4 Obat Gusi Bengkak Alami, Bisa Dicoba di Rumah

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Minggu, 02 Januari 2022 | 17:07 WIB
4 Obat Gusi Bengkak Alami, Bisa Dicoba di Rumah
Ilustrasi gigi dan gusi sehat. (Pixabay)

Suara.com - Gusi yang bengkak menjadi tanda dari masalah seperti penyakit gusi atau infeksi. Tapi jangan khawatir, ada beberapa pengobatan rumahan yang efektif untuk gusi bengkak. Nah, berikut ini obat gusi bengkak ala rumahan yang menarik untuk diketahui.

Siapa pun yang mengalami gusi bengkak sebaiknya segera menemui dokter gigi untuk diagnosis dan mendapatkan perawatan lengkap. Berbagai masalah dapat menyebabkan gusi bengkak.

Melansir dari situs Medical News Today, Minggu (2/1/2021), berikut ini obat gusi bengkak ala rumahan yang bisa Anda coba.

1. Air garam

Berkumur menggunakan air garam dapat meningkatkan kesehatan mulut dan meredakan peradangan pada gusi. Caranya, campurkan garam 1 sdt ke dalam 1 cangkir air hangat, lalu aduk sampai larut. Setelah itu kumur menggunakan air garam tersebut selama 30 detik, lalu buang. Lakukan cara ini, tiga kali setiap hari selama gusi bengkak.

2. Minyak esensial

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa minyak esensial dapat meningkatkan kesehatan mulut secara umum. Disebutkan bahwa obat kumur yang mengandung minyak esensial mengurangi plak dan peradangan gusi ini lebih efektif daripada beberapa obat kumur obat.

Ilustrasi gigi palsu. (Shutterstock)
Ilustrasi gigi. (Shutterstock)

3. Lidah buaya

Lidah buaya adalah tanaman umum yang juga dapat membantu mengobati peradangan mulut. Sebuah penelitian menyebutkan, gel lidah buaya mampu mengurangi peradangan pada gusi akibat gingivitis. Caranya, oleskan lidah buaya di mulut selama beberapa menit, setelah itu bilas menggunakan air bersih.

4. Kunyit

Kunyit merupakan bumbu kuning yang ada di dalam banyak masakan. Selain sebagai bahan masakan, kunyit juga bermanfaat dalam mengatasi pembengkakan gusi. Sebuah studi menyebutkan, kunyit dapat secara efektif membantu mengontrol plak di mulut dan mengurangi gejala radang gusi.

Para peneliti mencatat bahwa hal tersebut mungkin karena kunyit memiliki sifat anti-inflamasi. Beberapa perusahaan pun kini banyak menawarkan gel atau bubuk kunyit untuk menyikat gigi. Menerapkan produk tersebut ke gigi setiap hari setelah menyikat gigi dapat membantu mengurangi plak dan pembengkakan pada gusi.

Demikian informasi mengenai obat gusi bengkak ala rumahan yang menarik untuk diketahui dan bisa Anda coba. Jika gusi Anda masih bengkak dan sakit, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter gigi.

Kontributor: Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah, Bisa Pakai 5 Bahan Alami Murah Meriah

Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah, Bisa Pakai 5 Bahan Alami Murah Meriah

Lifestyle | Selasa, 28 Desember 2021 | 16:46 WIB

4 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah, Diyakini Bisa Mengatasi Iritasi Kulit

4 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah, Diyakini Bisa Mengatasi Iritasi Kulit

Your Say | Senin, 27 Desember 2021 | 19:59 WIB

5 Manfaat Lidah Buaya untuk Rambut, Tidak Hanya Mengatasi kerontokan!

5 Manfaat Lidah Buaya untuk Rambut, Tidak Hanya Mengatasi kerontokan!

Your Say | Senin, 27 Desember 2021 | 08:59 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB