Hati-hati, Kebiasaan Berciuman Semasa Remaja Bisa Picu Multiple Sclerosis

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:07 WIB
Hati-hati, Kebiasaan Berciuman Semasa Remaja Bisa Picu Multiple Sclerosis
Ilustrasi multiple sclerosis karena berciuman (shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan mononucleosis menular yang juga dikenal sebagai mono atau penyakit berciuman di masa anak-anak atau remaja berkaitan dengan peningkatakn risiko multiple sclerosis (MS).

Peneliti dari Swedia dan Inggris menggunakan data dari sekitar 2,5 juta orang di Swedia untuk mencari hubungan antara kebiasaan berciuman di masa remaja dengan multiple sclerosis.

Dalam studi kohort berbasis populasi yang diterbitkan di jurnal JAMA Network Open, peneliti menggunakan daftar populasi total Swedia untuk mengidentifikasi orang kelahiran Swedia dari 1 Januari 1958 hingga 31 Desember 1994, yang mencapai usia 25 tahun dari 1 Januari 1990 hingga 31 Desember 2019.

Para peneliti juga mencari orang yang kedua orangtuanya masih hidup pada 1990 untuk membantu mengidentifikasi semua kerabat tingkat pertama dan diagnosis multiple sclerosis pada orang tua.

Peserta yang berusia 20 tahun ditindaklanjuti mulai 1 Januari 1978 hingga 31 Desember 2018 dan data dianalisis mulai Oktober 2020 hingga juli 2021.

Ilustrasi berciuman (shutterstock)
Ilustrasi berciuman (shutterstock)

Para peneliti pun memperkirakan risiko multiple sclerosis terkait kebiasaan berciuman pada masa anak-anak, remaja dan dewasa awal menggunakan STTA untuk menganalisis data dan model regresi proporsional Cox Konvensional.

Namun, para peneliti juga mempertimbangkan jenis kelamin, riwayat multiple sclerosis pada orang tua, urutan kelahiran dan usia orangtua ketika lahir. Kelompok tersebut mengatakan fraksional tingkat dua menunjukkan bahwa usia orangtua ketika lahir berkaitan dengan risiko multiple sclerosis secara linear.

Bahkan, peneliti juga memperhitungkan kondisi kesehatan saudara kandung para peserta, yang bisa membuat perbedaan dalam mengkonfirmasi atau mengabaikan peran genetika keluarga dalam risiko multiple sclerosis.

Polinomial fraksional untuk regresi bahaya proporsional Cox bertingkat juga menyarankan bahwa usia orang tua ketika lahir terkait dengan risiko multiple sclerosis secara linear.

baca juga

Dokter pun telah mendiagnosis hampir 6.000 penderita multiple sclerosis setelah usia 20 tahun, yang mana pria sebanyak 52,63 persen dan wanita 47,37 persen.

Hasil dari regresi bahaya proporsional Cox bertingkat menunjukkan bahwa menjadi wanita dan usia ibu yang lebih tua saat lahir berkaitan dengan peningkatan risiko multiple sclerosis.

Anak-anak yang lahir setelah anak pertama memiliki risiko multiple sclerosis lebih rendah dibandingkan anak sulung. Sedangkan, usia ayah ketika lahir berkaitan dengan peningkatan risiko multiple sclerosis.

Mononukleosis termasuk penyakit menular pada anak-anak, terutama remaja yang berisiko tinggi. Bahkan, risiko multiple sclerosis tetap meningkat signifikan setelah mengendalikan faktor keluarga.

Mononukleosis yang menular di awal masa dewasa juga berkaitan dengan risiko multiple sclerosis. Tetapi, risiko itu menurun dan tidak signifikan setelah para peneliti mengendalikan faktor keluarga.

"Temuan ini menunjukkan bahwa kebiasaan berciuman di masa remaja berkaitan dengan risiko multiple sclerosis, terlepas dari faktor keluarga," kata peneliti dikutip dari Fox News.

Para peneliti juga menemukan bahwa risiko seseorang mengembangkan multiple sclerosis menurun ketika seseorang semakin tua. Mononukleosis pada anak remaja juga dikaitkan dengan peningkatakan risiko multiple sclerosis di masa mendatang, terlepas mereka memiliki faktor risiko riwayat keluarga yang menderita penyakit serupa atau tidak.

Mononukleosis adalah penyakit menular yang paling sering menyebar melalui cairan tubuh, termasuk air liur. Virus Epstein-Barr (EBV) adalah penyebab paling umum dari mononukleosis menular, tetapi virus lain juga bisa menyebabkan penyakit tersebut.

Multiple sclerosis adalah penyakit sistem saraf pusat yang tidak bisa diprediksi, mulai dari yang relatif jinak hingga menghancurkan. Apalagi, sekarang ini belum ada obat untuk multiple sclerosis, meskipun beberapa obat telah mendapat persetujuan Food and Drug Administration AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajib Tahu, Ini 3 Masalah Kesehatan Seksual yang Bisa Ganggu Hubungan Seks

Wajib Tahu, Ini 3 Masalah Kesehatan Seksual yang Bisa Ganggu Hubungan Seks

Lifestyle | Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:55 WIB

Biar Hubungan Seks Lebih Tahan Lama, Lakukan 5 Cara Ini!

Biar Hubungan Seks Lebih Tahan Lama, Lakukan 5 Cara Ini!

Health | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Catat! Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Picu Pendaharan Otak, Termasuk Hubungan Seks

Catat! Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Picu Pendaharan Otak, Termasuk Hubungan Seks

Sumbar | Senin, 27 September 2021 | 16:15 WIB

Terkini

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 20:38 WIB

3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya

3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 20:37 WIB

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 20:30 WIB

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:29 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten | Selasa, 22 September 2026 | 20:27 WIB

Hadapi Tiga Kompetisi Musim Ini, Ponaryo Apresiasi Dukungan Baru untuk Borneo FC

Hadapi Tiga Kompetisi Musim Ini, Ponaryo Apresiasi Dukungan Baru untuk Borneo FC

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 20:26 WIB

5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS

5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 20:20 WIB

Konsumen Cari Praktis, Hair Styling Rumahan Jadi Bagian Tren Kecantikan Masa Kini

Konsumen Cari Praktis, Hair Styling Rumahan Jadi Bagian Tren Kecantikan Masa Kini

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 20:19 WIB

Saksi Ungkap Momen Yaqut Marah-marah Soal Kasus Haji

Saksi Ungkap Momen Yaqut Marah-marah Soal Kasus Haji

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:19 WIB

KPK Duga Oknum Polisi Yayat 'Lippo' Miliki Belasan Aset Mewah Tersebar di Jabar hingga Jakarta

KPK Duga Oknum Polisi Yayat 'Lippo' Miliki Belasan Aset Mewah Tersebar di Jabar hingga Jakarta

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 20:19 WIB

×