Tak Boleh Sembarangan, Pengobatan Jerawat Harus dengan Saran Dokter

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 24 Februari 2022 | 16:35 WIB
Tak Boleh Sembarangan, Pengobatan Jerawat Harus dengan Saran Dokter
Ilustrasi pengobatan jerawat (Elements Envato)

Suara.com - Penanganan penyakit jerawat tidak tepat apabila dilakukan hanya dengan menggunakan produk perawatan kulit atau skincare.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Klinik Pramudia, dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, mengungkap jika jerawat pada dasarnya merupakan penyakit yang harus ditangani secara serius dan benar sesuai dengan kaidah pengobatan medis seperti penyakit infeksi lain pada umumnya.

"Pengobatan jerawat itu, kita membagi dua, mengobati dengan obat-obatan yang kita sebut dengan medicamentosa, baik itu obat oles mapun obat minum yang harus dengan resep dokter, serta non-medicamentosa yaitu berarti dengan tindakan," jelas dia dalam sebuah webinar yang digelar Kamis (24/2/2022).

Tindakan tersebut, lanjut dr. Anthony, juga cukup bervariasi. Di antaranya bisa berupa suntikan, laser dan sinar yang lain. Sedangkan, laser yang paling banyak digunakan saat ini adalah laser resurfacing yang bekerja untuk memperbaiki lapisan kulit di bagian bawah, sehingga bekas jerawat yang timbul bisa lebih baik dengan kulit yang lebih mulus.

"Selama beberapa tahun terakhir belum terdapat teknologi baru yang signifikan untuk memperbaiki bekas jerawat. Tetapi kalau pun kita bisa memperbaiki bekas jerawat, itu bukan berarti 100 persen wajahnya langsung mulus, tapi membutuhkan waktu untuk menunggu pertumbuhan kulit baru, sehingga kontur kulit lebih baik," tambah dia.

Selain itu, pada kasus yang berat, dibutuhkan tindakan medis yang bersifat spesialistik yang hanya boleh dilakukan oleh seorang Dokter Spesialis Kulit.

Tentang bagaimana seharusnya menangani bekas jerawat, dr. Anthony mengatakan, jika penanganan untuk bekas jerawat tidak dapat dilakukan secara bersamaan dengan penanganan jerawat yang sedang aktif.

Pengobatan untuk bekas jerawat, yaitu bolong, parut atau bekas hitam, baru dapat diberikan setelah jerawat tidak aktif lagi.

la juga menegaskan, pengobatan jerawat yang benar merupakan pengobatan yang terukur kemajuannya. Di mana prosesnya harus dilakukan secara bertahap dalam jangka sedang-panjang, bukan dengan pengobatan instan.

baca juga

"Dibutuhkan keterlibatan komitmen, disiplin, dan kerjasama pasien dalam mengikuti instruksi agar pengobatan dapat berjalan dengan baik, benar dan tepat," ungkapnya

Karena pengobatan jerawat merupakan pengobatan yang terukur, maka tidaklah benar apabila obat yang digunakan mengulang obat yang sama tanpa batas waktu, seperti menggunakan kosmetik, obat bebas, atau make-up.

“Seperti telah dijelaskan di atas, jerawat termasuk kategori penyakit infeksi kulit, maka koridor pengobatan penyakit jerawat yang benar berada dalam lingkup kompetensi seorang dokter spesialis untuk mengobatinya," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Termasuk Penyakit, Jerawat Tak Cukup Disembuhkan dengan Skincare

Termasuk Penyakit, Jerawat Tak Cukup Disembuhkan dengan Skincare

Health | Kamis, 24 Februari 2022 | 16:23 WIB

Manfaat Tomat Beku untuk Wajah, Diklaim Mampu Sembuhkan Muka Kemerahan dan Jerawat

Manfaat Tomat Beku untuk Wajah, Diklaim Mampu Sembuhkan Muka Kemerahan dan Jerawat

Lifestyle | Kamis, 24 Februari 2022 | 15:47 WIB

Benarkah Jerawat Muncul karena Konsumsi Makanan Tertentu? Ini Kata Dokter

Benarkah Jerawat Muncul karena Konsumsi Makanan Tertentu? Ini Kata Dokter

Lampung | Kamis, 24 Februari 2022 | 14:44 WIB

Terkini

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×