Studi: Antibodi dari Vaksin Covid-19 Pfizer akan Semakin Kuat Berbulan-bulan setelah Imunisasi

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 17 Februari 2022 | 17:05 WIB
Studi: Antibodi dari Vaksin Covid-19 Pfizer akan Semakin Kuat Berbulan-bulan setelah Imunisasi
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Sebuah studi tentang respons antibodi terhadap vaksin Pfizer menunjukkan antibodi dari vaksin Covid-19 akan menjadi lebih tangguh setidaknya dalam enam bulan setelah vaksinasi.

Tidak hanya itu, antibodi juga menjadi lebih tepat sasaran terhadap virus corona Covid-19 ketika melawannya.

Memproduksi sejumlah besar antibodi membakar banyak energi, lapor Times of India.

Sistem kekebalan tidak dapat mempertahankan aktivitas tingkat tinggi seperti itu tanpa batas waktu, sehingga secara bertahap akan beralih memproduksi sejumlah kecil antibodi yang lebih kuat.

Bahkan, tingkat antibodi yang cukup rendah akan terus memberikan perlindungan terhadap Covid-19, selama virus tidak berubah atau bermutasi.

Petugas kesehatan menyiapkan vaksin Pfizer yang akan disuntikkan ke warga di Puskesmas Pekayon, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (27/8/2021).  ANTARA FOTO
Petugas kesehatan menyiapkan vaksin Pfizer yang akan disuntikkan ke warga di Puskesmas Pekayon, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (27/8/2021). ANTARA FOTO

"Jika virusnya tidak berubah, kebanyakan orang yang mendapat dua dosis vaksin akan berada dalam kondisi yang sangat baik," jelas peneliti Ali Ellebedy dari Fakultas Kedokteran Universitas Washington di St. Louis.

Untuk penelitian ini, tim mengumpulkan darah 42 orang dan sampel kelenjar getah bening dari 15 lainnya sebelum mereka menerima dosis pertama vaksin Pfizer.

Para peneliti juga memperoleh sampel sumsum tulang dari 11 peserta yang diambil pada minggu ke-29 dan 40 setelah dosis vaksin pertama.

Sebanyak 8 orang memberikan ketiga jenis sampel, memungkinkan para peneliti untuk melacak perkembangan respons antibodi mereka dari waktu ke waktu.

baca juga

Tidak satu pun dari 8 orang tersebut terinfeksi virus corona, sehingga respons antiboi sepenuhnya berasal dari vaksin Covid-19.

Para peneliti menemukan sel B yang akan menargetkan SARS-CoV-2 bertahan di pusat germinal selama berbulan-bulan. Pusat germinal adalah tempat di mana sel B dilatih untuk membuat antibodi dengan kualitas yang lebih baik.

Enam bulan setelah vaksinasi, 10 dari 15 orang masih memiliki sel B di pusat germinal mereka. Semakin banyak waktu yang dihabiskan sel B di pusat germinal, semakin kuat antibodi mereka.

"Pusat germinal diperkirakan hanya bertahan beberapa minggu. Jadi menemukan hal ini pada sebagian besar peserta dalam waktu lama setelah vaksinasi adalah kejutan," sambung Ellebedy.

Menurutnya, itu adalah indikasi bahwa ada respons antibodi kuat yang terus matang dan diperbaiki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Booster Sinopharm Tingkatkan Antibodi Hingga 8,4 Kali Lipat

Booster Sinopharm Tingkatkan Antibodi Hingga 8,4 Kali Lipat

Bisnis | Kamis, 17 Februari 2022 | 06:03 WIB

Studi: Vaksinasi Covid-19 Pada Ibu Hamil Hasilkan Antibodi yang Bertahan Lama pada Bayi

Studi: Vaksinasi Covid-19 Pada Ibu Hamil Hasilkan Antibodi yang Bertahan Lama pada Bayi

Health | Rabu, 09 Februari 2022 | 13:02 WIB

Studi: Pasien Long Covid-19 Punya Antibodi untuk Prediksi Risiko Sindrom Pasca-Covid

Studi: Pasien Long Covid-19 Punya Antibodi untuk Prediksi Risiko Sindrom Pasca-Covid

Health | Rabu, 02 Februari 2022 | 14:48 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×