Diabetes Bisa Bikin Siklus Menstruasi Tak Lancar, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 30 Desember 2021 | 18:10 WIB
Diabetes Bisa Bikin Siklus Menstruasi Tak Lancar, Kenapa?
Petugas Novo Nordisk Indonesia mengecek kadar gula dalam darah warga dalam layanan gratis memperingati Hari Diabetes Sedunia di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Minggu (14/11/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Suara.com - Diabetes adalah suatu kondisi di mana ada terlalu banyak glukosa (sejenis gula) dalam darah. Seiring waktu, diabetes atau kadar glukosa darah yang tinggi dapat merusak organ tubuh.

Kemungkinan efek jangka panjang termasuk kerusakan pada pembuluh darah besar dan kecil dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti serangan jantung dan stroke, atau bahkan masalah dengan ginjal, gusi, mata, kaki, saraf, dan siklus menstruasi.

Ya, kadar gula yang tidak seimbang dapat memengaruhi siklus menstruasi. Dikutip dari Healthshots, Dr Sweta Budyal, Konsultan Senior Ahli Endokrinologi dan Ahli Diabetes, Rumah Sakit Fortis, Mulund, Mumbai, menjelaskan hal tersebut.

Hubungan antara diabetes dan menstruasi adalah dua arah. Diabetes dapat menyebabkan perubahan yang tidak biasa pada siklus menstruasi. Demikian juga, perubahan hormonal yang terjadi sepanjang siklus menstruasi dapat mempengaruhi diabetes seseorang.

Ilustrasi pramenstruasi (Pixabay.com/@nastya_gepp)
Ilustrasi menstruasi. (Pixabay.com/@nastya_gepp)

Tampaknya siklus menstruasi yang tidak teratur bukan hanya efek samping diabetes, tetapi juga kemungkinan berperan dalam memengaruhi kadar gula darah. Yang berarti bahwa itu adalah lingkaran setan.

"Perempuan dengan diabetes tipe 2 lebih cenderung menjadi gemuk dan berisiko lebih tinggi terkena PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik). Akibatnya, mereka berisiko lebih tinggi mengalami menstruasi yang tidak teratur, aliran yang sedikit, dan pertumbuhan rambut yang tidak normal di wajah dan bagian tubuh lainnya," kata dia.

Selain itu, perempuan dengan diabetes berisiko mengalami kondisi yang disebut anovulasi. Hal ini menunjukkan bahwa ovulasi, proses di mana ovarium melepaskan sel telur ke dalam tuba falopi tidak terjadi. Ovulasi diperlukan untuk kehamilan dan tidak ada ovulasi berarti dapat membuat lebih sulit untuk hamil.

“Siklus menstruasi dapat mempengaruhi glukosa darah, terutama pada pasien diabetes tipe 1. Peningkatan kadar progesteron di paruh akhir siklus menstruasi dapat mempengaruhi cara kerja insulin dalam tubuh kita dan dapat menyebabkan peningkatan glukosa darah. Juga, beberapa perempuan mungkin mengalami mengidam di sekitar periode," kata dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Mengalami Menstruasi Tak Teratur? Yuk Kenali Penyebab Telat Haid!

Sering Mengalami Menstruasi Tak Teratur? Yuk Kenali Penyebab Telat Haid!

Jogja | Rabu, 29 Desember 2021 | 11:39 WIB

Manfaat Bayam Hijau. Cegah Kanker Hingga Diabetes!

Manfaat Bayam Hijau. Cegah Kanker Hingga Diabetes!

Your Say | Selasa, 28 Desember 2021 | 12:58 WIB

Cepat Lapar Bisa Jadi Tanda Diabetes, Simak Ciri-ciri Penyakit Gula

Cepat Lapar Bisa Jadi Tanda Diabetes, Simak Ciri-ciri Penyakit Gula

Jogja | Selasa, 28 Desember 2021 | 12:04 WIB

Terkini

Setelah Merah Putih Diturunkan: Melacak Jejak Sampah Visual dan Nasib Jutaan Bendera Bekas

Setelah Merah Putih Diturunkan: Melacak Jejak Sampah Visual dan Nasib Jutaan Bendera Bekas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Dari Driver Ojol hingga Petani: Saat Makeup di JFC 2026 Bicara Soal Perjuangan Nyata Wanita

Dari Driver Ojol hingga Petani: Saat Makeup di JFC 2026 Bicara Soal Perjuangan Nyata Wanita

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Bye Kulit Kering! 4 Moisturizer Cream Rp50 Ribuan untuk Skin Barrier Sehat

Bye Kulit Kering! 4 Moisturizer Cream Rp50 Ribuan untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Mobil Terlaris Suzuki 2026 Januari hingga Juli: Carry Jadi Tulang Punggung

Mobil Terlaris Suzuki 2026 Januari hingga Juli: Carry Jadi Tulang Punggung

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:53 WIB

PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT

PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Bongkar Keseruan BRI di FKS 2026: Kulineran Enak, Dapat Gadget Pula!

Bongkar Keseruan BRI di FKS 2026: Kulineran Enak, Dapat Gadget Pula!

Bri | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:51 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Memudarkan Bekas Jerawat Hitam sesuai Review

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Memudarkan Bekas Jerawat Hitam sesuai Review

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:50 WIB

A Pocket Full of Rocks: Sebuah Perayaan Kecil tentang Masa Kanak-Kanak

A Pocket Full of Rocks: Sebuah Perayaan Kecil tentang Masa Kanak-Kanak

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:50 WIB

5 Smart TV 32 Inch Murah dengan Fitur Unggulan, Ada Dolby hingga AI

5 Smart TV 32 Inch Murah dengan Fitur Unggulan, Ada Dolby hingga AI

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Bareskrim Geledah Markas Penyelundup Emas Dubai di Jakut, Ratusan Celana Dalam Modifikasi Disita

Bareskrim Geledah Markas Penyelundup Emas Dubai di Jakut, Ratusan Celana Dalam Modifikasi Disita

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:47 WIB

×