Turunkan Risiko Kanker Serviks, Cobalah Ikuti Pola Diet Sehat Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 27 Februari 2022 | 09:20 WIB
Turunkan Risiko Kanker Serviks, Cobalah Ikuti Pola Diet Sehat Ini
Ilustrasi serviks [Shutterstock].

Suara.com - Kanker serviks adalah penyebab utama kematian pada wanita di seluruh dunia. Kanker serviks juga termasuk kanker ganas yang memastikan.

Beberapa faktor seperti usia, obesitas, hubungan seks tidak aman, konsumsi produk yang berhubungan dengan tembakau, kehamilan dengan komplikasi, penggunaan kontrasepsi oral, dan pola makan tak sehat termasuk risiko kanker serviks.

Penelitian telah menunjukkan bahwa diet bisa mempengaruhi tubuh dan berpotensi mengembangkan beberapa penyakit, termasuk kanker serviks.

Dilansir dari Times of India, Dr Sonia Gandhi, Kepala Deepartemen Nutrisi dan Dietetika Klinis di sebuah rumah sakit menjelaskan pentingnya nutrisi dan pola makan sehat untuk membantu mencegah kanker serviks.

Insiden kanker serviks terkait dengan diet lebih tinggi di negara maju dibandingkan dengan negara berkembang.

Foto oleh Anna Shvets dari Pexels
Foto oleh Anna Shvets dari Pexels

Peran paling penting dari diet atau asupan gizi dalam kaitannya dengan kanker serviks adalah profilaksis dan tindakan pencegahan terhadap infeksi Human Papillomavirus (HPV).

Peran penting vitamin antioksidan dalam mencegah perkembangan kanker serviks telah mendapat banyak perhatian.

Proses inflamasi yang disebabkan oleh infeksi HIV menyebabkan kerusakan luas pada protein DNA. Vitamin seperti A, C, D dan E dapat menghambat proliferasi sel kanker dan mencegah kerusakan DNA.

Asupan tinggi daging merah dan olahan, makanan ringan yang memiliki kelebihan lemak jenuh, lemak trans atau tidak sehat, biji-bijian olahan, kelebihan gula dan garam tambahan dikaitkan dengan risiko tinggi infeksi HPV.

Makanan yang harus dikonsumsi dan dihindari

Bila Anda ingin menurunkan risiko infeksi HPV, diet sehat harus mencakup biji-bijian, kacang-kacangan, produk susu rendah lemak terutama dadih, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, ikan dan rasio tinggi lemak tak jenuh terhadap lemak jenuh.

Asupan buah dan sayuran yang lebih tinggi dikaitkan dengan pengurangan 54 persen risiko tertular infeksi HPV. Konsumsi makanan nabati bergizi yang membantu dalam memerangi kanker.

Anda juga harus menyertakan antioksidan, flavonoid, asam folat, likopen, dan karotenoid, yang sebagian besar ditemukan dalam buah dan sayuran.

Makanan anti-inflamasi yang kaya asam lemak omega-3, serat larut, dan probiotik adalah komponen kunci untuk mencegah perkembangan infeksi HPV menjadi kanker serviks.

Diet ditetapkan sesuai kebutuhan individu pasien berdasarkan beberapa parameter, seperti obesitas, diabetes, hipertensi, insufisiensi ginjal atau penyakit lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Dapatkan Berat Badan Ideal, Wajib Memperhatikan Komposisi Tubuh, Ini Maksudnya

Ingin Dapatkan Berat Badan Ideal, Wajib Memperhatikan Komposisi Tubuh, Ini Maksudnya

Surakarta | Sabtu, 26 Februari 2022 | 15:32 WIB

Diet Harus Sesuai Kondisi Tubuh, Ini Penjelasan Dokter

Diet Harus Sesuai Kondisi Tubuh, Ini Penjelasan Dokter

Sumbar | Sabtu, 26 Februari 2022 | 12:15 WIB

4 Cara Mudah Menurunkan Berat Badan, Sudah Pernah Lakukan?

4 Cara Mudah Menurunkan Berat Badan, Sudah Pernah Lakukan?

Your Say | Jum'at, 25 Februari 2022 | 21:17 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB