Kenali Gejala Flu Burung pada Unggas, Begini Cara Lindungi Diri dan Hewan Ternak!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 26 Februari 2022 | 17:03 WIB
Kenali Gejala Flu Burung pada Unggas, Begini Cara Lindungi Diri dan Hewan Ternak!
Ilustrasi flu burung. [Dok.Antara]

Suara.com - Kasus flu burung telah ditemukan pada unggas komersial di 7 negara bagian, menyusul kasus flu burung yang terdeteksi di Kalamazoo County, Michigan.

USDA mengatakan bahwa sampel flu burung dari unggah di negara bagian diuji di Laboratorium Diagnostik Hewan Universitas Negeri Michigan, bagian dari Jaringan Laboratorium Kesehatan Hewan Nasional.

Sementara, keberadaan kasus flu burung ini dikonfirmasi oleh Hewan dan Plant Health Inspection Service (APHIS) National Veterinary Services Laboratories (NVSL) di Ames, Iowa.

Kasus flu burung di Kalamazoo County menjadikan jumlah total kasus flu burung di negara bagian menjadi 4, yakni Michigan, Maine, Virginia, dan New York. Selain itu, flu burung juga terdeteksi pada ternak komersial di Kentucky, Delaware dan Indiana.

Menanggapi wabah tersebut, USDA menyarankan pemeliharan buruk untuk biosekuruti. Biosekuriti adalah kunci untuk menjaga kesehatan unggas dan burung di halaman belakang.

Ilustrasi flu burung. (Shutterstocks)
Ilustrasi flu burung. (Shutterstocks)

Kiat yang ditawarkan oleh USDA untuk pemelihara burung termasuk membatasi pengunjung seminimal mungkin dan melacak orang yang mengunjungi properti Anda.

Tindakan kebersihan seperti mencuci tangan dapat menghentikan penyebaran ke manusia dan antar burung.

Selain itu, alat dan perlengkapan untuk merawat unggas juga harus didesinfeksi setelah bersentuhan dengan burung atau dengan kotoran burung. Barang-barang seperti baki telur karton yang tidak dapat dibersihkan tidak boleh digunakan kembali.

Dilansir dari News Week, penjaga burung juga harus melindungi diri mereka sendiri saat menangani hewan ternaknya.

baca juga

CDC menambahkan bahwa cara terbaik untuk menghindari flu burung adalah menghindari kontak dengan unggas yang terinfeksi, terutama menghindari kontak fisik langsung yang tidak terlindungi dengan unggas yang sakit, bangkai unggas, dan atau kotoran unggas.

Sementara, orang yang merawat unggas harus memakai alat pelindung diri. CDC menambahkan bahwa orang yang melakukan kontak dengan burung yang terinfeksi harus memakai respirator N95 yang dipasang dengan benar atau lebih tinggi.

Salah satu aspek terpenting dari biosekuriti yang direkomendasikan oleh USDA adalah pemantauan tanda-tanda penyakit pada unggas, termasuk pernapasan mulut terbuka, pembengkakan jengger dan pial, pembengkakan kaki, pembengkakan di sekitar kelopak mata, dan warna ungu di salah satu daerah ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Memangsa Ternak Warga, Buaya Sepanjang 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga Pulau Maya

Sering Memangsa Ternak Warga, Buaya Sepanjang 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga Pulau Maya

Kalbar | Selasa, 22 Februari 2022 | 13:46 WIB

Antisipasi Penyebaran Antraks, Sampel Swab dan Tanah Pasar Hewan Ambarketawang Dikirim ke BBVet

Antisipasi Penyebaran Antraks, Sampel Swab dan Tanah Pasar Hewan Ambarketawang Dikirim ke BBVet

Jogja | Kamis, 10 Februari 2022 | 16:01 WIB

Antraks Jangkiti Ternak di Gunungkidul, Penjual Daging Sapi Tak Terdampak

Antraks Jangkiti Ternak di Gunungkidul, Penjual Daging Sapi Tak Terdampak

Jogja | Jum'at, 04 Februari 2022 | 13:14 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×