Studi Baru: Infeksi Demam Kelenjar selama Remaja Dapat Memicu Penyakit Multiple Sclerosis

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Rabu, 20 Oktober 2021 | 10:42 WIB
Studi Baru: Infeksi Demam Kelenjar selama Remaja Dapat Memicu Penyakit Multiple Sclerosis
Ilustrasi penderita multiple sclerosis. [shutterstock]

Suara.com - Hngga kini, pakar kesehatan belum mengetahui penyebab pasti dari penyakit multiple sclerosis (MS). Tetapi mereka sudah menemukan bahwa penyakit ini turun-menurun di keluarga.

Multiple sclerosis merupakan gangguan saraf pada otak, mata, dan tulang belakang yang dapat membuat penderitanya lumpuh atau mengalami gangguan pada penglihatan atau gerakan tubuh.

Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh epidemiologi Scott Montgomery dari University College London, Inggris, menemukan demam kelenjar yang terjadi saat masa remaja dapat menyebabkan MS setelah usia 20 tahun.

Demam kelenjar atau mononukleosis merupakan penyakit akibat infeksi virus Epstein-Barr (human herpesvirus 4). Penyakit ini meningkatkan sel darah putih yang memiliki satu nukleus atau monosit.

"Penjelasan lain, yang diselidiki oleh penelitian kami, bahwa infeksi ini memicu MS," kata peneliti, lapor Science Alert.

Ilustrasi multiple sclerosis (shutterstock)

Menurut peneliti, risiko tertinggi mengembangkan MS ketika seseorang mengalami demam kelenjar ketika usia 11 hingga 15 tahun. Risikonya menurun seiring bertambahnya usia dan hampir sepenuhnya tidak berisiko ketika terjadi pada usia 25 tahun.

"Perubahan pada otak dan sistem kekebalan seiring bertambahnya usia dapat membantu menjelaskan hal ini," sambung peneliti.

Meski demam kelenjar berisiko memicu MS, penyakit saraf ini bisa muncul bertahun-tahun kemudian. Banyak peserta studi yang menderita infeksi di usia 11 hingga 15 tahun tidak didiagnosis MS hingga mereka berusia lebih dari 30 tahun.

Sebab, menurut peneliti, kerusakan otak yang disebabkan oleh MS berkembang secara perlahan hingga akhirnya gejala-gejala parah terlihat.

baca juga

Demam kelenjar selama masa remaja dapat memicu MS karena infeksinya bisa menyerang otak.

Kerusakan yang ditimbulkannya pada sel-sel saraf dapat menyebabkan sistem kekebalan ikut menyerang bagian saraf yang melindunginya, disebut selubung mielin.

"Studi ini memberikan bukti yang lebih kuat bahwa serangan demam kelenjar yang parah, dan kemungkinan infeksi serius lainnya, selama masa remaja dapat memicu MS. Meski seringkali MS tidak terdiagnosis minimal 10 tahun setelah infeksi tersebut," tandas peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diderita Christina Applegate, Apa Itu Penyakit Multiple Sclerosis?

Diderita Christina Applegate, Apa Itu Penyakit Multiple Sclerosis?

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 07:06 WIB

Idap Multiple Sclerosis, Selma Blair Ungkap Mati Rasa Jadi Gejala Awal

Idap Multiple Sclerosis, Selma Blair Ungkap Mati Rasa Jadi Gejala Awal

Health | Rabu, 21 April 2021 | 15:37 WIB

Studi: Alpukat Mungkin Bisa Turunkan Risiko Multiple Sclerosis

Studi: Alpukat Mungkin Bisa Turunkan Risiko Multiple Sclerosis

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×