4 Layanan Kesehatan yang Sulit Diakses Masyarakat Selama Gelombang Kedua Covid-19

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:19 WIB
4 Layanan Kesehatan yang Sulit Diakses Masyarakat Selama Gelombang Kedua Covid-19
Ilustrasi layanan kesehatan saat pandemi Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Gelombang kedua Covid-19 yang terjadi di Indonesia pada periode Juli-Agustus lalu berdampak terhadap layanan kesehatan lainnya.

Lewat temuan CISDI, ada empat layanan kesehatan yang sulit diakses masyarakat selama tiga bulan terakhir.

"Empat layanan yang paling sulit diakses selama tiga bulan terakhir itu adalah perawatan medis darurat, perawatan jangka panjang di rumah, kemudian pengobatan rutin penyakit kronis, dan kesehatan mental," kata peneliti CISDI Indonesia Olivia Herlinda dalam konferensi pers virtual, Senin (25/10/2021).

Olivia menambahkan, wilayah Papua menjadi provinsi dengan rata-rata kebutuhan layanan yang tidak terpenuhi. Sementara masalah layanan kesehatan paling rendah terjadi di Bali, hanya 5 persen. 

Dari survei juga ditemukan, di beberapa daerah, masalah layanan kesehatan bahkan sudah terjadi sebelum ada pandemi Covid-19.

"Lebih dari 25 persen responden melaporkan adanya hambatan bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan yang mereka butuhkan sejak sebelum pandemi covid-19," ucapnya.

Hambatan yang terjadi berupa, layanan jarak menuju fasilitas kesehatan, keterbatasan transportasi, juga pelayanan kesehatan kekurangan tenaga kesehatan.

Sedangkan sejak adanya pandemi Covid-19, CISDI melihat adanya ketakutan masyarakat terinfeksi Covid-19 jika datang ke fasilitas kesehatan.

"Juga takut di-covid-kan dan masalah seperti penutupan fasilitas kesehatan atau over kapasitas juga menjadi hambatan," imbuhnya.

baca juga

Meski begitu, ada pula layanan kesehatan yang dirasa masih mudah diakses selama tiga bulan terakhir. Yakni, layanan persalinan, pelayanan imunisasi, pemeriksaan kehamilan, dan layanan kontrasepsi.

Olivia menyampaikan, rata-rata di atas 80 persen responden menyatakan keempat layanan kesehatan itu masih mudah dijangkau selama terjadi gelombang kedua Covid-19 di Indonesia.

"Hal ini mungkin disebabkan karena adanya kontribusi dari puskesmas, pospindu, bidan desa ataupun kader kesehatan lainnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tantangan Meningkatkan Derajat Kesehatan di Indonesia

Tantangan Meningkatkan Derajat Kesehatan di Indonesia

Your Say | Senin, 25 Oktober 2021 | 11:37 WIB

Saat Pandemi Usai, Apakah Telemedicine Bakal Kehilangan Peminat? Ini Kata Pakar

Saat Pandemi Usai, Apakah Telemedicine Bakal Kehilangan Peminat? Ini Kata Pakar

Health | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 22:35 WIB

Pandemi Covid-19: Banyak Perusahaan Naikkan Anggaran Layanan Kesehatan

Pandemi Covid-19: Banyak Perusahaan Naikkan Anggaran Layanan Kesehatan

Health | Rabu, 20 Oktober 2021 | 10:38 WIB

Terkini

4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi

4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Isu Ijazah Mengikis Dukungan Politik, Gibran Dinilai Seperti Orang Terlantar yang Cuma Dibela PSI

Isu Ijazah Mengikis Dukungan Politik, Gibran Dinilai Seperti Orang Terlantar yang Cuma Dibela PSI

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Lebih dari Sekadar Warung Sembako: Arti Kebersamaan di Novel Warung Bujang

Lebih dari Sekadar Warung Sembako: Arti Kebersamaan di Novel Warung Bujang

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Bukan Cuma Merah! Ini 5 Warna Pintu Menurut Feng Shui yang Cocok untuk Rumah Minimalis

Bukan Cuma Merah! Ini 5 Warna Pintu Menurut Feng Shui yang Cocok untuk Rumah Minimalis

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses, Dirut Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses, Dirut Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:10 WIB

36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak

36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:10 WIB

5 Zodiak yang Paling Gampang Bikin Baper tapi Tiba-Tiba Ghosting, Virgo Termasuk

5 Zodiak yang Paling Gampang Bikin Baper tapi Tiba-Tiba Ghosting, Virgo Termasuk

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:05 WIB

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp250 Juta

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp250 Juta

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Berapa Biaya Balik Nama Motor Bekas? Ini Komponen yang Wajib Dibayar

Berapa Biaya Balik Nama Motor Bekas? Ini Komponen yang Wajib Dibayar

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla Bencana Nasional, Klaim Masih Mampu Atasi

Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla Bencana Nasional, Klaim Masih Mampu Atasi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:50 WIB

×