Ketahui 3 Kondisi yang Membuat Seseorang Berisiko Kekurangan Vitamin D, Termasuk Punya Kulit Gelap

Risna Halidi Suara.Com
Kamis, 13 Januari 2022 | 14:57 WIB
Ketahui 3 Kondisi yang Membuat Seseorang Berisiko Kekurangan Vitamin D, Termasuk Punya Kulit Gelap
Ilustrasi Vitamin D (freepik)

Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, sistem kekebalan tubuh yang prima menjadi salah satu modal seseorang terhindar dari infeksi yang disebabkan virus corona tersebut. Sayangnya, sebuah studi menyebut Asia Tenggara menjadi salah satu wilayah dengan prevalansi defisiensi vitamin D tertinggi, yaitu hingga 70 persen.

Padahal dengan sifat anti-inflamasi dan imunoregulasinya, vitamin D berguna untuk mengaktivasi pertahanan sistem kekebalan tubuh, sehingga berperan penting dalam mencegah infeksi, penyakit, dan gangguan terkait kekebalan tubuh.

Berbicara dalam acara peluncuran Fortiboost D3 1000 IU, General Practitioner and PhD Candidate in Medical Science, dr. Adam Prabata mengatakan, ada tiga kondisi tertentu yang membuat seseorang kekurangan vitamin D. Kondisi tersebut adalah:

Vitamin D

1. Aktivitas Luar Ruang yang Terbatas
Seseorang yang memiliki aktivitas luar ruang terbatas berpotensi kekurangan asupan vitamin D akibat kekurangan sinar matahari pagi. Sinar matahari terbukti menghasilkan sinar UV (ultraviolet) yang dapat diterima kulit untuk kemudian diubah oleh tubuh menjadi vitamin D.

Bukan hanya kekurangan aktivitas luar, seseorang yang menggunakan tabir surya terlalu banyak atau selalu menggunakan pakaian yang terlalu tertutup juga berpotensi kekurangan vitamin D dalam tubuh mereka.

2. Warna Kulit Lebih Gelap
Seseorang yang memiliki tone kulip lebih gelap akan lebih berisiko kekurangan vitamin D. Pigmen melanin pada seseorang berkulit gelap akan mengurangi kemampuan kulit untuk membuat vitamin D dari paparan sinar matahari. Beberapa penelitian juga menunjukkan orang dewasa dengan kulit lebih gelap berisiko tinggi kekurangan vitamin D.

3. Memiliki Kondisi atau Penyakit Tertentu
Kondisi lain yang bisa membuat seseorang kekurangan vitamin D adalah faktor fisiologis. Faktor fisiologis di antaranya usia dan kondisi kesehatan, termasuk obesitas dan atau tubuh tidak dapat menyerap cukup nutrisi dari makanan.

"Kurangnya kadar vitamin D dalam tubuh, umum dialami oleh masyarakat, namun kebanyakan orang tidak menyadarinya akibat keluhan yang dirasakan sangat ringan, bahkan tidak ada keluhan sama sekali. Tentu hal ini pada akhirnya berdampak pada kesehatan, khususnya daya tahan tubuh," kata dr. Adam, Kamis (13/1/2022).

Beberapa gejala defisiensi vitamin D adalah sering sakit terkena infeksi, sering merasa lelah, sakit tulang dan otot serta penyembuhan luka yang terganggu.

Baca Juga: Kondisi Terbaru Ashanty, Jadi Insomnia Setelah Diserang Covid-19

"Tak hanya itu, risiko terhadap penyakit lain juga bisa meningkat, seperti gangguan autoimun, diabetes, penyakit kardiovaskular dan kanker, serta komplikasi terkait kehamilan," tambah dr. Adam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI