Studi: Polusi Udara Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Anak Hingga Kematian

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:10 WIB
Studi: Polusi Udara Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Anak Hingga Kematian
Ilustrasi polusi udara. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru dari Stanford yang terbit di Environmental Pollution mengungkapkan, bahwa ada hubungan antara polusi udara dengan dampak kesehatan anak di benua Asia Selatan.

Seperti diketahui wilayah Asia Selatan mengalami polusi udara sebesar 40 persen dan penyumbang kasus pneumonia global. Studi ini juga dilakukan dengan memperkirakan efek peningkatan partikulat pada rawat inap pneumonia anak, di mana peningkatan ini sekitar dua kali lipat dari perkiraan sebelumnya.

Mengutip Medical Express, temuan studi ini dapat membantu otoritas kesehatan masyarakat, salah satunya dalam membuat kebijakan yang menargetkan program pengurangan emisi untuk meningkatkan kesehatan anak-anak.

“Semua orang ingin melindungi kesehatan anak-anak kita,” ungkap penulis studi dari Stanford's School of Earth, Energy & Environmental Sciences, Allison Sherris.

Ilustrasi: Udara yang keluar dari pabrik. (Shutterstock)
Ilustrasi: Udara yang keluar dari pabrik. (Shutterstock)

“Sekarang, kami memiliki bukti manfaat kesehatan yang jelas bagi anak-anak dari pengurangan emisi PM 2.5 ambien di Dhaka, Bangladesh,” lanjut Allison.

Selain itu, partikel dari polusi udara dikatakan dapat menyebabkan peradangan, sehingga dampaknya akan mengganggu kemampuan tubuh anak dalam melawan infeksi.

Di sisi lain, partikel polusi udara memiliki sumber yang tentu berbeda-beda. Mulai dari bentuk, ukuran, hingga komposisi kimia.

Dari penelitian sebelumnya, telah mengevaluasi efek kesehatan emisi PM2.5 pada bayi dan anak di negara berpenghasilan rendah, di mana anak-anak 60 kali lebih rentan meninggal akibat paparan polusi udara, dibanding anak di negara berpenghasilan tinggi.

Di antara penelitian yang sudah dilakukan, sebagian besar fokus pada lingkungan dalam ruangan, di mana penggunaan kompor berbahan bakar biomassa telah dikaitkan dengan infeksi saluran pernapasan anak.

baca juga

“Dampak polusi udara yang dihasilkan dari industri, telah memberi bukti kuat untuk mendukung intervensi mengurangi polusi udara,” ungkap penulis studi sekaligus Profesor Penyakit Menular Universitas Stanford, Stephen Luby.

“Ini seringkali lebih menonjol, dibanding kontribusi marjinal emisi terhadap perubahan iklim global,” lanjut Stephen.

Luby melanjutkan, studi ini menganalisis data pemantauan partikel PM2.5 jangka panjang, bersama dengan pengawasan kesehatan masyarakat terhadap infeksi pernapasan dari Atomic Energy Centre, Dhaka, dan International Centre for Diarrhoeal Disease Research, Bangladesh.

Hasilnya menemukan, insiden pneumonia pada anak di bawah lima tahun meningkat sebesar 3,2 persen, di mana peningkatan PM2.5 ini sebesar 5 mikrogram per meter kubik udara.

Rata-rata, tingkat partikel PM2.5 di Dhaka disebut tiga kali lebih tinggi dari standar WHO. Selain itu, hubungan antara polusi udara dan penyakit pneumonia pada anak menunjukkan, bahwa polusi udara merupakan penyebab utama kematian anak di Bangladesh. Tak hanya itu, penyebab kematian ini juga meningkat di seluruh Asia Selatan akibat polusi udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bacaan Doa Tahlil untuk Ziarah Kubur, Diawali Al Fatihah dan Siisi Zikir

Bacaan Doa Tahlil untuk Ziarah Kubur, Diawali Al Fatihah dan Siisi Zikir

Jatim | Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:10 WIB

Studi Amerika: Paparan Ftalat Terkait dengan 100.000 Kematian Tiap Tahunnya

Studi Amerika: Paparan Ftalat Terkait dengan 100.000 Kematian Tiap Tahunnya

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Angka Kematian Meroket, Vladimir Putin Serukan Vaksinasi Covid-19 di Rusia Dipercepat

Angka Kematian Meroket, Vladimir Putin Serukan Vaksinasi Covid-19 di Rusia Dipercepat

News | Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:57 WIB

Terkini

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 08:20 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Pekan Lalu KPK Mangkir, Sidang Praperadilan Silmy Karim Kembali Digelar Hari Ini

Pekan Lalu KPK Mangkir, Sidang Praperadilan Silmy Karim Kembali Digelar Hari Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 08:07 WIB

Kepercayaan dan Kolaborasi Jadi Fondasi Utama Dunia Kerja

Kepercayaan dan Kolaborasi Jadi Fondasi Utama Dunia Kerja

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:02 WIB

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:53 WIB

Wake Me Up When September Ends

Wake Me Up When September Ends

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:45 WIB

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

×