Pantangan Asam Urat yang Penting untuk Diketahui

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 22 Desember 2021 | 14:03 WIB
Pantangan Asam Urat yang Penting untuk Diketahui
Ilustrasi asam uart. (Shutterstock)

Suara.com - Asam urat adalah bentuk radang sendi yang menyakitkan. Ketika tubuh Anda memiliki asam urat ekstra, kristal tajam dapat terbentuk di jempol kaki atau persendian lainnya, menyebabkan pembengkakan dan nyeri. Bagi penderita asam urat, ada beberapa pantangan asam urat yang perlu diketahui.

Asam urat menyebabkan rasa sakit dan bengkak pada satu atau beberapa sendi. Ini biasanya mempengaruhi jempol kaki. Tapi itu juga ditemukan di sendi lain, termasuk lutut, pergelangan kaki, kaki, tangan, pergelangan tangan dan siku.

Asam urat dapat menyerang siapa saja. Umumnya, asam urat muncul lebih dini pada  pria dibandingkan wanita. Pria bisa tiga kali lebih mungkin terkena daripada wanita karena mereka memiliki kadar asam urat yang lebih tinggi.

Pantangan bagi Penderita Asam Urat

Nah, bagi penderita asam urat, ada beberapa pantangan asam urat yang penting untuk diketahui untuk menghindari gejala yang semakin parah. 

Pastikan Anda membatasi asupan purin dalam tubuh Anda, karena bahan kimia ini dapat memicu penumpukan asam urat. Oleh karena itu, pantangan bagi penderita asam urat yaitu mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kadar purin tinggi.

Jadi, untuk penderita asam urat, pastikan Anda menghindari beberpa makanan maupun minuman seperti di bawah ini:

  • Alkohol
  • Daging merah dan jeroan
  • Kerang
  • Saus
  • Minuman dan makanan tinggi fruktosa (gula buah)
  • Protein dari sumber hewani. Sebab, protein dari daging hewan memiliki potensi besar dalam meningkatkan kadar asam urat.

Selain makanan dan minuman, obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat. Adapun obat-obatan tersebut yaitu sebagai berikut:

  1. Diuretik, juga dikenal dengan nama pil air.
  2. Imunosupresan atau obat yang digunakan untuk memperlambat sistem kekebalan tubuh (umum pada transplantasi organ, misalnya).

Jika Anda mengalami nyeri sendi yang tiba-tiba dan intens, segera hubungi penyedia layanan kesehatan. Jika persendian panas dan meradang, Anda mungkin menderita asam urat — atau Anda mungkin memiliki masalah lain seperti infeksi.

Demikian informasi mengenai pantangan asam urat yang penting untuk diketahui. Yuk selalu jaga kesehatan dengan menjalani gaya hidup sehat.

Kontributor: Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat, Ini Daftarnya

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat, Ini Daftarnya

Health | Senin, 20 Desember 2021 | 14:15 WIB

Kenali 7 Makanan yang Dihindari Penderita Asam Urat

Kenali 7 Makanan yang Dihindari Penderita Asam Urat

Sulsel | Jum'at, 17 Desember 2021 | 10:45 WIB

5 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat

5 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 13:22 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB