Berapa Lama Masa Karantina Omicron? Simak Aturan yang Berlaku dan Apa Saja yang Harus Dilakukan

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 26 Februari 2022 | 14:16 WIB
Berapa Lama Masa Karantina Omicron? Simak Aturan yang Berlaku dan Apa Saja yang Harus Dilakukan
Foto oleh Cedric Fauntleroy dari Pexels

Suara.com - Seiring penambahan kasus Omicron yang terjadi di Indonesia, pemerintah kemudian melakukan berbagai penyesuaian terbaru. Yang paling hangat dibicarakan adalah terkait lama masa karantina Omicron yang disesuaikan baru-baru ini.

Tak hanya itu saja, Anda juga akan membaca terkait jadwal PCR ulang, serta hal-hal yang bisa dilakukan selama karantina agar tubuh lekas pulih. Mari kita bahas satu per satu terkait semua hal tersebut.

Masa Karantina Omicron

Sebenarnya jika dilihat dari yang sudah terjadi, masa karantina Omicron terbilang lebih singkat.

1. Untuk seorang yang terinfeksi namun tidak bergejala, masa karantina dilaksanakan 10 hari sejak pengambilan spesimen dan konfirmasi positif. Pada hari keenam, dilakukan exit test PCR pertama untuk mengontrol kondisi. Jika sudah dinyatakan negatif, maka dengan pertimbangan dokter atau tenaga kesehatan pasien bisa menyelesaikan masa karantinanya.

2. Untuk pasien bergejala, maka karantina dilakukan 10 hari sejak muncul gejala, dan tiga hari bebas gejala demam dan gangguan pernapasan. Jadi total yang dilakukan adalah sebanyak 13 hari. Pasien hanya boleh meninggalkan masa karantina jika sudah dikonfirmasi negatif dan bebas gejala, serta dengan pertimbangan dokter atau tenaga kesehatan.

Ilustrasi covid-19, Beda gejala Covid-19 varian Omicron dan Delta. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi covid-19, Beda gejala Covid-19 varian Omicron dan Delta. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Jadwal PCR Ulang untuk Pasien Karantina Mandiri

Seperti yang disampaikan di atas, terdapat jadwal tes PCR yang diberlakukan untuk membantu mengontrol kondisi pasien. Secara spesifik, berikut jadwal yang bisa jadi acuan.

  • H+0 menjadi tanggal konfirmasi tes PCR positif, dan dimulainya masa karantina.
  • H+6 menjadi kali pertama dilakukan exit test PCR pertama untuk melihat kondisi pasien apakah sudah negatif atau masih dalam keadaan positif. Nantinya hasil ini akan jadi pertimbangan nakes atau dokter.
  • H+10 menjadi exit tes selanjutnya ketika pada exit test pertama masih dinyatakan positif. Ketika pada h+10 ini masih dinyatakan positif, maka pasien wajib meneruskan karantina mandiri yang dijalaninya sampai hasil exit test menunjukkan hasil negatif dan sudah tak menunjukkan gejala Omicron.

Lalu Apa yang Harus Dilakukan Selama Karantina atau Isoman?

baca juga

Nah dalam rangka menjalani karantina atau isolasi mandiri, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar mempercepat proses pemulihan.

1. Istirahat yang cukup agar daya tahan tubuh bisa bekerja optimal melawan virus.

2. Makan makanan bergizi sehingga kekebalan tubuh dapat terbangun sempurna.

3. Olahraga ringan agar tetap berkeringat dan memperbaiki suasana hati.

4. Berjemur di waktu yang sudah ditentukan.

Itu tadi sedikit informasi singkat mengenai berapa lama masa karantina Omicron dan serba-serbi yang terkait. Semoga bisa jadi pengetahuan yang bermanfaat, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Total Pasien Covid-19 di Sulawesi Barat Capai 13.498 Orang

Total Pasien Covid-19 di Sulawesi Barat Capai 13.498 Orang

Sulsel | Sabtu, 26 Februari 2022 | 14:10 WIB

Hasil Swab di SMAN 1 Bantul, Belasan Siswa Positif Covid-19

Hasil Swab di SMAN 1 Bantul, Belasan Siswa Positif Covid-19

Jogja | Sabtu, 26 Februari 2022 | 13:42 WIB

Tempat Singgah Sulit Dicari, Hotel Mutiara 1 Difungsikan untuk Selter Nakes

Tempat Singgah Sulit Dicari, Hotel Mutiara 1 Difungsikan untuk Selter Nakes

Jogja | Sabtu, 26 Februari 2022 | 13:28 WIB

Terkini

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:02 WIB

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

×