin, seperti miokarditis.

Kemudian, panel penasihat juga memutuskan untuk memberikan suntikan ketiga vaksin Pfizer pada orang yang lebih berisiko terinfeksi virus corona Covid-19 dan orang yang berisiko terinfeksi meskipun sudah vaksinasi lengkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC: Vaksin Covid-19 Paling Efektif Adalah Moderna

CDC: Vaksin Covid-19 Paling Efektif Adalah Moderna

Health | Senin, 20 September 2021 | 11:06 WIB

Perhatian, Masuk Polda Harus Sudah Divaksin Covid-19

Perhatian, Masuk Polda Harus Sudah Divaksin Covid-19

Sumut | Senin, 20 September 2021 | 07:00 WIB

FDA Sarankan Suntikan Booster Vaksin Covid-19 bagi Lansia

FDA Sarankan Suntikan Booster Vaksin Covid-19 bagi Lansia

Health | Minggu, 19 September 2021 | 17:30 WIB

Terkini

Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?

Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:29 WIB

Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk

Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk

Jakarta | Jum'at, 18 September 2026 | 10:26 WIB

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:25 WIB

Urutan Pemakaian Primer, Cushion, dan Bedak Tabur agar Flawless Hasilnya

Urutan Pemakaian Primer, Cushion, dan Bedak Tabur agar Flawless Hasilnya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:25 WIB

Borok SPPG Terkuak Usai 37 Siswa di Kediri Keracunan: Daging Ditaruh di Bawah, Kucing Bebas Masuk

Borok SPPG Terkuak Usai 37 Siswa di Kediri Keracunan: Daging Ditaruh di Bawah, Kucing Bebas Masuk

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 10:22 WIB

Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap

Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

Mendagri Beri Penghargaan untuk Empat Kategori Pelayanan Daerah Regional Maluku dan Nusa Tenggara

Mendagri Beri Penghargaan untuk Empat Kategori Pelayanan Daerah Regional Maluku dan Nusa Tenggara

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

Takut Diburu Polisi Usai Hajar Pak Ogah hingga Luka Parah, Satu Pelaku Menyerah Diantar Kakak

Takut Diburu Polisi Usai Hajar Pak Ogah hingga Luka Parah, Satu Pelaku Menyerah Diantar Kakak

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 10:10 WIB

×