Perubahan Mata Bisa Bantu Deteksi Alzheimer, Begini Penjelasan dari Para Ahli

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 17 Maret 2022 | 17:13 WIB
Perubahan Mata Bisa Bantu Deteksi Alzheimer, Begini Penjelasan dari Para Ahli
Ilustrasi mata. (Pixabay)

Suara.com - Mata bisa menggambarkan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Para ahli telah menemukan bahwa mata bisa menjadi jendela ke otak, yang membantu memprediksi risiko Alzheimer.

Alzheimer adalah jenis demensia yang paling umum dan memengaruhi memori, pemikiran, dan perilaku. Gejala awal Alzheimer termasuk kehilangan ingatan dan kebingungan.

Studi sebelumnya menemukan bahwa kondisi seperti kelelahan , gangguan pendengaran, dan gangguan tidur semuanya dapat memprediksi risiko Alzheimer.

Kini, petugas medis di Selandia Baru telah menemukan bahwa perubahan mata bisa menjadi kunci untuk mendeteksi Alzheimer lebih awal.

Penelitian mereka menunjukkan bahwa penipisan retina seseorang selama usia paruh baya cenderung menjadi indikator kinerja kognitif di awal kehidupan dewasa mereka.

Ilustrasi Alzheimer. (Shutterstock)
Ilustrasi Alzheimer. (Shutterstock)

Retina adalah jaringan sensitif yang melapisi bagian belakang mata. Perubahan pada bagian ini bisa membantu petugas medis mendeteksi Alzheimer sejak dini.

Para ahli mengatakan bahwa penemuan ini lebih awal bisa menjadi kunci, karena mereka yang hidup dengan Alzheimer dan masalah mata mungkin mengalami rasa kebingungan yang tinggi jika penglihatan mereka terganggu.

Peneliti Ashleigh Barrett-Young dari University of Otago, Selandia Baru mengatakan deteksi Alzheimer saat ini melalui pemindaian MRI bisa menjadi proses yang panjang.

"Harapannya kecerdasan buatan bisa mengambil gambar retina seseorang dan menentukan apakah orang tersebut berisiko terkena Alzheimer jauh sebelum mereka menunjukkan gejala," kata Ashleigh Barrett-Young dikutip dari The Sun.

baca juga

Dr Barrett-Young mengatakan retina yang lebih tipis juga terkait dengan penurunan kecepatan pemrosesan yang lebih besar.

"Mengingat kita belum mampu mengobati Alzheimer tingkat lanjut dan prevalensi global penyakit ini meningkat, kemampuan mengidentifikasi orang-orang dalam tahap praklinis ketika kita masih memiliki kesempatan untuk melakukan intervensi sangat penting," ujarnya.

Para peneliti melihat data lebih dari 1.000 bayi yang lahir pada 1970-an. Kemudian, mereka meninjau kembali riwayat medis mereka lima dekade dan melihat secara khusus pada orang dewasa yang menjalani tes mata pada usia 45 tahun.

Mereka mengukur ketebalan retina di setiap tes. Petugas medis menemukan bahwa mereka yang memiliki lapisan retina tipis mendapat skor lebih rendah pada tes kinerja kognitif, baik ketika dewasa maupun masih anak-anak.

Studi sebelumnya juga menemukan bahwa mata bisa menjadi jendela ke otak. Sebuah makalah yang diterbitkan pada tahun 2018 menemukan bahwa ada hubungan antara Alzheimer dan kondisi seperti glaukoma dan degenerasi makula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Menambang Mata Uang Kripto Bisa Ramah Lingkungan?

Benarkah Menambang Mata Uang Kripto Bisa Ramah Lingkungan?

Video | Sabtu, 12 Maret 2022 | 08:00 WIB

Awas, Jarang Sarapan Tingkatkan Risiko Demensia 4 Kali Lipat!

Awas, Jarang Sarapan Tingkatkan Risiko Demensia 4 Kali Lipat!

Health | Senin, 14 Maret 2022 | 10:51 WIB

Benarkah Menambang Mata Uang Kripto Bisa Menebus 'Dosa' Lingkungan?

Benarkah Menambang Mata Uang Kripto Bisa Menebus 'Dosa' Lingkungan?

Video | Sabtu, 12 Maret 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×