Terpopuler Kesehatan: Kucing Kena Masalah Pencernaan karena Varian Delta, Syarat Bisa Mudik untuk Lebaran 2022

M. Reza Sulaiman

Kamis, 03 Maret 2022 | 20:42 WIB
Terpopuler Kesehatan: Kucing Kena Masalah Pencernaan karena Varian Delta, Syarat Bisa Mudik untuk Lebaran 2022
ilustrasi kucing. (Pixabay.com/teriulandariar)

Suara.com - Infeksi Covid-19 varian Delta pada seekor kucing dengan gejala masalah pencernaan menjadi berita terpopuler kesehatan hari ini, Kamis (3/3/2022).

Ada syarat untuk bisa mudik pada Lebaran 2022 dari epidemiolog hingga fakta terkini soal infeksi varian Omicron siluman.

Simak rangkuman berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com, berikut ini.

1. Kasus Pertama, Kucing Terinfeksi Covid-19 Varian Delta dengan Gejala Masalah Pencernaan

Ilustrasi kucing (Pixabay/Irina_kukuts)
Ilustrasi kucing (Pixabay/Irina_kukuts)

Untuk pertama kalinya, peneliti dari University of Pennsylvania mendokumentasikan masa pemulihan seekor kucing yang terinfeksi virus corona varian Delta AY.3.

Kucing rumahan berusia 11 tahun itu awalnya diperiksakan ke rumah sakit karena mengalami gejala gastrointestinal, atau pencernaan, yang menganggu.

Baca selengkapnya

2. Epidemiolog: Lebaran 2022 Masyarakat Indonesia Bisa Mudik, Asalkan...

Ilustrasi mudik, perantau, pemudik, pendatang. [Shutterstock]
Ilustrasi mudik, perantau, pemudik, pendatang. [Shutterstock]

Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI), dr. Pandu Riono mengatakan bahwa masyarakat Indonesia berpeluang bisa mudik Lebaran dan merayakan Idulfitri dengan lancar di musim Lebaran pada Mei 2022 ini.

baca juga

Namun peluang ini akan semakin besar jika pemerintah dan masyarakat Indonesia gencar mengejar target vaksinasi Covid-19, di bulan Maret 2022 hingga sebelum Ramadan tiba.

Baca selengkapnya

3. Omicron Siluman atau Omicron Asli: Mana Lebih Sebabkan Keparahan Hingga Kematian?

Ilustrasi pasien Covid-19 yang dirawat oleh tenaga kesehatan (Nakes). [Istimewa]
Ilustrasi pasien Covid-19 yang dirawat oleh tenaga kesehatan (Nakes). [Istimewa]

Belum juga reda Indonesia dilanda varian omicron, kini telah dilaporkan mutasi baru yang dikenal dengan omicron siluman atau juga 'Son of Omicron.

Omicron siluman, yang juga dikenal sebagai subvarian BA.2 - dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah daripada versi aslinya, menurut sebuah studi baru.

Baca selengkapnya

4. Kabar Baik, Epidemiolog Sebut Indonesia Mulai Alami Tren Penurunan Kasus Covid-19

Sejumlah warga mengunjungi Taman Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (6/2/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah warga mengunjungi Taman Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (6/2/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI), dr. Pandu Riono mengakui jika Covid-19 di Indonesia mengalami tren penurunan dan di beberapa daerah kasus sudah melandai.

Hal ini sangat berbeda dengan situasi pada dua pekan ke belakang, atau tepatnya pada 16 Februari 2022 Indonesia mencetak rekor kasus baru dengan 64 ribu infeksi baru sehari.

Baca selengkapnya

5. Ada Kabar Baik Nih Buat yang Sudah Vaksin Covid-19 Booster Untuk Lawan Omicron, Mau Tahu?

Ilustrasi vaksin booster. [ANTARA]
Ilustrasi vaksin booster. [ANTARA]

Studi terbaru di Inggris menemukan bahwa vaksin Covid-19 booster Pfizer - BiNTech atau moderna mampu memulikan perlindungan untuk melawan varian omicron.

Studi tersebut, yang diterbitkan Rabu di New England Journal of Medicine, menemukan bahwa efektivitas vaksin Pfizer terhadap penyakit simtomatik turun menjadi sekitar 8 persen dari sekitar 65 persen enam bulan setelah dosis kedua dari seri vaksinasi primer.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Traveling Cat Chronicles: Kisah Persahabatan Manusia dan Kucing yang Mengharukan

The Traveling Cat Chronicles: Kisah Persahabatan Manusia dan Kucing yang Mengharukan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:30 WIB

The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati

The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:50 WIB

"Broken X. Fang", Kisah Mengharukan tentang Rasa Bersalah dan Cinta Nenek

"Broken X. Fang", Kisah Mengharukan tentang Rasa Bersalah dan Cinta Nenek

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:18 WIB

Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan

Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

Freeport Targetkan Blok Kucing Liar Papua Tahun 2029, Hasilkan Jutaan Ons Emas

Freeport Targetkan Blok Kucing Liar Papua Tahun 2029, Hasilkan Jutaan Ons Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:37 WIB

The Cat Who Saved Books: Sindiran Menohok untuk Tren Literasi Masa Kini

The Cat Who Saved Books: Sindiran Menohok untuk Tren Literasi Masa Kini

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:14 WIB

Menggugat Tradisi di Buku Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong

Menggugat Tradisi di Buku Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:00 WIB

Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing

Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:30 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

The Traveling Cat Chronicles: Jejak Kesetiaan Nana Menembus Batas Waktu

The Traveling Cat Chronicles: Jejak Kesetiaan Nana Menembus Batas Waktu

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:17 WIB

Terkini

Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak

Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT

Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Ulasan The Husband: Saat Retaknya Pernikahan Berujung Kriminal

Ulasan The Husband: Saat Retaknya Pernikahan Berujung Kriminal

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya

Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan

Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan

Banten | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Kesadaran Jaminan Hari Tua: Jangan Jadikan Anak sebagai Dana Pensiun

Kesadaran Jaminan Hari Tua: Jangan Jadikan Anak sebagai Dana Pensiun

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Jakarta Akan Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Jakarta Akan Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Link Live Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya

Link Live Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun

Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:08 WIB

×