WHO Tak Setuju Program Suntikan Booster Vaksin Covid-19, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 02 Januari 2022 | 14:55 WIB
WHO Tak Setuju Program Suntikan Booster Vaksin Covid-19, Ini Alasannya!
ilustrasi vaksin COVID-19. [Envato Elements]

Suara.com - Di tengah lonjakan varian Omicron, para ahli telah menyarankan semua orang perlu mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19.

Karena, dua dosis vaksin Covid-19 dinggap kurang melindungi diri dari varian Omicron, Sehingga suntikan booster vaksin Covid-19 sangat dibutuhkan.

Tapi, Dr Anthony Fauci, seorang dokter spesialis penyakit menular dan Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, nampaknya sama-sama tidak setuju dengan program suntikan booster vaksin Covid-19.

"Tidak ada negara yang bisa meningkatkan jalan keluar atau solusi dari pandemi virus corona Covid-19 ini," kata Tedros dikutip dari Fox News.

Tedros mengkritik upaya pemberian suntikan booster vaksin Covid-19 ketika masih banyak negara-negara lain yang berjuang mendapatkan pasokan vaksin Covid-19 untuk warganya.

Ilustrasi vaksin Covid-19, suntikan booster(Pexels)
Ilustrasi vaksin Covid-19, suntikan booster (Pexels)

Tedros mengatakan bahwa setengah dari Negara Anggota WHO telah memenuhi target vaksinasi 40 persen dari populasi mereka pada akhir tahun 2020, karena distribusi pasokan vaksin Covid-19 secara global yang tidak merata.

Tedros juga mengingatkan bahwa varian baru virus corona ini bsia berkembang, karena akses vaksin Covid-19 yang tidak merata di seluruh negara. Akibatnya, hal ini berpotensi memperpanjang pandemi virus corona Covid-19.

"Adanya program suntikan booster vaksin Covid-19 di beberapa negara cenderung akan memperpanjang pandemi virus corona, daripada mengakhirinya," katanya.

Karena, ini artinya mereka mengalihkan pasokan vaksin Covid-19 untuk negara lain demi negaranya sendiri yang sudah memiliki cakupan vaksinasi tingkat tinggi.

baca juga

Pada akhirnya, virus corona Covid-19 dan variannya akan lebih mudah menyebar dan bermutasi akibat pasokan vaksin Covid-19 yang tak merata.

Meski begitu, WHO memang mengakui manfaat luar biasa dari suntikan booster vaksin Covid-19. Badan kesehatan tersebut menyatakan suntikan booster vaksin Covid-19 menunjukkan tingkat perlindungan yang cukup tinggi terhadap infeksi, penyakit yang lebih ringan dan risiko kematian akibat virus.

Sementara itu, pekan lalu CDC mengatakan bahwa varian Omicron ini telah menyumbang sekitar 73 persen kasus positif di AS.

Direktur Institut Nasional Alergi dan Infeksi Penyakit (NIAID), Dr Anthony Fauci, pun mendesak perlunya suntikan booster vaksin Covid-19 di negara bagian AS.

"Kami menekankan pentingnya suntikan booster kala itu karena aktivitas varian Omicron sekitar 20 hingga 40 kali lipat lebih tinggi," kata Fauci.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Suntikan Booster Efektif Melindungi dari Varian Omicron hingga 88 Persen

Ahli: Suntikan Booster Efektif Melindungi dari Varian Omicron hingga 88 Persen

Health | Minggu, 02 Januari 2022 | 13:46 WIB

Sembuh dari Varian Delta, Bisakah Terinfeksi Varian Omicron Lagi?

Sembuh dari Varian Delta, Bisakah Terinfeksi Varian Omicron Lagi?

Health | Minggu, 02 Januari 2022 | 12:46 WIB

Penelitian: Varian Omicron Bisa Pengaruhi Paru-Paru dengan Cara Berbeda

Penelitian: Varian Omicron Bisa Pengaruhi Paru-Paru dengan Cara Berbeda

Health | Minggu, 02 Januari 2022 | 11:59 WIB

Terkini

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:11 WIB

Suahasil Janji Kasih Bunga KPR Murah ke Warga RI Penghasilan Rendah

Suahasil Janji Kasih Bunga KPR Murah ke Warga RI Penghasilan Rendah

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:09 WIB

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 22:08 WIB

×