Studi: Bahan Kimia Sintetis Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kematian Dini!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:46 WIB
Studi: Bahan Kimia Sintetis Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kematian Dini!
Mainan anak-anak (foto: pixabay)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan bahan kimia sintetis yang disebut ftalat atau phthalates bisa menyebabkan sekitar 91 ribu hingga 107 ribu kematian dini per tahun di antara orang berusia 55 hingga 64 tahun di Amerika Serikat.

Bahan kimia itu biasa ditemukan di ratusan produk konsumen, seperti wadah penyimpanan makanan, sampo, makeup, parfum dan mainan anak-anak.

Orang yang terpapar bahan kimia ftalat tingkat tinggi memiliki risiko kematian dini lebih besar dari penyebab apapun, termasuk kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Studi tersebut memperkirakan kematian tersebut dapat merugikan AS sekitar 565 ribu hingga 664 ribu miliar setiap tahun, karena hilangnya produktivitas ekonomi.

"Studi ini menambah basis data yang berkembang tentang dampak plastik pada tubuh manusia dan mendukung kesehatan masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik," kata Dr. Leonardo Trasande, seorang profesor pediatri, kedokteran Lingkungan dan kesehatan populasi di NYU Langone Health di New York City dikutip dari CNN.

Ilustrasi bahan kimia dalam sampo dan sabun. [Shutterstock]
Ilustrasi bahan kimia dalam sampo dan sabun. [Shutterstock]

Menurut Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan, bahan kimia phthalates juga bisa mengganggu mekanisme tubuh untuk produksi hormon, yang dikenal sebagai sistem endokrin terkait dengan perkembangan, reproduksi, otak, kekebalan dan masalah lainnya.

Bahkan, gangguan hormonal kecil dapat menyebabkan efek perkembangan dan biologis yang signifikan. Penelitian sebelumnya telah menghubungkan ftalat dengan masalah reproduksi, seperti malformasi genital, testis yang tidak turun pada bayi laki-laki, jumlah sperma yang lebih rendah dan kadar testosteron pada pria dewasa.

Penelitian sebelumnya juga mengaitkan ftalat dengan obesitas, asma, masalah kardiovaskular, dan kanker pada masa kanak-kanak.

"Bahan kimia ini memiliki rap sheet, yang menambah seluruh bukti bahwa ini bisa menimbulkan kekhawatiran," kata Trasande, pemimpin Pusat Investigasi Bahaya Lingkungan NYU Langone.

baca juga

Namun, Dewan Kimia Amerika, yang mewakili industri kimia, plastik, dan klorin AS memberi pernyataan bahwa sebagian besar studi yang dilakukan Trasande tidak terbukti akurat.

Mereka menambahkan bahwa penelitian itu bisa menggabungkan semua ftalat ke dalam satu kelompok dan gagal menyebutkan bahwa ftalat dengan berat molekul tinggi seperti DINP dan DIDP memiliki toksisitas yang lebih rendah daripada ftalat lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Polusi Udara Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Anak Hingga Kematian

Studi: Polusi Udara Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Anak Hingga Kematian

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Studi Amerika: Paparan Ftalat Terkait dengan 100.000 Kematian Tiap Tahunnya

Studi Amerika: Paparan Ftalat Terkait dengan 100.000 Kematian Tiap Tahunnya

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Sering Tanpa Gejala, Ini Faktor yang Berisiko Sebabkan Preeklampsia

Sering Tanpa Gejala, Ini Faktor yang Berisiko Sebabkan Preeklampsia

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:50 WIB

Terkini

Ratusan Pelajar Diduga Keracunan MBG, Pemkab Batang Tanggung Biaya Pengobatan

Ratusan Pelajar Diduga Keracunan MBG, Pemkab Batang Tanggung Biaya Pengobatan

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 19:46 WIB

Laku di Atas Nilai Limit, 5 Apartemen Benny Tjokro Ludes Dilelang Kejagung Rp10,7 Miliar

Laku di Atas Nilai Limit, 5 Apartemen Benny Tjokro Ludes Dilelang Kejagung Rp10,7 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:44 WIB

Kemenangan Pengepul Sampah di Pilkades Bekasi Disorot Media Asing: Duit Tak Berpengaruh

Kemenangan Pengepul Sampah di Pilkades Bekasi Disorot Media Asing: Duit Tak Berpengaruh

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:42 WIB

PSI Tuding Sengketa Ijazah Gibran Bagian Manuver Politik: Dulu Jokowi, Besok Kaesang, Lusa Jan Ethes

PSI Tuding Sengketa Ijazah Gibran Bagian Manuver Politik: Dulu Jokowi, Besok Kaesang, Lusa Jan Ethes

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:38 WIB

Dugaan Fasilitas Khusus Ferdy Sambo di Lapas Cibinong, Ini Jawaban Ditjenpas

Dugaan Fasilitas Khusus Ferdy Sambo di Lapas Cibinong, Ini Jawaban Ditjenpas

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 19:36 WIB

Iran Ancam Perang Meluas hingga Halaman Belakang Indonesia Jika AS Kembali Menyerang

Iran Ancam Perang Meluas hingga Halaman Belakang Indonesia Jika AS Kembali Menyerang

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:35 WIB

Waspada Baterai Rusak pada Mobil Hybrid Bekas! Kenali Ciri-cirinya sebelum Terlanjur Membeli

Waspada Baterai Rusak pada Mobil Hybrid Bekas! Kenali Ciri-cirinya sebelum Terlanjur Membeli

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 19:34 WIB

Usut Sindikat Scam Kripto Malaysia-Vietnam, Polisi Telusuri Transaksi Fantastis Rp3,19 Triliun

Usut Sindikat Scam Kripto Malaysia-Vietnam, Polisi Telusuri Transaksi Fantastis Rp3,19 Triliun

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:30 WIB

Kedatangan Jenazah Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Disambut Isak Tangis di Rumah Duka

Kedatangan Jenazah Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Disambut Isak Tangis di Rumah Duka

Video | Kamis, 24 September 2026 | 19:30 WIB

Tim Penyelam Temukan 14 Jasad di Bangkai KM Virgo, 93 Korban Masih Dicari

Tim Penyelam Temukan 14 Jasad di Bangkai KM Virgo, 93 Korban Masih Dicari

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:23 WIB

×