Varian IHU Ditemukan di Prancis:, WHO: Banyak Peluang Untuk Menyebar

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 05 Januari 2022 | 13:28 WIB
Varian IHU Ditemukan di Prancis:, WHO: Banyak Peluang Untuk Menyebar
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Mutasi baru virus corona varian IHU ditemukan di Prancis. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa mereka masih mengawasinya dengan cermat.

Varian IHU diduga berasal dari Kamerun, kata para ilmuwan pekan lalu. Itu diidentifikasi pada 12 pasien di Southern Alps sekitar waktu yang sama varian Omicron yang sangat menular melonjak di Afrika Selatan, kata para pejabat.

Abdi Mahamud, manajer insiden WHO untuk Covid-19, mengatakan bahwa varian itu telah menjadi pantauan mereka.

“Virus itu memiliki banyak peluang untuk menyebar," kata Abdi seperti dikutip dari NY Post. 

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Berita itu muncul ketika Prancis mencatat beban kasus harian rata-rata lebih dari dua kali lipat dalam seminggu, dengan rekor 271.686 kasus Covid-19 tercatat di sana Selasa.

Pasien nol IHU baru saja kembali dari Afrika ketika para ilmuwan di IHU Méditerranée Infection di Marseilles menemukan bahwa dia terinfeksi dengan mutasi virus yang tidak biasa.

Lelaki yang divaksinasi “mengembangkan gejala pernapasan ringan sehari sebelum diagnosis,” tulis para peneliti dalam artikel non-peer-review mereka yang diterbitkan di medRxiv.

“Terlalu dini untuk berspekulasi tentang fitur virologi, epidemiologi, atau klinis dari varian IHU ini berdasarkan 12 kasus ini,” kata mereka pada 29 Desember.

WHO belum menyatakan mutasi baru sebagai "varian yang menarik" atau "varian yang menjadi perhatian," menurut situs webnya.

baca juga

Direktur IHU Didier Raoult sebelumnya mengatakan para ahli penyakit menular rumah sakit menemukan tujuh varian virus corona selama musim panas. Beberapa ilmuwan membantah klaim tersebut karena ahli mikrobiologi telah mendukung hydroxychloroquine sebagai obat Covid-19.

Setelah izin penggunaan darurat pada bulan-bulan pertama pandemi, FDA memutuskan tidak ada bukti bahwa obat itu efektif, dan mengatakan risikonya lebih besar daripada manfaat potensial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam Dua Minggu Terakhir, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Terus Naik

Dalam Dua Minggu Terakhir, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Terus Naik

Health | Rabu, 05 Januari 2022 | 13:01 WIB

Praktik Joki Vaksinasi COVID-19 Terbongkar, Berawal dari Kecurigaan Petugas Puskesmas

Praktik Joki Vaksinasi COVID-19 Terbongkar, Berawal dari Kecurigaan Petugas Puskesmas

Lampung | Rabu, 05 Januari 2022 | 12:44 WIB

Ngakak, Para Pemuda Bali Ini Bikin Ritual Usir Pandemi Covid-19

Ngakak, Para Pemuda Bali Ini Bikin Ritual Usir Pandemi Covid-19

Bali | Rabu, 05 Januari 2022 | 12:45 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×