Virus Corona Covid-19: Kapan Pandemi Berubah Menjadi Endemik?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 04 Maret 2022 | 17:00 WIB
Virus Corona Covid-19: Kapan Pandemi Berubah Menjadi Endemik?
Ilustrasi pandemi (freepik.com/prostooleh)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pandemi global pada Maret 2020 karena banyaknya penyebaran virus corona Covid-19 di seluruh dunia,

Namun, setelah dua tahun berselang dan banyak 'alat' pencegahan Covid-19, banyak ahli percaya SARS-CoV-2 tidak akan pernah bisa diberantas.

Jadi, pada titik tertentu dunia akan beralih dari 'pandemi' ke fase 'endemik'. Berdasarkan ABC News, pandemi merupakan penyebaran penyakit yang luas dan cepat, dengan kasus meningkat secara eksponensial di wilayah yang luas.

Sementara itu, virus endemik akan selalu ada dan penyebarannya dapat diprediksi sehingga dokter dapat bersiap serta beradaptasi. Contoh dari virus endemik adalah flu musiman.

Ilustrasi covid-19, Beda gejala Covid-19 varian Omicron dan Delta. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi covid-19 (Pixabay/Engin_Akyurt)

Perlu situasi di mana kita memiliki tingkat latar belakang supaya pandemi mencapai fase endemik. Artinya, memang masih ada orang yang terinfeksi, tetapi jumlahnya tidak akan membludak.

Misalnya, virus influenza H1N1 memiliki varian yang telah menyebabkan pandemi di masa lalu, seperti flu Spanyol pada 1918 dan flu babi pada 2009.

Varian-varian influenza tersebut sekarang menjadi bagian dari virus pernapasan yang sering kita jumpai.

Namun, profesor kedokteran Paul Goepfert dari University of Alabama mengatakan tidak ada aturan periode waktu kapan pandemi akan menjadi endemik.

Tanpa mengetahui apakah mungkin akan ada varian lain dan pola penyakit yang dapat diprediksi, makan masih terlalu dini untuk mengetahui apakah suatu wilayah telah mencapai endemik.

Banyak ahli mengatakan hanya waktu yang akan menentikan apakah akan muncul virus corona varian baru dan menyebabkan masalah besar.

“Endemis adalah di mana Anda melihat angka yang rendah secara konsisten, sistem perawatan kesehatan mampu mengelolanya [dan] orang bisa mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan,” tandas asisten profesor Natasha Chida dari divisi penyakit menular di Universitas Johns Hopkins.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Lagi Kelar, Muncul Omicron Siluman, Dinkes Sumut Bilang Begini

Belum Lagi Kelar, Muncul Omicron Siluman, Dinkes Sumut Bilang Begini

Sumut | Jum'at, 04 Maret 2022 | 16:07 WIB

Jubir Satgas Wiku Adisasmito Sebut Covid-19 di Indonesia Tak Lama Lagi jadi Endemi, Asal...

Jubir Satgas Wiku Adisasmito Sebut Covid-19 di Indonesia Tak Lama Lagi jadi Endemi, Asal...

News | Jum'at, 04 Maret 2022 | 16:07 WIB

WHO Sebut bahwa Konflik Rusia-Ukraina Bisa Tingkatkan Penularan Virus Corona, Begini Pemaparannya

WHO Sebut bahwa Konflik Rusia-Ukraina Bisa Tingkatkan Penularan Virus Corona, Begini Pemaparannya

Health | Jum'at, 04 Maret 2022 | 16:25 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB