Orang Rentan yang Pernah Terinfeksi Virus Herpes Epstein-Barr Berisiko Mengembangkan Multiple Sclerosis

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:26 WIB
Orang Rentan yang Pernah Terinfeksi Virus Herpes Epstein-Barr Berisiko Mengembangkan Multiple Sclerosis
Ilustrasi penyakit multiple sclerosis (Shutterstock)

Suara.com - Multiple sclerosis, penyakit autoimun yang memengaruhi otak dan sumsum tulang belakang, dapat muncul setelah seseorang terinfeksi virus Epstein-Barr (EBV) atau human herpesvirus 4.

Berdasarkan studi, diperkirakan 90% hingga 95% orang telah terinfeksi EBV pada saat mereka mencapai usia dewasa, lapor Science Alert.

Pada anak-anak, virus biasanya menyebabkan infeksi tanpa gejala atau sangat ringan. Tetapi pada remaja dan dewasa muda, EBV dapat menyebabkan mononukleosis yang menular.

Meski EBV termasuk virus yang umum, ada bukti menunjukkan bahwa infeksinya merupakan faktor risiko multiple sclerosis. Hal itu telihat dari banyaknya kadar antibodi virus EBV dalam penderita multiple sclerosis.

Ilustrasi virus (Pixabay).
Ilustrasi virus (Pixabay).

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa orang yang pernah menderita mononukleosis berisiko tinggi menderita multiple sclerosi di masa depan.

Ditambah, studi baru yang terbit Kamis (13/1/2022) pekan lalu di jurnal Science menemukan hubungan baru antara infeksi EBV dengan multiple sclerosis.

Peneliti melihat adanya tanda-tanda kerusakan saraf yang muncul setelah paparan EBV pada serum penderita multiple sclerosis, sebelum mereka didiagnosis secara resmi.

Namun, peneliti mengatakan multiple sclerosis hanya akan terjadi pada orang rentan yang terpapar EBV. Inilah sebabnya tidak semua orang yang terinfeksi EBV akan menderita multiple sclerosis.

"Sekarang, pemicu awal MS telah diidentifikasi, mungkin MS dapat diberantas," kata peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi AS Sebut Orang yang Pernah Terinfeksi Virus Herpes Epstein Barr Berisiko Idap Autoimun Multiple Sclerosis

Studi AS Sebut Orang yang Pernah Terinfeksi Virus Herpes Epstein Barr Berisiko Idap Autoimun Multiple Sclerosis

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 14:01 WIB

Hati-hati, Kebiasaan Berciuman Semasa Remaja Bisa Picu Multiple Sclerosis

Hati-hati, Kebiasaan Berciuman Semasa Remaja Bisa Picu Multiple Sclerosis

Health | Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:07 WIB

Studi Baru: Infeksi Demam Kelenjar selama Remaja Dapat Memicu Penyakit Multiple Sclerosis

Studi Baru: Infeksi Demam Kelenjar selama Remaja Dapat Memicu Penyakit Multiple Sclerosis

Health | Rabu, 20 Oktober 2021 | 10:42 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB