Waspada 10 Penyakit Anak di Musim Hujan

Vania Rossa

Jum'at, 25 Februari 2022 | 14:59 WIB
Waspada 10 Penyakit Anak di Musim Hujan
Ilustrasi anak main hujan-hujanan. (Shutterstock)

Suara.com - Musim hujan bisa jadi saat yang menyenangkan buat anak-anak, karena mereka punya kesempatan untuk main hujan-hujanan. Tapi, dalam banyak situasi, bermain saat hujan juga tidak dianjurkan karena efek buruk dari hujan. Terlebih, jika hujan terus berlanjut dan terjadi banjir.

Banjir sendiri bisa menjadi media penyebaran berbagai penyakit. Menurut Dr. Nina Dwi Putri, SpA(K), MSc (TropPaed), Dokter Spesialis Anak Sub Spesialisasi Penyakit Infeksi Tropik dan Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, ada beberapa mode penularan yang disebabkan oleh hujan dan banjir. Beberapa penyakit dapat ditularkan melalui air yang terkontaminasi dan higienitas lingkungan tempat tinggal yang bisa memburuk akibat hujan atau banjir.

Unit Kerja Koordinasi Infeksi dan Penyakit Tropis Ikatan Dokter Anak Indonesia pun menginformasikan daftar penyakit yang dapat menyerang anak-anak selama musim hujan, dan harus diwaspadai oleh orangtua. Berikut daftarnya, seperti dikutip dari siaran tertulis Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

1. Dengue

Genangan air dapat digunakan sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk dan berpotensi meningkatkan paparan infeksi dengue. Infeksi virus dengue adalah salah satu penyakit umum yang menyerang anak-anak dan orang dewasa di musim hujan.

Infeksi dengue kerap terjadi di daerah tropis. Gejala demam berdarah termasuk ruam, demam tinggi, dan lainnya. Terapkan 3M plus untuk memberantas sarang nyamuk dan menghindari gigitan nyamuk

2. Infeksi jamur

Karena kulit menjadi lembap dan basah sepanjang waktu, kemungkinan terjadinya infeksi jamur cukup tinggi. Jadi, pastikan kulit tetap kering sepanjang waktu. Minta anak-anak Anda untuk mengeringkan diri setelah kehujanan atau bermain hujan. Jamur sering berkembang biak ketika kulit lembap dan tidak terkena udara.

3. Leptospirosis

baca juga

Penyakit ini ditularkan melalui kontak kulit atau selaput lendir dengan tanah, lumpur, ataupun air yang terkontaminasi dengan urin hewan pengerat yang terinfeksi bakteri Leptospira. Bahkan jika anak Anda mengalami luka kecil di kakinya, ia harus berhati-hati agar tidak masuk ke air yang terkontaminasi.

4. Infeksi saluran cerna

Sistem pembuangan limbah yang buruk, kebersihan yang tidak terjaga, kepadatan penduduk, dan konsumsi air yang tidak sehat saat banjir, turut menyebabkan infeksi pada saluran cerna. Untuk menghindari infeksi dari makanan dan air yang terkontaminasi, minta anak-anak untuk minum yang bersih dan matang, serta makan makanan yang sehat.

5. Influenza.

Infeksi yang ditandai dengan demam, nyeri otot dan kepala, sakit menelan, lesu, dan dapat disertai gejala infeksi saluran napas. Agak sulit membedakannya dengan gejala Covid-19, sehingga ada baiknya dikonfirmasi dengan pemeriksaan swab SARS-CoV-2.

6. Konjungtivitis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Jenis Penyakit yang Rentan Menyerang saat Musim Hujan, Harus Waspada!

5 Jenis Penyakit yang Rentan Menyerang saat Musim Hujan, Harus Waspada!

Your Say | Kamis, 24 Februari 2022 | 21:30 WIB

Masuki Musim Hujan di Tengah Pandemi, Berikut Empat Tips agar Tetap Produktif dan Anti Malas-malasan

Masuki Musim Hujan di Tengah Pandemi, Berikut Empat Tips agar Tetap Produktif dan Anti Malas-malasan

News | Selasa, 22 Februari 2022 | 12:43 WIB

Jangan Lupa, Ini 4 Hal yang Dipersiapan sebelum Hujan

Jangan Lupa, Ini 4 Hal yang Dipersiapan sebelum Hujan

Your Say | Rabu, 16 Februari 2022 | 07:46 WIB

Terkini

DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat

DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat

Jogja | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Hal Mengejutkan Soal Prabowo di Pelantikan INTI

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Hal Mengejutkan Soal Prabowo di Pelantikan INTI

Banten | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Gen Z dan HUT ke-81 RI: Sudahkah Merdeka dari Tekanan Selalu Terlihat Sukses?

Gen Z dan HUT ke-81 RI: Sudahkah Merdeka dari Tekanan Selalu Terlihat Sukses?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:20 WIB

DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dalam Rapat Paripurna

DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dalam Rapat Paripurna

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Jumhur Hidayat Ingin Pemulung Dimuliakan, Sebutan Bakal Diubah Jadi 'Pemilah Sampah'

Jumhur Hidayat Ingin Pemulung Dimuliakan, Sebutan Bakal Diubah Jadi 'Pemilah Sampah'

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:18 WIB

4 Kuliner Hidden Gem Sekitaran Depok, Murah, Enak, dan Bikin Ketagihan

4 Kuliner Hidden Gem Sekitaran Depok, Murah, Enak, dan Bikin Ketagihan

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Lebih dari 200 Orang Jadi Korban Kriminalisas Politik, Prabowo Didesak Penuhi Janji Amnesti

Lebih dari 200 Orang Jadi Korban Kriminalisas Politik, Prabowo Didesak Penuhi Janji Amnesti

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak

Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak

Surakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:09 WIB

Kemendagri Perkuat Sinkronisasi BPHTB dan Pertanahan untuk Percepat Layanan Publik

Kemendagri Perkuat Sinkronisasi BPHTB dan Pertanahan untuk Percepat Layanan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:08 WIB

×