Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat, Ini Daftarnya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 20 Desember 2021 | 14:15 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat, Ini Daftarnya
Ilustrasi radang sendi, asam urat, nyeri sendi. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi penderita asam urat, ada beberapa makanan yang harus dihindari penderita asam urat yang penting untuk diketahui agar gejala penyakit ini tidak bertambah parah. Untuk lebih jelasnya, berikut ini ulasannya.

Diketahui, asam urat merupakan bentuk radang sendi menyakitkan yang muncul karena kadar asam urat yang berlebihan dan membentuk kristal dalam persendian. 

Untuk  membantu meminimalisir kambuhnya asam urat, berikut ini beberapa makanan yang harus dihindari penderita asam urat yang penting untuk diketahui yang dilansir dari situs berbagai sumber, Senin (20/12/2021).

1. Mengandung Purin

Makanan yang tinggi purin dapat membuat gejala asam urat semakin buruk karena asam urat akan meningkat. Maka dari itu, sejumlah penelitian menyarankan agar menghindari makanan yang tinggi purin.

Purin sendiri merupakan senyawa kimia alami dalam makanan dan tubuh. Purin dalam tubuh dinamakan purin endogen dan purin dalam makanan disebut purin eksogen. 

Adapun beberapa makanan yang tinggi purin yaitu: daging merah (daging sapi, babi, dan domba), jeroan, makanan laut (remis, kerang, teri, sarden, trout, dan tuna), dan alkohol.

Ilustrasi telapak kaki. (Pixabay)
Ilustrasi telapak kaki. (Pixabay)

2. Mengandung Fruktosa

Makan makanan yang tinggi fruktosa dapat menyebabkan penipisan adenosin trifosfat sehingga produksi asam urat meningkat. Maka dari itu, sebaiknya pengidap asam urat meminimalisir makanan yang banyak mengandung fruktosa. 

3. Mengonsumsi Karbohidrat Berlebihan

Karbohidrat mengandung gula dan dapat meningkatkan gula darah seseorang. Oleh karena itu, karbohidrat dapat meningkatkan kadar asam urat. 

Adapun beberapa makanan yang mengandung karbohidrat yang perlu Anda batasi untuk mengonsumsinya yaitu sereal, nanas, pisang, semangka, anggur, mangga, sayuran bertepung, Nasi, roti putih, kue kering, donat, keripik, dan lain sebagainya.

4. Ragi

Ragi yang tinggi purin harus dihindari karena dapat meningkatkan asam urat. Oleh karena itu, makanan yang tinggi purin ini harus Anda hindari agar kadar asam urat turun. 

Ekstrak ragi kadang-kadang dapat ditemukan dalam makanan, seperti kecap, sup kalengan dan semur, makan malam beku, dan makanan ringan asin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Jenis Makanan yang Menyebabkan Sakit Kepala, Ada Cokelat dan Keju!

4 Jenis Makanan yang Menyebabkan Sakit Kepala, Ada Cokelat dan Keju!

Your Say | Senin, 20 Desember 2021 | 13:14 WIB

Resep Soto Ayam Kuning Kuah Bening, Mudah Dibuat Hangatkan Musim Hujan

Resep Soto Ayam Kuning Kuah Bening, Mudah Dibuat Hangatkan Musim Hujan

Sulsel | Senin, 20 Desember 2021 | 12:44 WIB

Istri Rutin Siapkan Bekal, Bentuk Apresiasi Suami Sukses Jadi Sorotan

Istri Rutin Siapkan Bekal, Bentuk Apresiasi Suami Sukses Jadi Sorotan

Lifestyle | Senin, 20 Desember 2021 | 12:06 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB