Program Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai Besok, Ini yang Harus Disiapkan Orangtua

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 13 Desember 2021 | 11:18 WIB
Program Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai Besok, Ini yang Harus Disiapkan Orangtua
Vaksinasi anak yang menyasar siswa SMP usia 12-15 tahun di SMPN 21 Kota Bekasi, Rabu (4/8/2021). [SuaraBekaci.id/Imam Faisal]

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenmes) akan memulai pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 usia 6 sampai 11 tahun besok, 14 Desember 2021. Berdasarkan data sensus penduduk 2020, maka jumlah sasaran vaksinasi anak sekitar 26,5 juta jiwa.

Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, Kemenkes sudah mempersiapkan peluncuran pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.

“Kami harapkan hari Selasa (14/12) sudah dilakukan kick off di beberapa daerah yang akan kami tetapkan. Selanjutnya itu secara bertahap sampai tahun depan akan kita lakukan vaksinasi semua anak usia 6 sampai 11 tahun yang totalnya berdasarkan data itu ada 26,8 juta,” kata Maxi, dikutip dari situs resmi Kemenkes, Senin (13/12/2021).

Seperti pelaksanaan vaksinasi pada kelompok remaja, orang dewasa, juga lansia, penyuntikkan vaksin pada anak juga akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama vaksinasi akan dilaksanakan di provinsi dan kabupaten/kota dengan kriteria cakupan vaksinasi dosis 1 di atas 70 persen dan cakupan vaksinasi Lansia di atas 60 persen.

Data Kemenkes, saat ini ada sebanyak 8,8 juta anak di 106 kabupaten/kota dari 11 provinsi yang sudah memenuhi kriteria tersebut. Sebaran provinsinya antaranya lain, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Bali.

Pelaksanaan vaksinasi untuk anak itu disebut telah sesuai dengan Instruksi Presiden untuk segera melaksanakan vaksinasi pada anak 6 sampai 11 tahun. Juga dari lembaga Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) yang telah mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak.

“Ini dilakukan betul-betul karena kita ingin mempercepat vaksinasi semua penduduk di Indonesia juga mencegah penularan Covid-19,” kata Maxi.

Adapun vaksin yang digunakan, untuk sementara baru Sinovac yang sudah mendaoatkan Emergency Use Autorization (EUA). Kemenkes menyediakan 6,4 juta dosis vaksin Sinovac yang akan digunakan hingga akhir Desember 2021.

“kemudian Januari 2022 akan ada tambahan vaksin Sinovac dari Dirjen Farmalkes dan sudah datang. Sehingga ini (vaksinasi untuk anak) tidak akan putus,” ucapnya.

baca juga

Sebelum membawa anak ke sentra vaksinasi, ada yang perlu disiapkan oleh orangtua. Kemenkes meminta orangtua untuk memastikan anak telah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa NIK menjadi syarat anak bisa mengikuti program vaksinasi Covid-19.

"Kita menggunakan sistem koordinasi satu data, di mana untuk catatan pelaporan kita membutuhkan nomor induk kependudukan. Jadi selama belum memulai proses vaksinasi, saat ini orangtua bisa cek kembali sudah tahu belum nomor NIK anak-anaknya yang berusia 6 sampai 11 tahun. Kalau belum tahu nomornya itu ada di kartu keluarga," kata Nadia saat webinar Satgas Penanganan Covid-19, Senin (8/11/2021).

Ia menambahkan, syarat administrasi agar anak bisa disuntik vaksin Covid-19 memang cukup membawa kartu keluarga. Tapi, jika anak belum memiliki NIK, Nadia menyarankan agar orangtua segera mengurusnya ke kecamatan atau kelurahan setempat.

Terkait tempat pelaksanaan vaksinasi, Nadia mengungkapkan, kemungkinan besar akan bekerja sama dengan sekolah. Sehingga, pelaksanaannya kemungkinan tidak jauh berbeda seperti program bulan imunisasi yang sebelumnya rutin dilakukan tiap tahun.

"Kalau vaksinasi dilakukan di sekolah biasanya anak-anak lebih berani. Karena melihat teman-temannya enggak menangis setelah disuntik, jadi akan lebih termotivasi dibandingkan mereka harus datang ke puskesmas atau rumah sakit," tambah Nadia.

Begitu pula dengan anak-anak disabilitas, pelaksanaan program vaksinasi akan bekerja sama dengan sekokah luar biasa atau SLB maupun komunitas. Sedangkan, untuk anak-anak yang tidak berada di bangku sekolah, Nadia menyampaikan, vaksinasi akan juga dilakukan bekerjasama dengan Dinas Sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Omicron: Tiga Dosis Vaksin Kunci Lindungi Diri dari Varian Baru

Omicron: Tiga Dosis Vaksin Kunci Lindungi Diri dari Varian Baru

News | Senin, 13 Desember 2021 | 10:48 WIB

Ekonomi Digital Indonesia Tumbuh Pesat, Peran Pemerintah Masih Minim

Ekonomi Digital Indonesia Tumbuh Pesat, Peran Pemerintah Masih Minim

Bisnis | Senin, 13 Desember 2021 | 10:44 WIB

Manchester United Diterpa Wabah COVID-19, Sejumlah Pemain dan Staf Positif

Manchester United Diterpa Wabah COVID-19, Sejumlah Pemain dan Staf Positif

Sumsel | Senin, 13 Desember 2021 | 10:30 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×