Hari Lansia Internasional, Pemerintah Ajak Masyarakat Dukung Vaksinasi Lansia

Vania Rossa

Jum'at, 01 Oktober 2021 | 23:51 WIB
Hari Lansia Internasional, Pemerintah Ajak Masyarakat Dukung Vaksinasi Lansia
Seorang lansia divaksin Covid-19 di Kawasan Ngarsopuro Jalan Diponegoro, Selasa (15/6/2021). (Suara.com/Budi Kusumo)

Suara.com - Bertepatan dengan Hari Lansia Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Oktober, pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia mendukung percepatan vaksinasi untuk kalangan lanjut usia.

Melalui kemudahan akses vaksinasi, pemerintah mendorong perlindungan kesehatan lansia Indonesia sehingga mereka diharapkan tetap sehat, aman, dan terlindungi dari Covid-19.

"Kita ketahui bahwa wabah Covid-19 memang berdampak pada semua orang, terutama kepada para lansia sebagai kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih dalam proteksi kesehatannya," kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, dalam pernyataan resmi, Jumat (1/10/2021), dikutip dari Antara.

Menurut Johnny, Hari Lansia Internasional yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum menumbuhka kesadaran dan perhatian masyarakat terkait kesejahteraan lansia, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Untuk itu, pemerintah mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar terus mengampanyekan semangat peduli lansia dan membantu kebutuhan mereka pada masa sulit ini.

"Mari kita turut berkontribusi dalam percepatan vaksinasi yang merata, termasuk bagi anggota keluarga dan masyarakat kita yang termasuk kelompok lansia. Kita bantu mereka mengakses lokasi vaksinasi dan kita kawal pelaksanaanya," kata Johnny.

"Kaum lansia adalah para orangtua kita, yang harus kita rawat dan jaga kesehatannya. Saat kesehatannya terjamin, kita harapkan produktivitas dan kesejahteraan mereka pun akan meningkat,” kata Menkominfo.

Percepatan vaksinasi bagi 21,5 juta lansia masih terus digencarkan. Penambahan suntikan tiap harinya dilakukan agar vaksinasi terhadap lansia cepat rampung. Hal ini dilakukan tentunya agar lansia Indonesia tetap sehat, aman, dan terhindar dari akibat buruk Covid-19.

Per 30 September, sudah sekitar 30 persen dari sasaran lansia yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama atau setara 6,4 juta orang, dan sekitar 20 persen di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak 705.300 Dosis Vaksin AstraZeneca Mendarat Lagi di Indonesia

Sebanyak 705.300 Dosis Vaksin AstraZeneca Mendarat Lagi di Indonesia

News | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 17:35 WIB

Ajak Lansia Vaksinasi, Anies Baswedan: Umur di Tangan Allah, Tapi Ikhtiar Itu Wajib

Ajak Lansia Vaksinasi, Anies Baswedan: Umur di Tangan Allah, Tapi Ikhtiar Itu Wajib

Jakarta | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 15:14 WIB

Percepat Vaksinasi, Pemkab Bandung Barat Bakal Jemput Warga Lansia Pakai Sepeda Motor

Percepat Vaksinasi, Pemkab Bandung Barat Bakal Jemput Warga Lansia Pakai Sepeda Motor

Jabar | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 15:14 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×