WHO: Subtipe Omicron BA.2 Telah Menyebar ke Puluhan Negara, Berisiko Menjadi Varian Dominan

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 09 Februari 2022 | 10:27 WIB
WHO: Subtipe Omicron BA.2 Telah Menyebar ke Puluhan Negara, Berisiko Menjadi Varian Dominan
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Subtipe varian Omicron, BA.2, telah menyebar dengan cepat di Eropa dan Asia. Lama-kelamaan varian ini bisa menjadi dominan.

Direktur regional untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dorit Nitzan, mengatakan bahwa subtipe Omicron BA.2 telah ditemukan di 67 negara, dan telah menjadi varian dominan baru di Denmark serta Inggris.

BA.2 telah menyumbang 82% kasus baru pada 31 Januari di Denmark, berdasarkan data Outbreak.info.

Ahli epidemiologi di Kopenhagen, Lone Simonsen, mengatakan kepada Newsweek bahwa BA.2 sudah dominan di Denmark, tetapi tidak ada peningkatan Covid-19 parah atau pasien yang dirawat di ICU.

"Pendapat saya, BA.2 adalah varian yang lebih cepat menular tetapi tidak mematikan," jelas Simosen.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Di Inggris, subtipe Omicron ini telah menyumbang 9% kasus baru pada 3 Februari lalu, meningkat tajam sejak Januari ketika BA.2 hanya menyumbang 1% kasus Covid-19.

Sementara itu, varian yang dijuluki 'siluman Omicron' karena bisa terdeteksi secara berbeda pada tes PCR, ini menyumbang sekitar 18% dari kasus infeksi baru virus corona.

"Sudah ada indikasi dari peningkatan pesat BA.2 di Denmark pada awal Januari bahwa itu mungkin lebih menular daripada BA.1. Ini sekarang telah didukung oleh analisis di Inggris dan negara-negara lain," jelas Profesor Epidemiologi Vaksin di London School of Hygiene & Tropical Medicine Inggris, Mark Jit.

Namun, ada beberapa hal yang belum jelas. Misalnya, seberapa tingkat keparahan varian BA, apakah virus dapat menghindari antibodi, dan profil imunologi dari berbagai negara.

"Jadi, apa yang terlihat di satu negara mungkin tidak selalu terjadi di negara lain," imbuh Profesor Evolusi dan Genomik di Universitas Oxford, Aris Katzourakis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 di Kepri, Meningkat Tajam Mendekati 300 Kasus

Update Covid-19 di Kepri, Meningkat Tajam Mendekati 300 Kasus

Batam | Rabu, 09 Februari 2022 | 10:04 WIB

Duh, 133 Warga Sumbar Positif Terpapar Covid-19

Duh, 133 Warga Sumbar Positif Terpapar Covid-19

Sumbar | Rabu, 09 Februari 2022 | 10:03 WIB

Kasus Covid-19 Kembali Naik, Perhatikan 6 Faktor Penting Berikut untuk Melindungi Anak Saat PTM Terbatas

Kasus Covid-19 Kembali Naik, Perhatikan 6 Faktor Penting Berikut untuk Melindungi Anak Saat PTM Terbatas

Health | Rabu, 09 Februari 2022 | 10:02 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB