4 Jenis Metode Sunat yang Banyak Dilakukan, Mana yang Lebih Aman?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 29 Oktober 2021 | 16:37 WIB
4 Jenis Metode Sunat yang Banyak Dilakukan, Mana yang Lebih Aman?
Ilustrasi sunat. (Shutterstock)

Suara.com - Khitan atau sunat bagi laki-laki umat muslim hukumnya memang wajib. Sunat biasanya dilakukan ketika anak berusia 9-12 tahun. Namun, beberapa penganut non muslim ada juga yang memilih disunat karena alasan kesehatan atau lainnya.

Metode sunat semakin berkembang dari waktu ke waktu. Juga beberapa teknik baru yang dipakai selain metode konvensional bedah sirkumsisi, antara lain dengan menggunakan metode Smartklamp ataupun laser.

Dikutip dari situs Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), berikut perbedaan dari tiap metode sunat. Manakah yang lebih aman?

1. Metode bedah konvensional atau sirkumsisi
Metode sirkumsisi merupakan metode bedah minor yang biasa dalam proses khitan. Setelah area penis disterilkan, akan dilakukan bius lokal, lalu dokter memotong kulit kulup penis menggunakan gunting ataupun pisau bedah.

Selanjutnya, luka akan dijahit dengan menggunakan benang yang dapat diserap oleh tubuh. Metode inilah yang paling banyak dilakukan oleh tenaga medis profesional dari dulu hingga kini.

Metode bedah sirkumsisi membutuhkan waktu yang lebih panjang, baik saat pengerjaan, maupun proses penyembuhan. Proses khitan biasanya berlangsung 30-50 menit, sementara proses perawatan pasca khitan juga sedikit lebih repot, karena luka tidak boleh terkena air supaya jahitan menutup dengan sempurna. Juga harus dilakukan penggantian perban selama kurang lebih tujuh hari.

2. Metode sunat smartklamp
Ada beberapa metode klamp, tetapi yang paling sering digunakan adalah metode Smartklamp. Alat Smartklamp ini memiliki beberapa ukuran sesuai umur dan ukuran penis.

Setelah dilakukan anastesi lokal, maka tabung Smartklamp akan dimasukkan pada kulup yang akan dipotong, kemudian dijepit dengan pengunci klamp. Setelah 5 hari, maka tabung Smartklamp akan dilepas. Metode ini akan mengurangi risiko perdarahan dan tanpa disertai penjahitan sehingga lebih mudah dalam perawatan paca khitan.

Alat Smartklamp bersifat single use only atau sekali pakai sehingga tidak boleh digunakan berulang. Meskipun terbilang metode yang efektif, tetapi tidak disarankan untuk anak yang hiperaktif ataupun memiliki kelainan fimosis.

baca juga

Dari segi harga, metode smartklamp juga lebih mahal daripada sirkumsisi.

3. Metode sunat dengan laser
Metode ini menggunakan laser CO2. Pada prinsipnya hampir sama, setelah dilakukan anestesi lokal, maka kulup akan dipotong menggunakan laser CO2. Dengan metode ini, memiliki beberapa keunggulan antara lain perdarahan akan sangat minimal, penyembuhan luka lebih cepat meskipun tetap menggunakan penjahitan luka, dan memiliki hasil estetika yang lebih sempurna dibandingkan metode lain.

Akan tetapi karena menggunakan teknologi yang canggih, maka metode ini lebih mahal dibandingkan metode-metode lain dan hanya tersedia di kota-kota besar yang memiliki fasilitas laser CO2.

4. Metode sunat dengan elektrokauter
Metode ini menggunakan semacam alat yang dialiri arus listrik untuk memotong kulup penis. Metode elektrokauter ini sering disalahartikan sebagai metode laser padahal alat yang digunakan sangat jauh berbeda sehingga pastikan dahulu apakah khitan yang akan digunakan menggunakan laser CO2 atau elektrokauter.

Mana yang lebih baik?

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Nugrohoaji Dharmawan, Sp.KK, M.Kes, setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk itu ia menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penjelasan tentang metode apa yang paling cocok disesuaikan dengan kondisi pasien maupun biaya yang akan dikeluarkan.

Selama dikerjakan oleh tenaga medis yang kompeten dan profesional, menurutnya, metode apa pun akan meminimalkan efek yang tidak diinginkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngakak! Pria Ini Pakai Beskap Biar Mirip Pengantin, Malah Disangka Mau Sunat Lagi

Ngakak! Pria Ini Pakai Beskap Biar Mirip Pengantin, Malah Disangka Mau Sunat Lagi

Lifestyle | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:10 WIB

Terbukti Berbahaya, Dokter yang Tolak Sunat Perempuan Justru Didiskriminasi

Terbukti Berbahaya, Dokter yang Tolak Sunat Perempuan Justru Didiskriminasi

Health | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 18:25 WIB

Menyesakkan, Mayoritas Ibu Tak Tahu Seberapa Menyakitkan dan Mematikan Sunat Perempuan

Menyesakkan, Mayoritas Ibu Tak Tahu Seberapa Menyakitkan dan Mematikan Sunat Perempuan

Health | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 20:05 WIB

Terkini

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan

Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan

Banten | Jum'at, 06 November 2026 | 20:57 WIB

Diskon 11.11 Bertebaran, Jangan Asal Checkout! Ini 5 Cara Belanja Tetap Hemat

Diskon 11.11 Bertebaran, Jangan Asal Checkout! Ini 5 Cara Belanja Tetap Hemat

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 20:53 WIB

Tampil Dominan, Soft Tenis Kabupaten Bogor Segel Gelar Juara Umum Porprov Jabar 2026

Tampil Dominan, Soft Tenis Kabupaten Bogor Segel Gelar Juara Umum Porprov Jabar 2026

Bogor | Jum'at, 06 November 2026 | 20:50 WIB

Persebaya Lagi Goyah, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Persija Jangan Jemawa

Persebaya Lagi Goyah, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Persija Jangan Jemawa

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 20:50 WIB

Review realme C01: HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 6.500 mAh, Kuat Diajak Keliling Jogja

Review realme C01: HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 6.500 mAh, Kuat Diajak Keliling Jogja

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 20:49 WIB

Bukan Baru-baru Ini, KPK Ungkap Penyitaan Rp2 Miliar dari Dirut KAI Dilakukan Agustus 2025

Bukan Baru-baru Ini, KPK Ungkap Penyitaan Rp2 Miliar dari Dirut KAI Dilakukan Agustus 2025

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:46 WIB

Review Merry Berry Love: Kisah Cinta Desainer Korea dan Petani Stroberi

Review Merry Berry Love: Kisah Cinta Desainer Korea dan Petani Stroberi

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 20:45 WIB

Viral Video Diduga JPU Jingkrak Kegirangan dan Selfie dengan Jokowi, dr Tifa: Termul

Viral Video Diduga JPU Jingkrak Kegirangan dan Selfie dengan Jokowi, dr Tifa: Termul

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:44 WIB

×