Penelitian: Varian Omicron Bisa Pengaruhi Paru-Paru dengan Cara Berbeda

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 02 Januari 2022 | 11:59 WIB
Penelitian: Varian Omicron Bisa Pengaruhi Paru-Paru dengan Cara Berbeda
Ilustrasi Virus Corona, varian Omicron. (Pixabay)

Suara.com - Studi terbaru menunjukkan bahwa varian Omicron berdampak berbeda-beda pada paru-paru dan mungkin tidak terlalu parah seperti varian Delta.

Kepala penasihat medis Gedung Putih, Dr Anthony Fauci mengatakan bahwa varian Omicron ini tidak bereplikasi terlalu parah pada paru-paru, meskipun replikasinya lebih cepat dari varian Delta di bronkus dan menimbulkan kekhawatiran.

Tapi, studi dari University of Tokyo menunjukkan bahwa varian Omicron menginfeksi dan menyebar cukup buruk pada paru-paru. Penelitian dari Belgia juga menemukan hal yang sama dengan subjek peneliti seekor hamster.

Saat ini, penelitian yang didanai NIH sedang berlangsung dengan melibatkan tikus dan hamster yang sedang menunggu hasilnya.

Fauci mengatakan bahwa data tersebut masih sangat awal dalam banyak hal. Tetapi, semua indikasi menunjukkan tingkat keparahan yang lebih rendah dari varian Omicron dibandingkan varian Delta.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

"Sulit untuk menentukan tingkat keparahan yang berkurang, karena kekebalan yang sudah ada sebelumnya atau virulensi Omicron yang lebih rendah secara intrinsik, seperti yang disarankan oleh penelitian pada hewan," kata Fauci dikutip dari Fox News.

Dalam penelitian yang belum ditinjau sejawat, penulis dari Universitas Cambridge dan Universitas Tokyo melaporkan bahwa varian Omicron secara signifikan lebih baik daripada varian sebelumnya dalam menghindari antibodi yang diinduksi vaksin Covid-19.

Dr. Kei Sato, Dr. Ravi Gupta dan lainnya menciptakan virus sintetis yang membawa mutasi kunci dari varian Omicron dan varian Delta. Virus sintesis ini diuji terhadap sampel darah dari individu yang sudah vaksinasi, baik vaksin AstraZeneca maupun vaksin Pfizer.

Tim peneliti pun menggunakan virus sintesis untuk menginfeksi sel di organoid paru-paru untuk memahami seberapa efektif varian Omicron memasuki sel.

baca juga

University of Cambridge menjelaskan protein lonjakan varian Omicron ditemukan kurang efisien daripada varian Delta dalam membelah reseptor protein ACE2 pada permukaan sel di paru-paru.

Saat varian Omicron memasuki sel paru-paru setelah membelah reseptor ACE2, varian ini tidak akan seperti varian Delta yang bisa menyebabkan fusi antar sel.

Meski begitu, WHO memperingatkan bahwa masih terlalu awal untuk menyimpulkan varian Omicron ini hanya menyebabkan infeksi ringan, sehingga mereka meminta semua orang tetap berhati-hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

74 Persen Pasien Covid-19 Varian Omicron Sudah Divaksinasi, Apa Keuntungannya?

74 Persen Pasien Covid-19 Varian Omicron Sudah Divaksinasi, Apa Keuntungannya?

Health | Minggu, 02 Januari 2022 | 06:10 WIB

231 Kasus Baru Covid-19 Ditemukan di China, Sebagian Besar Penularan Lokal

231 Kasus Baru Covid-19 Ditemukan di China, Sebagian Besar Penularan Lokal

Health | Sabtu, 01 Januari 2022 | 23:00 WIB

Kasus COVID-19 di Negara Ini Naik 30 Ribu dalam Sehari, Hampir Seluruhnya Varian Omicron!

Kasus COVID-19 di Negara Ini Naik 30 Ribu dalam Sehari, Hampir Seluruhnya Varian Omicron!

Health | Sabtu, 01 Januari 2022 | 22:45 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×