Pulih dari Virus Corona Covid-19, Pasien Bisa Berisiko Alami Penyakit Jantung!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 09:11 WIB
Pulih dari Virus Corona Covid-19, Pasien Bisa Berisiko Alami Penyakit Jantung!
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 adalah penyakit yang menular dan berbahaya. Tak hanya gejalanya yang bisa diprediksi dan berbahaya, tetapi risiko jangka panjangnya juga sangat mengkhawatirkan.

Beberapa pasien virus corona Covid-19 tidak memiliki gejala dan ada pula yang mengalami infeksi ringan hingga sedang. Lalu, mereka yang rentan terinfeksi pun bisa mengalami komplikasi virus corona Covid-19 berkepanjangan.

Artinya, virus corona Covid-19 ini adalah penyakit yang sangat tidak terduga. Tidak hanya dalam penularan dan tingkat infeksinya, tetapi juga efek jangka panjangnya.

Dilansir dari Times of India, ada beberapa pasien virus corona Covid-19 yang terus-menerus mengalami gejala atau efek jangka Panjang setelah pulih.

Menurut survei tahun 2020 oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk pulih dari gejala virus corona Covid-19 dan kembali ke aktivitas harian mereka.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Pada pasien tertentu, virus corona Covid-19 pun bisa menyebabkan gumpalan darah. Gumpalan inilah yang bisa menyebabkan pasien mengalami serangan jantung dan stroke, kerusakan jantung yang disebabkan oleh virus corona Covid-19.

Hal itu bisa terjadi karena virus corona Covid-19 menyebabkan pembentukan gumpalan yang sangat kecil dan menyumbat pembuluh darah kecil di otot jantung.

Penelitian juga menunjukkan bahwa pasien dengan komplikasi virus corona yang lama terus memiliki ukuran pembekuan darah yang lebih tinggi. Kondisi ini bisa menyebabkan gejala, seperti sesak napas, kelelahan dan penurunan kemampuan olahraga.

Sebelumnya, sebuah jurnal dalam Journal of Thrombosis and Harmostasis menemukan bahwa indikasi pembekuan darah lebih tinggi pada pasien dengan sindrom Covid-19 panjang secara signifikan.

Menurut Dr TS Kler, dari Fortis Heart & Vascular Institute, Fortis Memorial Research Institute, Gurugram, virus corona bisa mengakibatkan pembentukan gumpalan di pembuluh darah jantung yang mengakibatkan serangan jantung mendadak. Tapi, hal itu bisa ditangani dengan penanganan yang tepat waktu.

"Setelah terinfeksi virus corona, beberapa pasien berisiko menderita beberapa penyakit jantung setelah 2 hinga 3 bulan. Saya juga mengatakan setiap satu atau dua hari ada pasien usia muda yang menderita penyakit jantung," kata Dr TS Kler.

Bagi mereka yang mengalami nyeri dada setelah sembuh dari virus corona Covid-19 dan sudah pernah menderita penyakit jantung, sebaiknya melakukan pemeriksaan jantung.

Selain itu, Dr Kler juga menyarankan semua orang untuk menjaga fungsi jantung tetap normal, pasien pasca-Covid-19 setelah 2 bulan harus melakukan pemeriksaan jantung secara teratur, olahraga atau melakukan yoga setidaknya setengah jam serta pola makan sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama-Sama Sebabkan Demam, Ini Cara Bedakan DBD dan Virus Corona Covid-19

Sama-Sama Sebabkan Demam, Ini Cara Bedakan DBD dan Virus Corona Covid-19

Health | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 07:36 WIB

Temuan Baru, Mikrobiota  Hidung Bisa Prediksi Tingkat Infeksi Virus Corona Covid-19

Temuan Baru, Mikrobiota Hidung Bisa Prediksi Tingkat Infeksi Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 11:30 WIB

Pfizer Buat Pil Antivirus untuk Cegah Virus Corona Covid-19

Pfizer Buat Pil Antivirus untuk Cegah Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 10:41 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB