New York Alami Peningkatan Kasus Infeksi Covid-19 Pada Anak 4 Kali Lipat

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 29 Desember 2021 | 16:22 WIB
New York Alami Peningkatan Kasus Infeksi Covid-19 Pada Anak 4 Kali Lipat
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Suara.com - Pejabat kesehatan di New York memperingatkan tentang risiko virus corona Covid-19 pada anak-anak, setelah mengidentifikasi peningkatan kasus rawat inap 4 kali lipat akibat virus corona pada anak-anak usia 18 tahun ke bawah mulai awal Desember 2020.

Menurut WNBC, Gubernur Kathy Hochul mengatakan Senin bahwa jumlah kasus rawat inap akibat virus corona Covid-19 pada anak-anak telah melonjak tertinggi pada akhir Febuari 2021.

Pemimpin kesehatan pun mendesak semua orang tua untuk mengantarkan anaknya suntik vaksin Covid-19 pada waktu liburan sekolah.

"Tolong vaksinasi anak-anak Anda," kata pemimpin kesehatan dikutip dari Fox News.

Pada Malam Natal, Departemen Kesehatan Negara Bagian New York mengeluarkan nasihat kepada penyedia layanan kesehatan mengenai peningkatan kasus rawat inap di antara pasien anak-anak, khususnya di Kota New York.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

"Risiko infeksi virus corona pada anak-anak ini nyata," kata Penjabat Komisaris Kesehatan Negara Bagian, Dr. Mary Bassett.

Karena itu, ia memperingatkan semua orang mengenai pentingnya tindakan perlindungan yang ketat bagi anak-anak. Kondisi ini memperlukan strategi pengendalian, pencegahan, dan mitigasi infeksi yang aman dan efektif.

"Lindungi anak-anak Anda yang berusia 5 tahun ke atas dengan vaksinasi lengkap dan lindungi anak-anak balita dengan memastikan semua orang di sekitar mereka sudah vaksinasi, selalu patuh protokol kesehatan dan mendapatakan suntikan booster," kata Dr Mary Bassett.

Selain itu, departemen tersebut menyoroti bahwa tidak ada anak berusia 5-11 tahun yang dirawat di rumah sakit karena virus corona Covid-19 setelah vaksinasi penuh pada 19 Desember 2021.

baca juga

Selama periode waktu yang sama, hanya seperempat dari anak berusia 12-17 tahun yang dirawat di rumah sakit karena virus corona Covid-19 dan sudah vaksinasi lengkap.

Pada 24 Desember 2021, 24,7 persen anak berusia 5-11 tahun telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19 dan 16,6 persen sudah suntik vaksin Covid-19 lengkap.

Sebanyak 71,9 persen anak usia 12-17 tahun sudah menerima setidaknya 1 dosis vaksin Covid-19 dan 64,2 persen telah suntik vaksin Covid-19 lengkap.

"Hal ini menggarisbawahi pentingnya melindungi anak-anak kita dari virus corona. Karena itu, kami mendesak orang tua dan wali dari semua anak berusia lima tahun ke atas untuk memvaksinasi anak-anak mereka sepenuhnya sesegera mungkin," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Breaking! Kasus Varian Omicron di Indonesia Bertambah 21 Orang

Breaking! Kasus Varian Omicron di Indonesia Bertambah 21 Orang

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:52 WIB

Pandemi Terburuk Telah Berakhir, Profesor Sebut Varian Omicron Tidak Berlipat Ganda

Pandemi Terburuk Telah Berakhir, Profesor Sebut Varian Omicron Tidak Berlipat Ganda

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:49 WIB

Waspada, 5 Gejala Varian Omicron Ini Muncul Setelah 48 Jam Terinfeksi

Waspada, 5 Gejala Varian Omicron Ini Muncul Setelah 48 Jam Terinfeksi

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:02 WIB

Terkini

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

×