Epidemiolog: Lebaran 2022 Masyarakat Indonesia Bisa Mudik, Asalkan...

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 03 Maret 2022 | 18:50 WIB
Epidemiolog: Lebaran 2022 Masyarakat Indonesia Bisa Mudik, Asalkan...
Ilustrasi mudik, perantau, pemudik, pendatang. [Shutterstock]

Suara.com - Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI), dr. Pandu Riono mengatakan bahwa masyarakat Indonesia berpeluang bisa mudik Lebaran dan merayakan Idulfitri dengan lancar di musim Lebaran pada Mei 2022 ini.

Namun peluang ini akan semakin besar jika pemerintah dan masyarakat Indonesia gencar mengejar target vaksinasi Covid-19, di bulan Maret 2022 hingga sebelum Ramadan tiba.

"Tergantung masyarakatnya, tarawih atau mudik, boleh aja, tapi ada syaratnya selama bulan Maret ini kejar cakupan vaksinasi," ujar dr. Pandu saat dihubungi Suara.com, Kamis (3/3/2022).

Ia mengatakan, vaksinasi sangat penting untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok di masyarakat.

Kekebalan inilah yang menurut dr. Pandu bisa menjadi bekal untuk masyarakat saat bepergian di momen Hari Raya Idulfitri nanti.

"Kalau dalam waktu sebulan kita bisa mengejar cakupan vaksinasi lengkap yang tinggi, yang sudah lengkap langsung booster. Itu Ramadan akan langsung tenang, tidak ada larangan mudik, orang bisa merayakan hari Idulfitri lebih tenang," ungkap dr. Pandu.

Potensi masyarakat Indonesia bisa mudik dan bisa melakukan ibadah tarawih di masjid dengan lancar, ini juga karena kasus Covid-19 di Tanah Air yang mulai menunjukan tren penurunan selama dua minggu terakhir.

Perlu diketahui, pada dua minggu terakhir atau tepatnya pada 16 Februari 2022 Indonesia mencetak rekor kasus baru dengan 64 ribu infeksi baru sehari.

Meskipun belum melandai, dr. Pandu melihat tren penurunan kasus sudah terlihat, dengan infeksi baru menurun di angka 40 ribu per 2 Maret 2022.

"Kalau secara rata-rata nasional itu sudah mulai menurun, jadi sudah mulai landailah," ujar dr. Pandu.

Tapi lagi-lagi, peluang ini bisa saja gagal jika ada varian baru Covid-19 yang lebih berbahaya, dan bisa menyebabkan kolapsnya sistem kesehatan Indonesia seperti Juli-Agustus 2021 silam.

"Secara teori begitu (Idulfitri lancar), selama tidak ada varian baru, mudah-mudahan kalau penduduknya sudah imun dampaknya tidak akan begitu banyak," tutup dr. Pandu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Long Covid? Berikut Penjelasannya Lengkap dengan Gejala dan Pencegahan

Apa Itu Long Covid? Berikut Penjelasannya Lengkap dengan Gejala dan Pencegahan

Health | Kamis, 03 Maret 2022 | 18:44 WIB

Kabar Baik, Epidemiolog Sebut Indonesia Mulai Alami Tren Penurunan Kasus Covid-19

Kabar Baik, Epidemiolog Sebut Indonesia Mulai Alami Tren Penurunan Kasus Covid-19

Health | Kamis, 03 Maret 2022 | 18:33 WIB

Omicron Siluman atau Omicron Asli: Mana Lebih Sebabkan Keparahan Hingga Kematian?

Omicron Siluman atau Omicron Asli: Mana Lebih Sebabkan Keparahan Hingga Kematian?

Health | Kamis, 03 Maret 2022 | 18:45 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB