Freeport Targetkan Blok Kucing Liar Papua Tahun 2029, Hasilkan Jutaan Ons Emas

M Nurhadi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 14 Juli 2026 | 18:37 WIB
Freeport Targetkan Blok Kucing Liar Papua Tahun 2029, Hasilkan Jutaan Ons Emas
PTFI tegaskan komitmen mendukung pembangunan Papua Tengah melalui kegiatan tambang, sekaligus membangun fondasi ekonomi masa depan.(Dok: ptfi.co.id)
baca 10 detik
  • PT Freeport Indonesia akan mengoperasikan tambang bawah tanah Kucing Liar di Mimika pada tahun 2029 mendatang.
  • Proyek Kucing Liar berfungsi menggantikan blok DMLZ guna menjaga stabilitas produksi hulu sebesar 220 ribu ton per hari.
  • Cadangan tambang ini diproyeksikan menghasilkan jutaan pon tembaga dan emas hingga tahun 2041 dengan jaminan izin IUPK.

Suara.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) tengah bersiap mengoperasikan cadangan tambang bawah tanah barunya yang terletak di wilayah Mimika, Papua Tengah.

Blok penambangan baru yang diberi nama Kucing Liar tersebut dijadwalkan mulai memasuki fase produksi komersial pada tahun 2029 mendatang.

Rencana strategis tersebut dipaparkan langsung oleh Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama jajaran Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (14/7/2026).

"Kami memproyeksikan bahwa pada tahun 2029, wilayah penambangan bawah tanah yang saat ini sedang kami kembangkan secara intensif, yakni blok Kucing Liar, sudah siap untuk mulai ditambang," urai Tony di hadapan para anggota dewan.

Tony menjelaskan bahwa pembukaan blok Kucing Liar ini merupakan langkah antisipasi operasional korporasi. Kehadiran tambang baru ini dirancang untuk menggantikan peran blok Deep Mill Level Zone (DMLZ) yang saat ini masih aktif, namun kapasitas tonase produksinya diperkirakan akan mulai menyusut dalam beberapa tahun ke depan.

Langkah transisi ini dinilai krusial guna menjaga agar volume produksi hulu PTFI tetap konsisten pada kapasitas normal yang stabil, yaitu di kisaran rata-rata 220 ribu ton bijih (ore) per hari.

"Upaya ini dilakukan demi menggantikan porsi produksi dari DMLZ yang tonasenya perlahan menurun. Dengan begitu, kesinambungan serta stabilitas operasional penambangan di level sekitar 220 ribu ton bijih per hari dapat terus dipertahankan tanpa interupsi," imbuh Tony.

Berdasarkan catatan korporasi, proyek tambang bawah tanah Kucing Liar ini telah mulai dikembangkan sejak Oktober 2021 lalu.

Blok ini diestimasikan memiliki kandungan cadangan yang melimpah dan diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 7 miliar pon tembaga serta sekitar 6 juta ons emas sepanjang periode operasional 2029 hingga 2041.

baca juga

Ketika nantinya telah mencapai kapasitas operasional penuh (full capacity), blok Kucing Liar diperkirakan sanggup menyumbang produksi tahunan hingga mencapai 560 juta pon tembaga dan sekitar 520 ribu ons emas.

Kelangsungan investasi jangka panjang untuk megaproyek bawah tanah ini sebelumnya telah mendapatkan jaminan kepastian hukum.

Kepastian tersebut diperoleh melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait rencana perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI untuk melampaui tahun 2041.

Kesepakatan strategis tersebut ditandatangani langsung oleh Menteri Investasi Rosan Roeslani, CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk, dan Direktur Utama PTFI Tony Wenas di Washington DC, Amerika Serikat, pada 18 Februari 2026 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:52 WIB

Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih

Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:30 WIB

Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026

Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:16 WIB

Negara Kaya Bahan Tambang Tapi Rakyat Tetap Bayar Pajak Tinggi: Salah Siapa?

Negara Kaya Bahan Tambang Tapi Rakyat Tetap Bayar Pajak Tinggi: Salah Siapa?

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:09 WIB

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:10 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Terkini

Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Arti Mimpi Melahirkan Menurut Islam, Primbon Jawa, dan Psikologi

Arti Mimpi Melahirkan Menurut Islam, Primbon Jawa, dan Psikologi

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dari Laba hingga Blackout Sumatera: Rapor Darmawan Prasodjo Selama Jadi Dirut PLN

Dari Laba hingga Blackout Sumatera: Rapor Darmawan Prasodjo Selama Jadi Dirut PLN

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, BEI Tekankan Pentingnya Waspada Penipuan Digital

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, BEI Tekankan Pentingnya Waspada Penipuan Digital

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:53 WIB

BMKG: Prakirakan Cuaca Jawa Tengah Cerah Berawan, Suhu Capai 36 Derajat Celsius

BMKG: Prakirakan Cuaca Jawa Tengah Cerah Berawan, Suhu Capai 36 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Cegah Breakout! 4 Low pH Acne Micellar Water Hapus Kotoran Kulit Berminyak

Cegah Breakout! 4 Low pH Acne Micellar Water Hapus Kotoran Kulit Berminyak

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Terlibat Kasus Korupsi hingga Dugaan Perselingkuhan, Bupati Gowa Dipecat Tidak Hormat

Terlibat Kasus Korupsi hingga Dugaan Perselingkuhan, Bupati Gowa Dipecat Tidak Hormat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Toner Mawar Sariayu Cocok untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Toner Mawar Sariayu Cocok untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Botok AMPB Dilaporkan Hakim PN Pati ke Polda Jateng

Botok AMPB Dilaporkan Hakim PN Pati ke Polda Jateng

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:40 WIB

QRIS Pedagang yang Dipakai untuk Judi Online, Rekening Bisa Diblokir

QRIS Pedagang yang Dipakai untuk Judi Online, Rekening Bisa Diblokir

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:35 WIB

×